MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 26 Agustus 2019 11:25
Wabup Sepakati Pembangunan Terminal Tepi C
SEMBARANG PARKIR: Jalan Yos Sudarso 1 (Sangatta Lama) menjadi lokasi parkir angkutan kota. Lela Ratu Simi/KP

PROKAL.CO, SANGATTA–Lantaran belum punya terminal tipe C, sejumlah angkutan kota (angkot) di Sangatta ngetem di Jalan Yos Sudarso 1, Sangatta Lama. Rencananya, terminal C yang dipusatkan di daerah Pasar Induk Sangatta Utara.

Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang meminta Dishub agar kembali berupaya menggenjot realisasi terminal tersebut. Sebab, tidak ada trayek dari perkotaan ke pasar sangat menyulitkan masyarakat yang tidak memiliki kendaraan.

"Kami tidak punya terminal angkot, coba di samping pasar induk itu diaktifkan lagi. Ada bantuan penganggaran pasar di sana, otomatis akan banyak orang datang. Enak kalau ada angkutannya," katanya.

Sejauh ini, di Sangatta trayek angkutan kota hanya melayani jalur utama di Jalan Yos Sudarso hingga Jalan Swarga Bara. Padahal, banyak tujuan lain yang sangat membutuhkan jalur lintasan. Seperti Pasar Induk, RSUD Kudungga, Bukit Pelangi, bahkan pelabuhan jika rampung.

"Bagus kalau perencanaan itu jalan, supaya sentralnya bisa di pasar seperti di Makassar. Jadi kalau masyarakat ingin belanja ada aksesnya. Tidak susah lagi cari taksi," jelasnya.

Di tempat yang sama, Kadishub Kutim Ikshanuddin Syerpi melalui Kabid Darat Dihsub Kutim Failu mengatakan, terminal tipe C ini sudah dicanangkan sejak 2017. Namun, karena defisit anggaran yang menerpa, membuat rencana itu terpaksa dihentikan.

"Padahal sudah disetujui bupati, wakil sama sekda, tapi Kutim kena badai defisit sehingga tidak bisa terbangun," ungkapnya.

Kondisi parkir angkot yang terkesan sembarangan di Sangatta Lama ini serupa dengan Sangkulirang. Jadi, pihaknya akan mengantisipasi karut-marutnya wilayah.

"Ada warung mangkal, begitu kondisinya angkot kita sekarang.

Nanti Pasar Induk kalau sudah jelas, baru enak. Bisa dibuat lebih tertata. Supaya polder juga tidak ada angkot mangkal, semua jadi satu di pasar," terang dia. (*/la/ypl/k8)

 

 


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 13:14

Bidukbiduk Mau Dijadikan Kawasan Industri, Pariwisatanya Bagaimana?

TANJUNG REDEB – Tak mau hanya menjadi penyedia bahan baku,…

Senin, 21 Oktober 2019 13:12

Sampah dan Eceng Gondok Jadi Momok

Sampah berhamburan di Sungai Sangatta sangat menyulitkan operator ponton yang…

Senin, 21 Oktober 2019 13:07

Razia Odol Sering Kucing-Kucingan, Truk Pengangkut Batu Bara Masih Marak di Samboja

TENGGARONG- Aktivitas truk milik perusahaan pengangkut batu bara dan sawit…

Senin, 21 Oktober 2019 13:06

Disperindagkop Target Pasar Senaken Dibangun 2020

TANA PASER - Pasca kebakaran besar melanda Pasar Induk Penyembolum…

Senin, 21 Oktober 2019 13:04

Polair Paser Tangkap Pelaku Ilegal Fishing Kepiting Bertelur

TANA PASER - Kendati sejak  7 Januari 2015, Kementerian Kelautan…

Minggu, 20 Oktober 2019 20:45

Kebakaran Lahan, Siapa yang Bertanggung Jawab?

SANGATTA - Fenomena kebakaran lahan di Indonesia seolah-olah telah menjadi…

Sabtu, 19 Oktober 2019 15:27

TNI Polri Bersihkan Sisa Kebakaran

PROKAL.CO, SAMARINDA - Personel TNI dan Polri dibantu masyarakat membersihkan…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:06

Penajam Kondusif, Masyarakat Jangan Terprovokasi

Penajam sudah kondusif. Warga diharap tak mudah percaya informasi yang…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:05

Korslet, Satu Rumah Ludes

PENAJAM – Musibah kebakaran terjadi di Kelurahan Sotek, Penajam Paser…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:05

KSOP Samarinda Beri Garansi

Beredar informasi aktivitas bongkar muat batu bara yang selama ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*