MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Jumat, 30 Agustus 2019 11:26
Waspada, Bocah Dijadikan Kurir
Romi

PROKAL.CO, Beragam modus dijalankan para pengedar narkoba untuk memperlancar bisnisnya. Salah satu yang wajib diwaspadai adalah modus menjadikan anak-anak atau bocah sebagai kurir narkoba.

 

TENGGARONG - Modus peredaran narkoba kian beragam dan meresahkan masyarakat. Salah satu yang diungkap Satreskoba Polres Kukar, dengan mengemasnya ke dalam permen. Anak-anak pun dijadikan incaran untuk dijadikan kurir.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kasat Reskoba Polres Kukar Iptu Romi menjelaskan, belum lama ini media sosial dihebohkan dengan unggahan tentang sejumlah anak yang menemukan permen jahe yang diduga berisi narkoba.

Dia tak menampik informasi tersebut. Sebenarnya, kata dia, modus pengedaran narkoba dengan membungkusnya menjadi permen dan memanfaatkan anak-anak sebagai kurir sudah beberapa kali terendus petugas.

"Info terbaru adalah permen tersebut kabarnya didapat dari sebuah warung di kawasan Timbau. Namun, sebenarnya tidak begitu. Diduga anak tersebut dapat dari seseorang di luar lingkungan warung," terang kasat.

Dia berpesan agar warga tidak perlu khawatir dengan hal ini. Dia memaparkan, kejadian ini salah satu modus operandi untuk mengedarkan narkoba. Jadi antara pembeli dan pemasok barang tidak bertemu.

“Sekalian saya luruskan bahwa permen tersebut bukan beredar di warung-warung. Tidak usah khawatir berbelanja di toko mana pun. Biasanya mereka melempar permen tersebut lalu meminta anak-anak mengantarkannya ke orang lain dengan ciri-ciri yang sudah ditentukan," tambahnya.

Di sejumlah kota besar, modus semacam ini marak terjadi. Pihaknya pun masih berupaya untuk menelusuri para pelaku yang menggunakan modus tersebut. "Biasanya anak-anak juga diberi uang Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu. Nanti anak-anak akan kami mintai keterangan. Namun, kabarnya orangtua anak juga sudah berkoordinasi dengan Polsek Tenggarong," imbuhnya. (qi/kri/k16)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Atlet Berprestasi Terancam Tidak Ikuti World Cup

SANGATTA - Sering mengharumkan nama Kutim bahkan nama besar Indonesia…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24

Komentari Kasus Wiranto, IRT Kutim Diperiksa Polisi

SANGATTA - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:22

Jalan Umum Bukan untuk Hauling

Angkutan batu bara dan kelapa sawit kembali meramaikan jalan umum.…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

Kukar Makin Terbuka

  TAK hanya membangun jaringan jalan antarkecamatan, momentum penetapan wilayah…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:21

DUH JAUHNYA..!! Untuk Vaksin Saja, Jamaah Harus ke Samarinda

SENDAWAR – Belum ada pelayanan suntik vaksin meningitis bagi calon…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:18

Pembangunan Tugu Simpang Lima Kota Habiskan Rp 1,8 M

TANA PASER - Setelah hampir 10 tahun lebih tugu di…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:47

KPU Paser Sayembarakan Maskot Pilkada

TANA PASER - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser berupaya…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:45

Paser Masih Minus Produksi Beras

TANA PASER - Kebutuhan beras di Kabupaten Paser masih belum…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:21

Warga Sudah 20 Tahun Menanti Jembatan

Usia Kutim sudah menginjak 20 tahun. Selama itu pula polemik…

Selasa, 15 Oktober 2019 13:18

Karapas Penyu Dijual Bebas, Penjualnya Berdalih Berdalih Tak Tahu Ada Aturan

TANJUNG REDEB-Penyu, satu di antara sekian banyak binatang yang dilindungi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*