MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 31 Agustus 2019 11:24
68 Ribu Warga Kutim Belum Ter-Cover BPJS Kesehatan
BELUM TER-COVER: Pelayanan BPJS Kesehatan di kantornya. Lela Ratu Simi/KP

PROKAL.CO, Sebanyak 68 ribu warga Kutim belum mendapatkan akses layanan medis dari BPJS Kesehatan.

 

SANGATTA–Persoalan ini telah dibahas dalam forum komunikasi pemangku kepentingan utama BPJS Kesehatan dan penyampaian hasil implementasi program Jamkesmas pekan lalu.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Sementara Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kutim Uce Prasetyo. Diperkirakan, saat ini 68.000 lebih masyarakat Kutim belum mendapatkan jaminan layanan kesehatan.

Menurut dia, hal itu disebabkan pemerintah belum memaksimalkan anggaran yang disediakan oleh pusat. Selanjutnya, anggota dewan dari Partai PPP tersebut, mengusulkan untuk membentuk tim dari berbagai OPD agar dapat memastikan perbaikan basis data terpadu (BDT).

"Harusnya anggaran dari pusat untuk jaminan kesehatan warga kurang mampu tersebut dapat terserap dengan baik," ungkapnya saat dikonfirmasi, belum lama ini.

Dia menjelaskan target capaian negara adalah 100 persen rakyat harus ter-cover BPJS Kesehatan. Di Kutim, katanya telah melakukan beragam upaya, hingga saat ini, pemkab telah berhasil mencapai sekira 78 persen.

"Berarti masih kurang 22 persen masyarakat belum punya jaminan kesehatan. Satu persen penduduk itu sekira 4.000 orang. Target kami ke depan bisa mengupayakan 95 pencapaian," katanya.

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan menginventarisasi dan memilah latar belakang rakyat, yang meliputi aparat pemerintah seperti TK2D dan aparatur desa, serta penerima bantuan iuran (PBI) khusus masyarakat miskin.

"Itu semua akan didaftarkan. Cara lain untuk mencapai target, kami akan bersinergi dengan anggaran pusat, provinsi, dan kabupaten," ungkapnya.

Selain itu, dia menegaskan akan menggalakkan dan penegakan hukum bagi swasta dan perusahaan yang belum mendaftarkan karyawan dalam jaminan.

"Tinggal kesungguhan dan kekompakan tim, langkah pertama adalah mengoptimalkan anggaran dari pusat," jelas dia.

Targetnya, lanjut dia, menyesuaikan anggaran pusat yang telah diperuntukkan bagi 82 ribu jiwa. Untuk itu, tim akan terbentuk pada Agustus ini. Kemudian, 82 ribu jiwa tersebut dikali Rp 23 ribu dikali 12 bulan per tahun, hanya terserap 45 ribu jiwa. Masih ada anggaran untuk 37 ribu jiwa, namun harus berdasarkan BDT.

"Data pegawai TK2D yang harus didaftarkan sekira 4.000 jiwa, pun aparatur desa berkisar 140 desa dikali sembilan aparat kemudian dikali tiga, jadi sekira 3.750 jiwa. Semua ini bersumber dari APBD (ADD)," bebernya.

Selain itu, penargetan swasta yakni 10 ribu jiwa. Kemudian, PBI yang ditanggung pemda, menurut dia, sekira 19 ribu jiwa dengan anggaran sekira Rp 5,4 miliar per tahun.

"Jadi 37.000 + 4.000 + 3.750 + 10.000 + 19.000 total bisa 73.750 jiwa. Itu sudah mencapai 18 persen target. Kalau dari PBI provinsi harapannya sekira 8.000 jiwa," terang dia.

Jadi 37.000 + 4.000 + 3.750 + 10.000 + 19.000 + 8.000 total mencapai 81.500 jiwa. Itu sekira 20 persen penduduk. Sehingga harapannya hanya sisa 2 persen penduduk yang belum ada jaminan kesehatan. (*/la/ypl/k8)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers