MANAGED BY:
SELASA
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 23 Agustus 2019 11:59
Masjidilharam Kian Longgar, Nabawi Mulai Ramai
LEBIH LEGA: Suasana di pelataran tawaf (mataf) Masjidilharam, Rabu (21/8). Kondisi Masjidilharam mulai cenderung longgar, khususnya sore hari menjelang Ashar. Hilmi Setiawan/Jawa Pos

PROKAL.CO, MAKKAH–Jamaah haji Indonesia merupakan yang terbesar sedunia. Seiring dengan mulai pulangnya jamaah ke Tanah Air, kondisi di Masjidilharam cenderung sepi. Tempat tawaf di pelataran Kakbah (mataf) cukup longgar. Khususnya antara salat Zuhur sampai Ashar.

Kondisi Masjidilharam yang cenderung mulai longgar diakui juga oleh Sekretaris Pertolongan Pertama pada Jamaah (P3JH) dr Pradipta Suarsyaf. Dokter yang akrab disapa Dipta itu menjelaskan, kondisi di Masjidilharam saat ini memang cenderung lebih longgar.

’’Tidak sebanyak sebelum Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina, Red) dulu,’’ katanya kemarin (22/8).

Dipta juga menyampaikan, penjagaan lingkungan Masjidilharam oleh para askar sudah tidak terlalu ketat. Dia mencontohkan penjagaan di pintu Marwah (Marwah Gate) yang dekat dengan Pos 1 petugas Indonesia di Masjidilharam. Ketika menjelang pelaksanaan wukuf dahulu, satu sampai dua jam sebelum jam salat sudah ditutup.

Tetapi saat ini, jamaah bisa leluasa masuk ke Masjidilharam melalui pintu Marwah meskipun mendekati waktu salat. Jamaah tidak perlu lagi harus naik ke lantai di atasnya dahulu untuk masuk Masjidilharam. Banyaknya jumlah jamaah haji yang sudah pulang ke Tanah Air dan bergerak ke Madinah, turut mengurangi kepadatan di Masjidilharam.

Data dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag menunjukkan jumlah jamaah yang sudah pulang dari Arab Saudi sampai kemarin pukul 18.00 WIB berjumlah 35.930 orang. Dari jumlah tersebut yang sudah tiba di Indonesia ada 31.785 orang. Sementara itu, jumlah jamaah wafat pada waktu yang sama tercatat 300 orang.

Meskipun kondisi Masjidilharam mulai tidak terlalu sesak, Dipta mengatakan, masih ada saja kasus yang ditangani P3JH. Kebanyakan adalah jamaah yang masih bingung jalan pulang menuju terminal bus selawat. Selain itu, masih ada temuan jamaah yang sakit.

Dia mencontohkan pada Rabu (21/8) personel P3JH menerima laporan ada jamaah sakit di rooftop atau lantai tawaf paling atas. Setelah petugas sampai di lokasi, jamaah ditemukan dalam keadaan sudah wafat. Kemudian, langsung dikomunikasikan ke pihak Maktab untuk proses pengurusan jenazah.

Dipta menjelaskan, konsentrasi petugas haji saat ini tidak hanya di Masjidilharam atau Makkah. Tetapi juga di Madinah. ’’Ada eskalasi atau peningkatan jamaah yang masuk Madinah,’’ tuturnya. Untuk itu, petugas haji, khususnya personel P3JH, diminta untuk tidak lengah dan tetap mengantisipasi jamaah sakit di Masjid Nabawi.

Pengalaman tahun lalu kondisi jamaah di Madinah setelah masa Armuzna kurang diantisipasi. Ternyata justru setelah masa Armuzna banyak jamaah yang tumbang di Masjid Nabawi. Pemicunya adalah tenaga jamaah sudah terkuras selama di Armuzna. Kemudian, jamaah harus melakukan tawaf ifadah dan tawaf wada. Setelah itu menjalani perjalanan yang cukup panjang menuju Madinah.

Dia mengingatkan, jamaah haji di Madinah sudah bersiap mengambil wudu sejak dari hotel. Jadi, sesampainya di Masjid Nabawi, jamaah langsung melaksanakan salat. Jamaah tidak perlu antre atau berdesak-desakan di eskalator menuju tempat wudu. (hilmi setiawan/jpg/dwi/k8) 


BACA JUGA

Selasa, 19 November 2019 17:49

Tiga Tempat di Samarinda Digerebek Densus 88

Tiga Tempat di Samarinda Digerebek Densus 88, Wakapolres Enggan Berkomentar …

Selasa, 19 November 2019 14:41

Polisi Berjaga di Ruko Penjual Parfum di Jalan Cendana, Ada Apa?

SAMARINDA - Sejumlah polisi bersenjata lengkap berjaga di salah satu…

Selasa, 19 November 2019 11:04
Mengunyah Draniki di Antara Sastra dan Seni

Minsk Itu Terbuat dari Bulba, Dingin, dan Kenangan

Di Minsk, legasi masa lalu dirawat dalam bentuk fisik dan…

Selasa, 19 November 2019 10:53

Warga Malaysia Dilarang Jual Tiket ke Suporter Indonesia

FEDERASI Sepak Bola Malaysia (FAM) tak ingin suporter tamu mendominasi…

Selasa, 19 November 2019 10:37
Malaysia vs Indonesia

Bismillah..!! Revans, Demi Harga Diri

KUALA LUMPUR – ’’Revans, Bismillah,’’ ujar Karteker Pelatih Timnas Indonesia…

Senin, 18 November 2019 12:48

Desember, Tol Bakal Beroperasi Sebagian

Warga Kaltim tampaknya harus bersabar. Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) yang…

Senin, 18 November 2019 12:47
Terkait Pencurian dan Penyulingan Minyak Mentah Ilegal

AYO..!! Mabes Polri hingga KPK Diminta Turun Tangan

BALIKPAPAN-Pencurian minyak mentah dengan cara melubangi pipa milik Pertamina Sangasanga,…

Senin, 18 November 2019 12:19
Jelajah Sabakkatang, Pulau di Mamuju yang Lebih Dekat ke Kaltim (2-Habis)

Sebulan sebelum Melahirkan, Mesti Sudah di Balikpapan

Ikan di laut Kepulauan Balabalakang masih sangat potensi. Banyak yang…

Senin, 18 November 2019 12:13

BERUBAH LAGI KAN....Mendikbud Susun Rancangan Perubahan Kurikulum

JAKARTA – Kurikulum pendidikan bisa jadi bakal berubah. Menteri Pendidikan…

Senin, 18 November 2019 12:09

Wisata ”Plus” di Puncak, Langganan Pria Timur Tengah

Prostitusi spesialis pelancong asal Timur Tengah (Timteng) di kawasan Puncak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*