MANAGED BY:
RABU
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 04 September 2019 12:42
Tahun Ini, Pemkab PPU Usulkan 812 Formasi

Tunggu Penetapan Menteri PANRB, Jatah CPNS Hanya 30 Persen

BELUM JELAS : Seleksi penerimaan CPNS tahun lalu, dilaksanakan pada Oktober 2018. Untuk tahun, ini kemungkinan bakal molor. Mengingat belum ada penetapan formasi untuk Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dari Kementerian PANRB.

PROKAL.CO, PENAJAM- Jumlah formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) untuk seleksi tahun 2019, belum ditetapkan. Masih menunggu evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Bulan lalu, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten PPU telah mengusulkan 812 formasi. Termasuk di dalamnya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Sekretaris BKPP Kabupaten PPU Khairudin menerangkan dari usulkan tersebut akan dibagi 30 persen untuk alokasi formasi CPNS dan 70 persen untuk alokasi P3K. Mengacu pada surat edaran Menteri PANRB Syafruddin dengan nomor B/617/M.SM.01.00/2019 tentang Pengadaan ASN Tahun 2019.

Formasi yang diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pegawai di bidang pelayanan dasar. Seperti tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, hingga tenaga teknis pelayanan. Jika usulan tersebut disetujui seluruhnya, maka alokasi formasi untuk CPNS sekira 244 orang. Sedangkan alokasi formasi untuk P3K sebanyak 568 orang.  “Hingga kini belum ada informasi mengenai penetapan formasi CPNS dan P3K dari Kementerian PANRB. Karena keputusannya ada di Pusat, sehingga kami belum tahu berapa formasi yang disetujui,” ucapnya kepada Kaltim Post.

Dia menambahkan saat ini pihaknya diminta Kementerian PANRB untuk melakukan penghitungan analisis beban kerja (ABK) dan peta jabatan PNS melalui aplikasi e-formasi. Penghitungan difokuskan untuk data ABK dan peta jabatan PNS daerah yang dimulai tahun 2020 sampai tahun 2024. “Kami harus melakukan peng-inputan melalui di e-formasi. Yang dibuka mulai minggu ini,” katanya.

Jika melihat tahapan pengisian data tersebut, maka Khairudin memperkirakan pengumuman pendaftaran seleksi CPNS maupun P3K pada tahun ini, bakal molor. Lantaran, alokasi formasi baik masing-masing kementerian atau lembaga untuk Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah belum ditetapkan. Padahal Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyampaikan besaran Alokasi CPNS maupun P3K untuk tahun 2019 pada Juli lalu. Alokasi formasi untuk Pemerintah Pusat sebanyak 46.425 orang, terbagi sebanyak 23.213 orang untuk formasi PNS bagi pelamar umum dan sekolah kedinasan. Dan sebanyak 23.212 orang untuk formasi P3K yang diisi dari eks. Tenaga Honorer Kategori II (THK-2) dan honorer.

Sedangkan alokasi formasi untuk Pemerintah Daerah sebanyak 207.748 orang. Dengan rincian, sebanyak 62.324 orang untuk formasi PNS yang akan diisi pelamar umum dan sekolah kedinasan. Lalu sebanyak 145.424 orang untuk P3K yang berasal dari eks THK-2 dan honorer. Sehingga jumlah alokasi keseluruhan pada tahun 2019 sebanyak 254.173 orang. “Pengumumannya kemungkinan mundur, karena pengisian ABK dan peta jabatan baru awal Sepetember ini. Bisa jadi, pelaksanaan baru tahun depan. Tapi kami masih belum bisa memastikan. Masih menunggu informasi dari Pusat,” ungkap Mantan Kepala Bidang Pembinaan Kepegawaian BKPP Kabupaten PPU ini.  

Sebagai informasi, Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan pembukaan pendaftaran CPNS akan dilaksanakan pada Oktober 2019 mendatang. Usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode tahun 2019 hingga 2024, Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin pada 20 Oktober 2019. Namun demikian, dia belum bisa memastikan tanggal tepatnya, pembukaan pendaftaran CPNS 2019 tersebut. Sebab, menunggu Keputusan Menteri PANRB. Sebelumnya, Menteri PANRB Syafruddin sempat mengumumkan bahwa seleksi CPNS maupun PPPK tidak digelar secara bersamaan. Diawali dengan seleksi PPPK tahap kedua pada Agustus 2019 dan dilanjutkan seleksi CPNS pada Oktober 2019. Namun, rencana tersebut belum terlaksana. Dikarenakan belum ada penetapan formasi CPNS maupun P3K. (*/kip)

 


BACA JUGA

Selasa, 22 Oktober 2019 12:20

Kutim Masih Kekurangan Armada Pemadam

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta permukiman di Kutim harus…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:19

Air Isi Ulang Belum Terjamin Higienis

SANGATTA-Bagi masyarakat Kutim yang terbiasa mengisi ulang air minum (galon),…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:18

Turun Naik Penjualan Roda Dua

TANJUNG REDEB–Turunnya harga batu bara turut berimbas terhadap perekonomian di…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:18

Pasar SAD BerLabel SNI

TANJUNG REDEB–Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Berau berencana…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:15

Truk vs Logging, Dua Warga Kalsel Tewas

SENDAWAR- Tabrakan hebat antara truk Mitsubishi nomor polisi KB 8231…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:13

Pemprov Berharap Aparat Bertindak

TENGGARONG- Aktivitas truk disinyalir mengangkut batu bara dan sawit yang…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:27
Ketua DPRD Kaltim Tinjau Jalan dan Jembatan di Kabupetan Berau (1)

Jembatan Kelay dan Sambaliung Terancam Roboh

TANJUNG REDEB – Mengetahui adanya sejumlah jalan dan jembatan yang…

Senin, 21 Oktober 2019 13:14

Bidukbiduk Mau Dijadikan Kawasan Industri, Pariwisatanya Bagaimana?

TANJUNG REDEB – Tak mau hanya menjadi penyedia bahan baku,…

Senin, 21 Oktober 2019 13:12

Sampah dan Eceng Gondok Jadi Momok

Sampah berhamburan di Sungai Sangatta sangat menyulitkan operator ponton yang…

Senin, 21 Oktober 2019 13:07

Razia Odol Sering Kucing-Kucingan, Truk Pengangkut Batu Bara Masih Marak di Samboja

TENGGARONG- Aktivitas truk milik perusahaan pengangkut batu bara dan sawit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*