MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Rabu, 04 September 2019 15:29
Bahaya Flu Singapura, Menular dan Berisiko Komplikasi
WASPADA: Jangan tenang apabila anak selalu menangis jika diberi makan. Sebab, bisa saja itu menjadi tanda flu singapura, karena penyakit itu memberikan luka seperti sariawan di luar atau dalam mulut anak. (MOMMIEBUY.COM)

PROKAL.CO, SEIRING berjalannya waktu, ilmu pengetahuan berkembang cukup pesat. Namun, hal itu juga diikuti dengan pertumbuhan beberapa jenis kuman. Saat berbagai pengobatan mulai ditemukan, beberapa kuman menjadi lebih kebal. 

Hal itu menjadi berita buruk bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan dengan sistem imun yang masih berkembang. Sebab, menurut dr Sukartini SpA, tubuh anak belum mampu melawan penyakit baru secepat kuman yang cenderung berkembang dan memperbanyak diri. Sel kekebalan tubuh anak sering tidak dapat mengenal dan bereaksi dengan tepat.

Selain dermatitis atopik, kata dia, akhir-akhir ini beberapa pasien anak yang diperiksanya positif flu singapura. Termasuk penyakit berbahaya. Menular dan memerlukan perawatan khusus.

Jika kekebalan tubuh anak cukup kuat, biasanya hilang kurang lebih dua minggu. Tetapi, dalam kasus langka, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti meningitis, polio, hingga kematian.

“Flu singapura juga punya nama lain, hand, foot, and mouth disease (HFMD). Disebabkan berbagai jenis virus. Meski orang dewasa berisik, kebanyakan flu singapura menyerang balita,” jelasnya.

Penderita flu singapura bisa ditandai dengan munculnya bintil-bintil berair dan sariawan di dalam mulut, tangan, dan kaki. Bahkan, terkadang luka-luka tersebut muncul di siku, bokong, lutut, dan lipatan paha.

“Salah satu virus yang menyebabkan flu singapura adalah coxsackievirus A16. Virus itu hidup dalam cairan hidung dan tenggorokan, air ludah, tinja, serta cairan pada ruam kulit. Sangat mudah ditularkan ke orang lain melalui kontak langsung dengan cairan tubuh atau barang yang terkontaminasi oleh cairan tubuh penderita,” bebernya.

Nah, selain karena kondisi kekebalan tubuhnya belum sempurna, anak kurang memerhatikan higienis suatu barang. Termasuk Widyatami Kusdinar, ibu dari Nur Nabila Citra. Salah satu pasien penderita flu singapura.

“Jujur saya sendiri enggak tahu pasti kapan anak terkena flu singapura. Yang saya ingat, pertama kali timbul bercak merah di sekitar pipi dan hidung. Saya pikir itu merah alami dari bayi, tapi anehnya disertai luka seperti sariawan di bibir luar,” ungkap perempuan yang akrab disapa Widi itu.

Setelah melihat sariawan, Widi belum panik. Dia pikir itu hanya sariawan biasa, dia pun hanya memberi air mineral lebih agar tidak panas dalam. Singkat cerita, Widi khawatir saat melihat luka yang sama timbul di pipi. Merasa penasaran, dia akhirnya memeriksa bagian mulut anaknya yang dia panggil Ila. Sariawan memenuhi langit mulut sang buah hati.

“Pantas saja, kalau saya suapkan makanan, Ila selalu menangis. Sedih, khawatir jadi satu. Ila masih lima tahun tapi sakitnya separah ini. Tak jarang saya marah dengan diri sendiri karena kurang waswas,” ucapnya kemudian menghapus air mata.

Dokter pun memberi resep antinyeri, salep untuk ruam merah, serta nasihat untuk menu makanan yang aman dikonsumsi. Tak lupa, Widi pun mengimbau kepada semua orangtua agar lebih teliti dalam menjaga kebersihan anak. Serta mengajari anak cara menjaga kebersihan anggota tubuhnya sendiri. Hal itu penting dilakukan karena anak-anak di bawah usia 10 tahun rawan tertular flu singapura. (*/nul*/rdm2/k16)

 

 


BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 09:32

Tubuh Lembap, Jamur Mudah Datang

TAK hanya eksim yang mengganggu kondisi dalam beraktivitas. Dikenal pula…

Senin, 16 September 2019 10:44

Dipuji Tidak Terbang, Dicaci Tidak Tumbang

Ragu melangkah keluar, menghadapi hal yang belum pasti. Semua orang…

Senin, 16 September 2019 10:43

Seimbangkan Dua Kewajiban

JABATAN general manager (GM) tidak pernah dikejar oleh Jenny Marini.…

Senin, 16 September 2019 10:41

Sarkoma Ewing, Kanker Tulang Mematikan

Merupakan momok paling menakutkan bagi masyarakat. Di antara jenis kanker,…

Senin, 16 September 2019 10:39

Sarkoma Ewing Rentan Menyerang Anak-Anak

TERBENTUK dari tumor ganas yang melekat pada tulang atau jaringan…

Senin, 16 September 2019 10:35

Panic Attack, Sering Dikira Serangan Jantung

Serangan cemas yang tiba-tiba serta ada fase puncaknya. Namun akan…

Senin, 16 September 2019 10:34

Tekanan yang Membuat Out of Control, Merasa Akan Segera Mati

TEKANAN yang begitu besar datang menjelang proses penyusunan tesis. Sehingga…

Senin, 16 September 2019 10:19

Crispy Meat Lover Pizza, Renyah Tipis Topping Melimpah

Kehadirannya begitu populer dan jadi favorit. Pernahkah Anda menemukan piza…

Senin, 16 September 2019 10:18

Tempe Gami Penuh Cinta

Oleh: Ananda Ayu Anastashia, warga Samarinda Bahan: 5 buah cabe…

Senin, 16 September 2019 10:16
Roti Gembung Barra dan Iced Chocolate Jelly

Sajian Hitam Serta Es Cokelat Nikmat

JIKA biasanya roti gembung berwarna cokelat kekuningan, di Swiss-Belhotel Borneo,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*