MANAGED BY:
RABU
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 06 September 2019 22:54
Alat Pengukur Rusak, BMKG Tak Bisa Pantau Kondisi Udara Kota Samarinda
Akibat rusaknya alat pemantauan udara, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika Kelas III Samarinda belum bisa mengetahui dampak kabut asap terhadap kondisi udara.

PROKAL.CO, PROKAL.CO, SAMARINDA - Akibat rusaknya alat pemantauan udara, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika Kelas III Samarinda belum bisa mengetahui dampak kabut asap terhadap kondisi udara.

"Kerusakan alat ukur udara ini sejak Juni 2019 karena terendam banjir," kata salah satu staf BMKG Samarinda, Sutrisno, Jumat (6/9/2019) di kantornya kompleks eks Bandara Temindung Jl Gatot Subroto.

Dikatakan Sutrisno, kerusakan alat ukur udara ini sudah dilaporkannya ke kantor pusat BMKG dan tinggal menunggu dari pengadaan baru lagi alat ukurnya.

"Kami telah melaporkan kondisinya ke pusat," katanya.

Lebih lanjut, Sutrisno jelaskan saat ini kondisi udara Samarinda secara visual atau kasat mata terjadi kabut asap yang masih ringan.

"Kondisi udara Samarinda dari segi kesehatan, kami belum bisa memantau karena alat ukur rusak. Tetapi, jarak pandang sedikit terbatas atau ada sedikit kabut asap," ujar Sutrisno.

Adapun, kondisi kabut asap di sekitar Samarinda tak terlalu pekat akibat angin dari arah Tenggara ke Selatan. Sehingga, aman dari kabut asap kiriman daerah yang terbakar lahannya.

"Jika angin bertiup dari barat daya, kemungkinan tingkat pekat udara Samarinda memasuki area berbahaya," katanya.

Dari website BMKG yang dibuka Sutrisno, saat ini kondisi udara berbahaya terjadi di kota Sampit Kalimantan Tengah. Titik api yang terjadi di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah menjadi penyebabnya.

"Titik api kebakaran lahan terjadi masih di Kalbar, Kalteng dan Kalsel. Sedangkan Kaltim, titik api banyak di Kabupaten Mahakam Ulu dan Kutai Barat," ujar Sutrisno. (mym)


BACA JUGA

Rabu, 22 Januari 2020 13:23

DARIPADA NGGA ADA..!! Sisa 16 Persen Kuota ASN untuk Warga Kaltim

JAKARTA- Perpindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke ibu kota negara…

Rabu, 22 Januari 2020 01:27

NAH KAN...!! Dana Beasiswa Kaltim Bermasalah

SAMARINDA - Proses penyaluran dana beasiswa dari Pemprov Kaltim mengalami…

Selasa, 21 Januari 2020 18:09

Alamak..!! Lima Nisan Kayu Dicuri, Pertama Terjadi di TPU Abul Hasan Sejak Tahun 1933

SAMARINDA - Sekitar lima buah nisan kayu ulin kuburan di…

Selasa, 21 Januari 2020 14:12

118 Ribu ASN Pindah ke IKN, Biaya Ditanggung Pemerintah dan Diberi Rumah

JAKARTA - Pemerintah mulai menata jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Selasa, 21 Januari 2020 14:08

Jaksa Agung Minta Siswa SMA yang Bunuh Begal di Malang Dikembalikan ke Orangtuanya

JAKARTA – Kasus siswa SMA yang membunuh begal di Malang…

Selasa, 21 Januari 2020 13:51

Kisah ZA, Remaja yang Membunuh Begal karena Bela Pacarnya Hendak Diperkosa Begal

Ancaman begal yang akan memerkosa sang pacar yang dulu mendorong…

Selasa, 21 Januari 2020 13:40

Dua Pilihan PNS Pusat, Pindah atau Pensiun Dini

BALIKPAPAN–Hanya ada dua pilihan bagi pegawai negeri sipil (PNS) pusat…

Selasa, 21 Januari 2020 13:39

SAYANGNYA EH..!! Tawaran Jepang ke Kaltim Terhambat Regulasi

SAMARINDA–Membawa ide investasi energi non-fosil untuk listrik, Kansai Electric Power…

Selasa, 21 Januari 2020 13:38

Sabu Rp 19 Miliar dari Malaysia Gagal Edar

BALIKPAPAN-Samarinda tampaknya jadi persinggahan ideal jaringan narkoba internasional. Setelah dua…

Selasa, 21 Januari 2020 13:21

YAH GIMANA INI..!! Menkes Angkat Tangan Soal Kenaikan Iuran Peserta Mandiri Kelas III

JAKARTA– Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto memberikan pernyataan mengejutkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers