MANAGED BY:
SELASA
12 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Minggu, 01 September 2019 22:43
Polwan Bunga Tri Yulitasari Berbagi Cerita di HUT Ke-71 Polwan
SEMAKIN BETAH: Bunga Tri Yulitasari menaruh harapan besar untuk adik-adik perempuan di Samarinda agar percaya diri mengikuti seleksi mendaftar sebagai polwan. RAMA SIHOTANG/KP

PROKAL.CO, Jauh dari orangtua dan kampung halaman. Namun, sebagai bentuk pengabdiannya, Ipda Bunga Tri Yulitasari demen tugas di Kota Tepian. Menginjak tahun ketiga, perwira balok satu itu punya banyak pengalaman berkarier sebagai polisi wanita (polwan).

 

YULINDA, Samarinda

 

PET dan kopel putih melekat di tubuh Bunga hampir setiap hari. Rompi hijau khusus satuan lalu lintas jadi seragam pelengkap saat mengatur kendaraan yang lalu-lalang di jalan ibu kota Kaltim. Jabatan barunya adalah Ps Kanit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Satlantas Polresta Samarinda.

Sudah pasti, kegiatannya tak lepas dari anak-anak sekolah. Sebelumnya, perempuan arek Suroboyo itu juga tak lepas dari anak-anak. Jabatannya Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Satreskrim Polresta Samarinda. “Pokoknya enggak jauh-jauh dari anak,” ucapnya diikuti tertawa setelahnya.

Tiga tahun sudah perempuan kelahiran 12 Juli 1993 itu bertugas di Kaltim. Bunga adalah alumnus akademi kepolisian (Akpol) 2016. “Awalnya pasti bingung. Tapi ya namanya tugas, dibawa enjoy saja,” ucapnya. Hanya hitungan hari, karena memang suka jalan-jalan, polwan 26 tahun itu cepat nyetel dan tahu kondisi Samarinda.

“Samarinda ya sama seperti di Surabaya, kalau ada sesuatu itu enak carinya. Pas di Surabaya kan tinggal di kotanya,” urainya. Tugasnya di kepolisian tidak jauh-jauh, berhubungan dengan anak-anak. Sebagai sosok polwan, ada satu kasus yang dia tangani dari awal hingga pelimpahan ke kejaksaan, membuatnya miris. Seorang mahasiswi muda melahirkan bayi hasil hubungan gelap. “Kejadiannya di Jalan Pramuka, Gunung Kelua, Samarinda Ulu,” ujarnya.

 

Dia merasa perbuatan itu sangat disayangkan. Baginya, berani berbuat, harus berani bertanggung jawab. Nahas bagi si kecil, lanjut Bunga, tangisan si bayi mengundang suara yang begitu keras. Dia ketakutan, bayi itu dibekap menggunakan bantal. “Akhirnya ya langsung meninggal,” sebutnya.

Polwan yang masih berstatus single itu berharap orangtua memerhatikan anak mereka semaksimal mungkin. Penyesalan selalu datang terakhir. Di bagian lalu lintas, dia membidangi pembinaan ke sekolah-sekolah. Menyosialisasikan pentingnya rambu-rambu lalu lintas dari usia dini.

“Setiap Jumat sering di sini (Polresta Samarinda), anak-anak TK berkunjung dan saya yang mengarahkan biasanya. Kalau tim yang diminta datang, kami yang ke sekolah,” lanjutnya.

“Cukup disayangkan, orangtua membiarkan anaknya yang masih di bawah umur mengendarai motor. Walau berbagai macam alasan, pengemudi anak-anak itu kurang safety karena kurangnya pemahaman tata tertib berlalu lintas,” sambungnya.

Soal bertambahnya usia polwan yang kini menginjak ke-71, dia berharap “adik-adiknya” di Kota Tepian berani dan percaya diri ketika mendaftarkan diri. Polwan yang sempat gagal saat pendaftaran pertama itu menyebut, agar tidak minder.

“Sebagai polwan, kita bisa mengambil peran lebih di dunia kepolisian,” tegas perempuan penyuka olahraga renang itu. Baginya, polwan punya tingkat keberanian yang lebih. (*/dra/kri/k16)


BACA JUGA

Senin, 11 November 2019 23:23

Bikin Aplikasi untuk PJU Bermasalah

SAMARINDA–Kewenangan penerangan jalan berada di dua organisasi perangkat daerah (OPD).…

Senin, 11 November 2019 23:21

Laka di Mahkota II, Satu Remaja Tewas

SAMARINDA–Jembatan Mahkota II yang menjadi penghubung Palaran-Sambutan selalu dipadati lalu…

Senin, 11 November 2019 23:19

Kebakaran Keempat di Sungai Keledang, Tiga Bangunan Sisa Arang

Pekikan penjual minuman keliling mencuri perhatian warga yang tengah mempersiapkan…

Senin, 11 November 2019 22:27

BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Adakan Monitoring dan Evaluasi

SAMARINDA- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Samarinda mengadakan…

Senin, 11 November 2019 17:17

Jaga Persatuan dan Kesatuan, Warga Dayak di Kaltim Mendukung Program Pemerintah Wujudkan IKN

PROKAL.CO, SAMARINDA - Meski pemindahan pusat pemerintahan ke Kaltim baru…

Senin, 11 November 2019 13:54

Gadis 18 Tahun Diperkosa Ayah Tirinya, Begini Kronologisnya

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jajaran Polres Samarinda menahan seorang pria, Arman…

Senin, 11 November 2019 12:54

Ada Hotel 60 Kamar, Tapi Tak Ada Tempat Parkir Mobil

Jalur pejalan kaki, masih sangat minim tersedia di beberapa hotel…

Senin, 11 November 2019 12:04

Interpelasi yang Diusulkan DPRD Kaltim, Djailani : Seperti Meriam Menembak Nyamuk

SAMARINDA-Ketua Aliansi Ormas Daerah Kaltim M Djaelani mengibaratkan, hak interpelasi…

Minggu, 10 November 2019 23:33

Teknologi Harus Diimbangi Pendidikan Karakter

SAMARINDA - Masalah SDM kerap menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, Kaltim…

Minggu, 10 November 2019 23:30

Lokasi Pengolahan Minyak Ilegal Digerebek

Aktivitas pengolahan minyak ilegal terungkap dua hari lalu. Namun, kepolisian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*