MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM REDAKSI

Minggu, 25 Agustus 2019 13:09
Perusda Air Minum atau Perusda Air Mati

PROKAL.CO,

CATATAN: MUHAMMAD YODIQ

Siapa yang tidak tahu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kencana di Samarinda. Satu-satunya penyedia air bersih milik Pemkot Samarinda, perusahaan daerah (perusda) tersebut sedang berupaya memperluas wilayah layanannya. Bahkan, seluruh kawasan Samarinda ditarget dapat dialiri air bersih. Namun, meski sibuk memperluas jaringan pelayanan, PDAM tampak lalai terhadap pelayanan di perkotaan.

Buktinya, beberapa kawasan masuk dalam zona merah, meskipun terletak di kawasan perkotaan. Di antaranya wilayah M Yamin, Abdul Wahab Sjahranie, Sempaja, Perjuangan, Pramuka, Gerilya, Damanhuri, DI Pandjaitan, Lempake, Sambutan, Makroman, Kampung Pinang, Kadrie Oneng, Palaran, Samarinda Seberang dan Bukuan.

Jelas pemerataan pelayanan belum maksimal. Bagaimana mau memberikan pelayanan hingga ke kawasan pinggiran Kota Tepian. Sedangkan, di kawasan kota saja belum maksimal. Belum lagi, kualitias air naik turun. Kadang jernih namun lebih sering kekuningan. PDAM juga sampai harus mengurangi tekanan aliran air agar dapat mengaliri kawasan Sentosa yang mengalirnya hanya malam hari.

Namun yang saya keluhkan, beberapa kawasan yang semula dialiri lancar kini justru tidak. Terutama di kawasan Abdul Wahab Sjahranie. Setahun lebih tinggal di kawasan itu, baru beberapa bulan belakangan terasa penurunan kualitas pelayanan. Anehnya, penurunan pelayanan tidak begitu saja. Jika awalnya aliran air cukup deras, beberapa bulan belakangan justru alirannya mengecil. Bahkan, air yang keluar tidak jarang sekencang air seni (air kencing).

Padahal, kalau airnya kotor saja tidak masalah, karena masih bisa dimanfaatkan. Jika sebelumnya harus begadang menunggu bak mandi penuh, sekarang airnya justru tidak mengalir dalam 24 jam. Bahkan, bisa lebih. Dampaknya banyak. Piring kotor tak sempat dicuci, pakaian kotor menumpuk dan masih banyak hal yang hanya dapat dibersihkan dengan air jadi terabaikan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2012 07:14

Sambaliung-Gunung Tabur Bakal Terhubung

<div> <div> <strong>TANJUNG REDEB</strong> - Selain Pembangunan Jembatan Kelay…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers