MANAGED BY:
KAMIS
06 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 05 September 2019 13:31
Mendikbud Laporkan Dugaan Anomali Dana Pendidikan
Muhadjir

PROKAL.CO,

JAKARTA– Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyampaikan adanya anomali anggaran fungsi pendidikan dalam rapat kerja di komisi X DPR RI kemarin. Selain, itu Muhadjir akan mulai meredistribusi dan rotasi guru berdasarkan zonasi tahun 2020.

Dana alokasi umum (DAU) pendidikan selalu naik tiap tahun. Dari 2009 sebesar Rp 153 triliun menjadi Rp 429,5 triliun pada 2019. Selama ini, dana tersebut digunakan untuk gaji dan tunjangan guru ASN (aparatur sipil negara).

Padahal, lanjut Muhadjir, lebih dari 40 ribu guru pensiun setiap tahun. Dan juga, tidak ada pengangkatan guru ASN baru dalam dua tahun terakhir. Dalam seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menyetujui jatah pengangkatan 155 ribu guru ASN. Tapi malah mayoritas pemerintah daerah (pemda) enggan mengambil kuota tersebut.

Alasannya, tidak ada anggaran. Akibatnya, banyak sekolah-sekolah di daerah merekrut guru honorer sebagai pengganti para guru yang pensiun. Gajinya diambil dari dana BOS (bantuan operasional sekolah). Sehingga tujuan BOS yang seharusnya biaya operasional sekolah tidak optimal.

”Itu yang saya sebut anomali anggaran fungsi pendidikan yang ditransfer ke daerah. Penjelasan itu juga saya sampaikan ke Bu Menkeu dalam beberapa kesempatan rapat,” terang menteri 63 tahun itu. Maka dari itu, Muhadjir akan menggunakan DAU untuk membayar tenaga honorer mulai tahun anggaran 2020.

Apakah ada dugaan potensi penyelewengan anggaran pendidikan di daerah? Muhadjir enggan berspekulasi. ”Hanya, di setiap laporan anggaran, pemda menyebut ’diperkirakan untuk pendidikan’. Jadi tidak jelas peruntukan anggarannya untuk apa,” keluhnya. Kemendikbud bersama Kemenkeu sedang membahas dan mengevaluasi masalah tersebut. Keduanya sudah dua kali bertemu pada bulan Juli dan sekali pada bulan Agustus di kantor Kemenkeu.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 05 Agustus 2020 12:21

Presiden Jokowi Tambah Cucu

ANGGOTA keluarga Presiden Joko Widodo kembali bertambah. Putri kedua presiden,…

Selasa, 04 Agustus 2020 11:08

Kejagung Tegaskan Status Djoko Tjandra Terpidana

JAKARTA– Dorongan agar Polri menggunakan Undang Undang Nomor 20 Tahun…

Senin, 03 Agustus 2020 12:00

Rahmad Pribadi Dinobatkan Sebagai Top Leader on CSR Top Commitment 2020

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menerima…

Senin, 03 Agustus 2020 11:52

Solusi Pembelajaran Jarak Jauh, Perlu Produksi Gawai untuk Siswa

JAKARTA- Pembelajaran jarak jauh (PJJ) sudah berjalan beberapa bulan. Banyak…

Senin, 03 Agustus 2020 11:26

Menko Polhukam Minta Usut Dugaan Suap Surat Jalan Djoko Tjandra

JAKARTA – Terpidana kasus korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali…

Senin, 03 Agustus 2020 10:50

DMI Dan SMSI Dorong Belajar Daring Fungsikan Masjid Hadapi Covid-19

Masjid sebagai sarana ibadah dan sosial, merupakan sarana vital di…

Sabtu, 01 Agustus 2020 11:27

Lima Bapaslon Perseorangan Gugat KPU, Ajukan Sengketa ke Bawaslu

JAKARTA- Sejumlah bakal pasangan calon (Bapaslon) kepala daerah jalur perseorangan…

Sabtu, 01 Agustus 2020 11:06

Baru 23 Bapaslon Perseorangan yang Lolos, 73 Jalani Perbaikan

JAKARTA- Para bakal pasangan calon (Bapaslon) kepala daerah dari jalur…

Jumat, 31 Juli 2020 12:39

Djoko Chandra Ditangkap

Tim Bareskrim dan Propam Polri berhasil menangkap buron kasus korupsi…

Rabu, 29 Juli 2020 11:24
Biaya Mahal, Rugi Kalau Calon Tunggal

Lirik Cucu Paku Buwono XII, PKS Galang Koalisi Lawan Gibran

JAKARTA– Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berupaya menggalang koalisi untuk memunculkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers