MANAGED BY:
JUMAT
22 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Jumat, 06 September 2019 10:24
Ini Kisah Sukses Ambar Wahyudi Menangkarkan Burung Hias Eropa dan Amerika

Awalnya Lihat di Internet, Sepasang Dijual Rp 10 Juta

Berangkat dari hobi, Ambar Wahyudi sukses menangkarkan burung dari Eropa dan Amerika. Hobinya itu menghasilkan uang jutaan rupiah.

PROKAL.CO, Berangkat dari hobi, Ambar Wahyudi sukses menangkarkan burung dari Eropa dan Amerika. Hobinya itu menghasilkan uang jutaan rupiah.

 

HENDRI UTOMO, Kulonprogo

SEKILAS, burung merpati hias dari Eropa dan Amerika itu sangat cantik. Menarik. Kecantikan burung itu berhasil membuat Ambar Wahyu ingin memelihara dan menangkarkannya.

Warga Carikan, Desa Bumirejo, Kecamatan Lendah, Kulonprogo, ini mengaku pertama kali melihat burung merpati dengan bulu unik ini di internet. Akhirnya, dia berhasil mendapatkannya pada 2009 berkat bantuan teman.

”Burung-burung ini memang tidak ada di Indonesia pada 2009. Modal Rp 25 juta, dan berkat bantuan teman, saya berhasil mendatangkan dua pasang burung merpati jenis Norwitch Cropper dari luar negeri," katanya kemarin (5/9). Di Indoensia, Norwitch Cropper kerap disebut Merpati Gondok.

Dia mulai belajar membudidayakan merpati jenis tersebut. Dua pasang merpati itu berhasil ditangkarkan. Permintaan burung merpati jenis itu pun terus bertambah.

"Norwich Cropper ini berasal dari Inggris. Merpati ini bisa menggelembungkan tembolok hingga melebihi tubuhnya. Cara itu biasanya digunakan merpati jantan untuk menarik lawan jenis. Cara berjalannya juga unik, tegak, dan berjinjit," ucap Ambar, yang mantan guru honorer itu.

Dia tak hanya menangkarkan merpati jenis Norwicth Cropper. Ada pula jenis merpati Fairly Swalow dari Kroasia, merpati Lahore dan Chenes Owl dari Tiongkok, serta merpati River Pouter dan Saint asal Amerika.

"Semua merupakan jenis merpati hias, bukan merpati balap atau kolongan yang sering diperlombakan kecepatan terbangnya. Merpati ini khas bentuk dan bulunya, ya merpati hias yang juga banyak dikembangkan di negara asal dan negara-negara di seluruh dunia," jelasnya.

Menurutnya, membudidayakan merpati hias tidak sulit. Hanya butuh ketekunan untuk menjaga kebersihan burung dan kandang. Selain itu, kualitas makanan juga harus dijaga.

Makanannya sama seperti burung merpati umumnya yakni jagung, kacang hijau, dan beras merah. "Untuk mencukupi asupan gizinya, kadang saya kasih ketan hitam. Saya juga berikan minuman bervitamin khusus burung merpati," ujarnya.

Terkait harga, Ambar mengungkapkan, harganya bervariasi. Burung merpati peranakan dijual dengan harga antara Rp 2 juta hingga Rp 10 juta per pasang.

"Merpati jenis Norwigh Cropper saya jual Rp 1 juta hingga Rp 5 juta per pasang. Burung sudah siap dikonteskan. Jika dalam ajang kontes menang, harganya bisa naik menjadi belasan hingga puluhan juta rupiah," katanya. (tom)


BACA JUGA

Sabtu, 16 November 2019 12:57

Ananda Badudu yang Ingin Kembali Teruskan Karir Bermusik

Menjadi jurnalis dan musisi sudah dilakoni Ananda Badudu. Namun, begitu…

Jumat, 15 November 2019 09:43
Amanda Putri Witdarmono, Dirikan We The Teachers untuk Guru di Indonesia

Ibarat Helikopter, Ajak Guru Kembangkan Anak lewat Potensi di Sekitar

GURU memiliki peran penting dalam pendidikan karakter anak sejak usia…

Kamis, 14 November 2019 10:44
Ningrum, Juru Ketik Rental Komputer di Zaman Kiwari

Pelanggannya Didominasi Mahasiswa Pemalas

Kemajuan teknologi tak membuat juru ketik di rental komputer kehilangan…

Selasa, 12 November 2019 13:06
Isu Dunia Kesehatan di Pulau-Pulau Terpencil Indonesia (2-Habis)

Dua Anak Sepiyana Terdiagnosis Stunting

Namanya Coralina. Di usia 6 tahun ini, berat badannya hanya…

Kamis, 07 November 2019 11:54
Achmad Zulkarnaen, Kekurangan Fisik yang Jadi Fotografer

Berguru ke Darwis Triadi, Pegang Kalimat Ali bin Abi Thalib

Achmad Zulkarnaen, pria ini patut menjadi panutan. Memiliki kekurangan fisik…

Sabtu, 02 November 2019 21:28

Selamat Jalan Alfin Lestaluhu, Pemain Timnas U-16 Bersuara Merdu

Kesehatan Alfin Lestaluhu menurun saat berada di pengungsian akibat jarang…

Kamis, 31 Oktober 2019 11:48

Cara Felix K. Nesi Melahirkan Orang-Orang Oetimu

Orang-Orang Oetimu lahir lewat kertas folio, lalu dipindah ke laptop…

Jumat, 25 Oktober 2019 12:03
Komunitas Bocah Pelawak Ngapak Polapike

Mau Jadi Tuntunan, Tak Sekedar Tontonan

Para bocah berbahasa Ngapak ini sekarang sudah jadi selebriti. Mereka…

Jumat, 11 Oktober 2019 11:43

Menghafalkan Alquran Hanya Setahun di Pesantren Asy-Syahadah Surabaya

Menghafalkan Alquran sering terasa berat. Namun, itu tidak berlaku bagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*