MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 31 Agustus 2019 12:06
DPR Akan Blusukan ke Tambang Maut
Lubang bekas tambang yang pernah merenggut nyawa.

PROKAL.CO, JAKARTA-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral membantah bahwa Hendrik Kristiawan merupakan korban ke-36 yang tewas akibat lubang tambang. Berdasar laporan yang diterima, korban berusia 25 tahun itu meninggal tenggelam saat hendak mengambil hasil buruan di areal rawa alami. Bukan di wilayah kerja tambang milik PT Singlurus Pratama seperti yang diberitakan sebelumnya.

Juru bicara Kementerian ESDM Agung Pribadi saat dihubungi Kamis (29/8) menyebutkan, berdasar keterangan saksi mata dan laporan Polsek Samboja, insiden yang berlangsung Kamis (22/8) sore berawal kala korban berhasil menembak seekor belibis.

Sebab, lokasi buruannya ada di seberang rawa, Hendrik terpaksa harus menyeberang, tapi malang dia tiba-tiba terpeleset hingga tenggelam. Warga dan rekan korban, lanjut Agung, sempat meminta pertolongan pekerja batu bara milik PT Pinggan Wahana Pratama di dekat lokasi kejadian. Namun, saat tiba di RSUD Samboja, korban yang sehari-hari bekerja sebagai sekuriti di sebuah perusahaan sawit tersebut meninggal dunia. “Telaahan lanjutan sedang disusun inspektur tambang,” ucap Agung.

Banyaknya warga yang tewas tenggelam di lahan bekas tambang mendorong DPR RI untuk kembali mendatangi Kaltim. Menurut Ikhwan Datu Adam, pekan depan, dia bersama beberapa anggota Komisi Energi DPR RI, akan turun ke lapangan meninjau areal tambang batu bara yang dinilai selama ini telah membahayakan jiwa warga sekitar.

Hal ini perlu dilakukan, tambah dia, selain karena pertimbangan keselamatan, juga karena Kaltim telah resmi ditunjuk pemerintah sebagai ibu kota negara (IKN) baru. Kecelakaan “rutin” yang terjadi sejak 2011 ini dikhwatirkan bakal jadi batu sandungan pembangunan Kaltim sebagai IKN pengganti Jakarta.

“Sebab sampai sekarang, kasus tambang maut atau tambang liar belum ada solusi terbaik,” ucapnya. Padahal, tambah Ikhwan, berbagai kementerian dan lembaga, juga termasuk KPK, sudah berulang kali bolak-balik ke Kaltim melihat langsung permasalahan ini. Namun, belum dapat solusi tepat. Ditambah, untuk menuntut ganti rugi lewat jaminan reklamasi (jamrek)-pascatambang ke perusahaan perlu proses yang cukup memakan waktu.

Sebelumnya, Dinamisator Jatam Kaltim Pradarma Rupang menegaskan, Hendrik telah menjadi korban ke-36 kasus lubang tambang di Kaltim sejak 2011. Kesimpulan tersebut diperoleh berdasar hasil pemantauan dan analisis tim Jatam Kaltim di lapangan. “Lokasi ditemukannya korban adalah sebuah lembah bukit yang berubah menjadi telaga,” ujar Rupang, Rabu (28/8).

Telaga itu disebutnya terbentuk akibat sisi luar lembah ditutupi ribuan metric ton overburden atau lapisan tanah pucuk. Dari titik koordinat S 00° 57’04.8”,E 117°05’01.6”, lokasi masuk konsesi PT Singlurus Pratama.

“Berdasarkan dokumen perizinan, konsesi PT Singlurus Pratama mendapatkan konsesi seluas 24.760 hektare dari Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral),” ungkap Rupang. Untuk jarak, setelah dilakukan pengukuran, antara telaga dan rumah terdekat adalah 770 meter.

Di lokasi ditemukannya jenazah Hendrik, tak ditemukan papan peringatan, pagar pembatas, serta pos dan petugas keamanan guna mencegah akses warga ke telaga. “Diduga menyalahi Kepmen ESDM Nomor 55/k/26/mpe/1995,” sebutnya. (pra/riz/k16)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 10:19

Dibayangi Ketidakpastian Global, Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Terancam

SAMARINDA – Pertumbuhan ekonomi Kaltim terancam tidak maksimal. Salah satu…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:03

WADUH..!! Ada Temuan Retakan di Pesawat Boeing 737NG

JAKARTA, Jawa Pos - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud)…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:58

Jangan Takut Turun ke Jalan, Perppu KPK Masih Ditunggu

JAKARTA – Larangan demonstrasi menjelang pelantikan presiden dikeluarkan aparat. Meski…

Rabu, 16 Oktober 2019 18:09

Ruangan PPK Kementerian PUPR Disegel KPK

PROKAL.CO, SAMARINDA - Salah satu ruangan yang ditempati Pejabat Pembuat…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:54

OTT di Kaltim, KPK Amankan Delapan Orang

Kepala BPJN Ikut Diperiksa--sub     JAKARTA-Untuk kali kedua tahun…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:34

Suami Bakar Istri di Depan Anak, Juga Bawa Kabur Motor Penjaga Kos

SURABAYA– Teriakan minta tolong terdengar di kamar kos yang beralamat…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:33

TNI AD Sanksi Tujuh Anggota, Pastikan Tidak Matikan Karir Prajurit

JAKARTA– Unggahan bernada sumbang atas insiden penusukan terhadap Menteri Koordinator…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:32

KPK Habis, Presiden Tak Kunjung Terbitkan Perppu

JAKARTA– Revisi UU nomor 30 Tahun 2002 Tentang KPK akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:30

OTT KPK di Kaltim, Castro : Pemerintah Masih Abai Dalam Pengawasan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Pusat Studi Anti Korupsi (SAKSI) Fakultas Hukum…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:29

OTT KPK di Kaltim Mendapat Apresiasi dari Pegiat Anti Korupsi Unmul

PROKAL.CO, SAMARINDA - Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*