MANAGED BY:
KAMIS
04 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Rabu, 04 September 2019 15:28
Dermatitis Atopik pada Anak, Berawal dari Pipi Merah hingga Berdarah
HMDF: Selain dermatitis atopik, adapula penyakit serius yang sering menimpa bayi. Flu singapura alias hand, foot, and mouth disease (HMDF). Berbeda dengan dermatitis atopik, penyakit ini lebih berbahaya karena bisa menular ke orang dewasa. (MOMMIESCARE.COM)

PROKAL.CO, Sebagai orangtua, Anda wajib mengetahui berbagai kondisi yang memungkinkan buah hati terserang penyakit. Bahkan hal sederhana seperti membiarkan kulit anak kering, bisa berujung pada penyakit kulit kronis atau dermatitis atopik. Apa itu dan bagaimana pencegahannya?

 

BAYI memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih berkembang. Membuat mereka rentan terhadap penyakit. Hal itu menuntut semua orangtua waspada. Nah, dermatitis atopik merupakan salah satu penyakit yang kerap menyerang bayi.

Dijelaskan dr Sukartini SpA, dermatitis atopik merupakan penyakit kulit kronis yang menimbulkan peradangan pada kulit. Muncul rasa gatal, serta kulit kering dan pecah-pecah.

“Penyakit ini juga dikenal dengan istilah eksem atopik. Tanda-tandanya timbul ruam merah di pipi anak dan semakin menebal jika tidak ditindaklanjuti dan dijauhi pemicunya,” ucap dokter spesialis anak di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda itu.

Selain ruam dan gatal, kulit penderita eksem atopik pun menjadi kasar, menebal, dan bersisik. Di kasus tertentu, kulit yang bermasalah dapat menimbulkan rasa sakit bahkan mengeluarkan darah. Penyakit ini merupakan kondisi yang banyak terjadi pada balita. Namun, tidak menutup kemungkinan dialami oleh anak-anak, remaja, atau orang dewasa.

Sukartini menjelaskan jika dermatitis atopik marak terjadi karena alergi makanan. Meski tidak dikonsumsi langsung oleh balita, namun bisa bereaksi melalui air susu ibu (ASI).

“Banyak kasus anak karena kelalaian orangtua. Biasanya, sang ibu alergi terhadap suatu makanan, tapi di satu waktu sang ibu yang masih memberikan ASI itu tidak sengaja atau sengaja konsumsi makanan tersebut. Akhirnya, sang anak yang masih menyusui pun terkena dampaknya,” jelasnya.

Penyakit yang bersifat genetik itu dapat muncul kembali atau kambuh. Dalam artian, ada satu momen gatal di bagian ruam akan hilang tapi timbul lagi jika dipicu oleh beberapa hal. Di antaranya, mengonsumsi makanan tak tepat, ibu yang masih memberikan ASI tak memperhatikan makanannya dengan baik, stres pada bayi, kulit kering, dan zat iritan.

“Untuk efek samping tentu saja berdampak pada kenyamanan bayinya. Tidur tak nyaman, mau main juga tak leluasa karena ruam merah yang ada juga memberikan rasa gatal berlebih. Jika tidak tangani bisa saja menyebar ke bagian tubuh lainnya. Seperti leher, lengan, sampai kaki,” bebernya.

Jika sudah begitu, sebagai orangtua Anda hendaknya segera mengganti mengganti baju anak senyaman mungkin dan kenakan pelembap bayi. “Semakin kering maka semakin gatal juga ruam merahnya. Jadi tetap jaga kelembapan kulit. Jika anak sudah merasa tenang dan mengendalikan rasa gatal. Langsung bawa ke dokter anak terdekat agar diberikan penanganan medis,” imbuhnya.

Dia menjelaskan jika para orangtua tak boleh panik hingga gegabah. Sebab, tak jarang ada orangtua memutuskan membeli salep pereda rasa gatal. Bukannya hilang, hal ini berisiko membuat bayi semakin tersiksa dengan rasa gatal semakin menyebar.

“Sebenarnya, tidak ada cara spesifik yang dapat mengobati dermatitis atopik pada bayi hingga benar-benar tuntas. Dokter juga hanya mampu meredakan rasa gatal dan mengurangi penyebarannya. Kunci terpentingnya adalah selalu jaga kelembapan kulit bayi Anda dan menghindari pemicunya,”  ucapnya. (*/nul*/rdm2)

 

 


BACA JUGA

Senin, 01 Juni 2020 12:03

Diet Vegan, Sehat Konsumsi Nabati

Ada banyak jenis diet di dunia. Salah satunya diet vegan.…

Senin, 01 Juni 2020 12:02

Pola Hidup Vegetarian, Tepat Olah, Tepat Manfaat

TIDAK sulit memulai pola hidup vegetarian. Apalagi dari sisi kesehatan…

Jumat, 22 Mei 2020 14:15

Pedagang dan Pengunjung Pasar Masih ‘Bandel’

TANA TIDUNG - Meski saat ini pemerintah meminta masyarakat untuk…

Minggu, 17 Mei 2020 17:44

Hilang Zat Gizi, Hindari Panaskan Berulang

SAAT Ramadan, makanan untuk santap sahur biasanya sama dengan menu…

Senin, 11 Mei 2020 10:23
Oktifani Puji Fitriani

Mengolah Labu untuk Kota Tepian

Berbisnis itu perlu belajar dan membuka pemikiran yang luas. Sekalipun…

Senin, 11 Mei 2020 10:08

Sakit Perut, Beda Penyakit, Beda Gejala

Sakit perut merupakan keluhan yang umum dialami setiap orang. Ketika…

Senin, 11 Mei 2020 10:04

Keluhan di Perut, Jangan Diagnosa Sendiri

KELUHAN yang muncul pada bagian perut tentu saja membuat penderitanya merasa tak…

Selasa, 05 Mei 2020 16:12

Ada Hasrat dan Mantap di Bisnis Travel

Menjalani bisnis memang penuh tantangan. Terlebih bagi mereka yang sama…

Rabu, 29 April 2020 14:49

Kenali Gangguan Kesehatan Selama Puasa

Menjalankan ibadah puasa tahun ini pasti lebih menantang dibanding tahun-tahun…

Rabu, 29 April 2020 14:47

Perhatikan Kondisi Tertentu ketika Berpuasa

PADA dasarnya, berpuasa dapat dilakukan siapapun selama kondisi tubuhnya kuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers