MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM PEMBACA

Kamis, 05 September 2019 10:33
Efek Gawai pada Perkembangan Otak, Mental, dan Fisik Anak
Noviana

PROKAL.CO, Noviana Rejeki, SST

Statistisi BPS Kota Balikpapan

 

BADAN PUSAT STATISTIK (BPS) Balikpapan di 2018 mencatat, terdapat 80,53 persen penduduk usia lima tahun ke atas yang menggunakan handphone. Sedangkan 61,08 persen sudah melakukan akses internet. Lebih spesifik lagi, penggunaan pada anak sebanyak 63,61 persen. Antaranya, anak usia 5-18 tahun yang menggunakan handphone, dan sebanyak 49,73 persen yang sudah memiliki perangkat sendiri. 

Sementara itu, anak usia 5-18 tahun yang telah mengakses komputer, laptop, notebook, tablet adalah sebesar 30,54 persen. Pada kelompok yang lebih muda lagi, di Kota Minyak, anak dengan kelompok usia 5-10 tahun, terdapat 37,05 persen yang menggunakan telepon genggam dan 17 persen dari kelompok usia tersebut sudah memilikinya sendiri. Sedangkan dari segi akses internet, kelompok usia 5-10 tahun sebanyak 16,3 persen terdapat anak yang mengakses internet. 

Penggunaan gawai pada anak dapat merangsang perkembangan kognitifnya. Dengan program edukatif yang merangsang kemampuan berpikir pada anak, sebut saja saat melakukan permainan puzzle. Permainan seperti ini dapat merangsang cara berpikir anak dalam memecahkan masalah. 

Permainan di gawai juga dapat menstimulus daya kreativitas anak. Contohnya dalam aplikasi menggambar dan kreasi mewarnai. Di samping dapat mengenal berbagai jenis warna dalam mengembangkan kreasinya, mewarnai digital juga bisa menjadi terapi warna bagi anak, sehingga anak bisa lebih rileks. 

Lebih jauh lagi, pada kelompok usia anak sekolah, penggunaan gawai dengan akses internet juga membantu dalam proses kegiatan belajarnya. Adanya jejaring sosial menciptakan peluang bagi anak untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan publik sehingga dapat memperluas pertemanan meski tidak bertatap muka langsung. 

Akan tetapi, pakar kesehatan menjelaskan bahwa anak-anak bermain gawai maksimal 1-2 jam dalam sehari. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kecanduan ataupun dampak negatif yang diakibatkan pemakaian gawai pada anak. 

Dampak buruk pemakaian gawai yang berlebihan pada anak mengakibatkan terlambatnya tumbuh kembang otak, mental bahkan fisiknya. Malas berpikir, karena video yang diputar anak bersifat audiovisual. Anak hanya mengikuti gerakan-gerakannya saja, sehingga akan melemahkan otot kognitifnya. 

Malas bergerak. Saat anak main gadget duduk tanpa ada kegiatan olah tubuh, yang seharusnya usia anak-anak masih perlu aktif bergerak, bermain bersama teman di luar rumah. 

Hal yang tidak kalah membahayakan pada penggunaan gawai pada anak adalah bahaya radiasinya. Menurut Word Health Organization (WHO), ponsel dan gawai tanpa kabel lainnya dalam kategori risiko 2B (penyebab kanker). Karena radiasi emisi yang dikeluarkan dari alat tersebut. Anak-anak lebih sensitif terhadap radiasi dibandingkan orang dewasa. Karena otak anak maupun sistem imunnya masih dalam keadaan berkembang. 

Bimbingan maupun arahan secara teratur dari orangtua mengenai penggunaan gawai pada anak diperlukan. Semua peran orangtua dalam mengawasi anak-anaknya saat bermain gawai diharapkan dapat mengurangi dampak negatif yang dihasilkan dari perangkat teknologi tersebut. (rdh/k15)

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 14:15

Kelasnya Kota Keretek

Oleh : M Chairil Anwar Warga Samarinda yang bekerja di…

Senin, 16 September 2019 14:12

KPK di Ambang Kehancuran

Oleh : Adam Setiawan, SH Mahasiswa Program Magister Ilmu Hukum…

Senin, 16 September 2019 14:10

Balikpapan Siap Menjadi Penopang Ibu Kota Negara

Oleh : Noviana Rejeki Statistisi BPS Balikpapan   Presiden Joko…

Senin, 16 September 2019 14:09

Rakyat Menjerit Kenaikan Iuran BPJS

Oleh: Andi Putri Marissa SE Guru Sekolah Swasta di Balikpapan…

Senin, 16 September 2019 14:06

Untung Rugi Kaltim Jadi Ibukota RI

Oleh : Ahmad Syarif Dosen Ekonomi Syariah IAIN Samarinda  …

Jumat, 13 September 2019 22:26

Jenius Ahli Ibadah Itu Telah Pergi

Oleh: Bambang Iswanto Dosen IAIN Samarinda “Saya diberikan kenikmatan oleh…

Senin, 09 September 2019 14:12

Haornas dan Mimpi ke Piala Dunia

INDONESIA sukses menyelenggarakan Asian Games dan Asian Para Games 2018.…

Sabtu, 07 September 2019 10:28

Muharam dan Nikah

Oleh: Bambang Iswanto Dosen IAIN Samarinda Bulan Muharam datang setelah…

Kamis, 05 September 2019 10:38

MTQ dan Hijrah Menuju Perbaikan Tilawatil Quran

Ismail Guru Fikih MAN Insan Cendekia Kabupaten Paser   Musabaqah…

Kamis, 05 September 2019 10:33

Efek Gawai pada Perkembangan Otak, Mental, dan Fisik Anak

Noviana Rejeki, SST Statistisi BPS Kota Balikpapan   BADAN PUSAT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*