MANAGED BY:
SENIN
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 04 September 2019 12:42
Tahun Ini, Pemkab PPU Usulkan 812 Formasi

Tunggu Penetapan Menteri PANRB, Jatah CPNS Hanya 30 Persen

BELUM JELAS : Seleksi penerimaan CPNS tahun lalu, dilaksanakan pada Oktober 2018. Untuk tahun, ini kemungkinan bakal molor. Mengingat belum ada penetapan formasi untuk Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dari Kementerian PANRB.

PROKAL.CO, PENAJAM- Jumlah formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) untuk seleksi tahun 2019, belum ditetapkan. Masih menunggu evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Bulan lalu, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten PPU telah mengusulkan 812 formasi. Termasuk di dalamnya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Sekretaris BKPP Kabupaten PPU Khairudin menerangkan dari usulkan tersebut akan dibagi 30 persen untuk alokasi formasi CPNS dan 70 persen untuk alokasi P3K. Mengacu pada surat edaran Menteri PANRB Syafruddin dengan nomor B/617/M.SM.01.00/2019 tentang Pengadaan ASN Tahun 2019.

Formasi yang diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pegawai di bidang pelayanan dasar. Seperti tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, hingga tenaga teknis pelayanan. Jika usulan tersebut disetujui seluruhnya, maka alokasi formasi untuk CPNS sekira 244 orang. Sedangkan alokasi formasi untuk P3K sebanyak 568 orang.  “Hingga kini belum ada informasi mengenai penetapan formasi CPNS dan P3K dari Kementerian PANRB. Karena keputusannya ada di Pusat, sehingga kami belum tahu berapa formasi yang disetujui,” ucapnya kepada Kaltim Post.

Dia menambahkan saat ini pihaknya diminta Kementerian PANRB untuk melakukan penghitungan analisis beban kerja (ABK) dan peta jabatan PNS melalui aplikasi e-formasi. Penghitungan difokuskan untuk data ABK dan peta jabatan PNS daerah yang dimulai tahun 2020 sampai tahun 2024. “Kami harus melakukan peng-inputan melalui di e-formasi. Yang dibuka mulai minggu ini,” katanya.

Jika melihat tahapan pengisian data tersebut, maka Khairudin memperkirakan pengumuman pendaftaran seleksi CPNS maupun P3K pada tahun ini, bakal molor. Lantaran, alokasi formasi baik masing-masing kementerian atau lembaga untuk Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah belum ditetapkan. Padahal Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyampaikan besaran Alokasi CPNS maupun P3K untuk tahun 2019 pada Juli lalu. Alokasi formasi untuk Pemerintah Pusat sebanyak 46.425 orang, terbagi sebanyak 23.213 orang untuk formasi PNS bagi pelamar umum dan sekolah kedinasan. Dan sebanyak 23.212 orang untuk formasi P3K yang diisi dari eks. Tenaga Honorer Kategori II (THK-2) dan honorer.

Sedangkan alokasi formasi untuk Pemerintah Daerah sebanyak 207.748 orang. Dengan rincian, sebanyak 62.324 orang untuk formasi PNS yang akan diisi pelamar umum dan sekolah kedinasan. Lalu sebanyak 145.424 orang untuk P3K yang berasal dari eks THK-2 dan honorer. Sehingga jumlah alokasi keseluruhan pada tahun 2019 sebanyak 254.173 orang. “Pengumumannya kemungkinan mundur, karena pengisian ABK dan peta jabatan baru awal Sepetember ini. Bisa jadi, pelaksanaan baru tahun depan. Tapi kami masih belum bisa memastikan. Masih menunggu informasi dari Pusat,” ungkap Mantan Kepala Bidang Pembinaan Kepegawaian BKPP Kabupaten PPU ini.  

Sebagai informasi, Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan pembukaan pendaftaran CPNS akan dilaksanakan pada Oktober 2019 mendatang. Usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode tahun 2019 hingga 2024, Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin pada 20 Oktober 2019. Namun demikian, dia belum bisa memastikan tanggal tepatnya, pembukaan pendaftaran CPNS 2019 tersebut. Sebab, menunggu Keputusan Menteri PANRB. Sebelumnya, Menteri PANRB Syafruddin sempat mengumumkan bahwa seleksi CPNS maupun PPPK tidak digelar secara bersamaan. Diawali dengan seleksi PPPK tahap kedua pada Agustus 2019 dan dilanjutkan seleksi CPNS pada Oktober 2019. Namun, rencana tersebut belum terlaksana. Dikarenakan belum ada penetapan formasi CPNS maupun P3K. (*/kip)

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers