MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Jumat, 23 Agustus 2019 12:08
Pengetap "Tehambur", Bupati Paser Soroti SPBU Km 4
BURUAN WARGA: Mobil (roda 4) dan sepeda motor yang mengincar BBM bersubsidi selalu memadati SPBU di Km 4 ini karena masih menjual bbm subsidi di Tanah Grogot.

PROKAL.CO, TANA PASER - Urusan energi subsidi memang tidak ada habisnya. Di mana ada harga murah, pasti di situ menjadi sasaran warga maupun pelaku usaha kecil. Belum lama ini Pemkab Paser menggelar rapat dengan stakholder membahas distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji subsidi.

Asisten Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Paser Ina Rosana menyampaikan pesan Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi, terkait masih maraknya fenomena antrian untuk BBM dan elpiji bersubsidi. Ini pun tidak terlepas dari masukan dan komentar masyarakat ke pemerintah daerah.

“ Keberadaan SPBU kilometer 4 selama ini menjadi perhatian serius pak bupati, karena kondisinya selalu diserbu para pengetap bersubsidi. Bahkan pak bupati beberapa kali menyampaikan bagaimana untuk menyelesaikan kondisi disana, setiap kali lewat selalu ada pemandangan mobil atau pun motor antri,” kata Ina.

Pemkab Paser kata Ina telah beberapa kali  membahas ini di rapat. Namun tidak ada penyelesaian hingga saat ini. Diakui bahan bakar bersubsidi, selama menjadi boomerang tersendiri, banyak sekali keluhan masyarakat terhadap penyaluran maupun pemasarannya.

2020 nanti lanjut dia, pemerintah sudah membuat skema untuk penyaluran elpiji 3 kg secara tertutup melalui data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Sistem  tertutup nanti menggunakan kartu, subsidi tidak lagi elpiji, namun langsung ke konsumen. Pemegang kartu langsung menukar elpiji 3 Kg  dan dilayani hanya pemegang kartu dan ini sudah diuji coba di Pulau Jawa.

Sambil menunggu mekanisme penyaluran LPG 3 Kg dengan kartu, daerah masih dihadapkan  kondisi sekarang, karena itu perlunya formula untuk saat ini. Keluhan masyarakat belakangan terkait harga yang cukup tinggi atau tidak sesuai Harga Ecera Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pertamina.

“ Bahkan di Batu Kajang pernah terjadi elpiji 3 kg dengan tertinggi di Indonesia, pernah sampai Rp 75 ribu, setelah kita antisipasi, akhirnya bisa turun sampai Rp30 ribu,” ujar Ina.

Sales Executive Pertamina Wilayah Balikpapan M Tohir mengatakan Pertamina menyampaikan usulan tentang perlu disusunnya aturan terkait pembatasan atau jumlah pembelian BBM subsidi jenis solar dan premium kepada konsumen terutama kepada pengerit atau pengetap.

“Saran dan masukan dari kami  perlu adanya regulasi yang mengatur mengenai batasan pembelian BBM subsidi untuk jenis BBM bersubsidi jenis solar dan premium oleh pihak pengetap  di SPBU. Bisa dengan kartu kendali untuk mengontrol pembelian. Sistem kartu kendali pembelian ini bisa mengantisipasi penyalahgunaan bahan bakar minyak bersubsidi. Sementara sistem ini akan segera diterapkan di Kota Balikpapan di lima titik SPBU,” ujar Tohir

Sistem ini menggunakan data mobil yakni STNK dan kartu izin mengemudi, di mana data itu akan menjadi data penunjang dan termasuk kelayakan mobil dari Samsat. Pembelian menggunakan kartu bertujuan untuk mengontrol pembelian BBM jenis solar subsidi dan sistem ini melibatkan  kerja sama dengan perbankan. Saat ini sistem tersebut sudah diberlakukan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. (/jib)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers