MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 23 Agustus 2019 11:57
Bukannya Bikin Cantik, Kosmetik Ini Bisa Bikin Kanker

Barang Impor dan Home Industry yang Tidak Tersertifikasi

BEROMZET RATUSAN JUTA: BBPOM Samarinda menunjukkan barang sitaan yang didapat dari operasi di 10 titik. Terindikasi mengandung bahan berbahaya. RESTU/KP

PROKAL.CO, Untuk memperoleh kulit menawan, memang harus bermodal. Hal itu dimanfaatkan segelintir orang. Menjajakan barang kosmetik yang mengandung zat kimia berbahaya.

 

RATUSAN jenis kosmetik dijejer di meja. Mulai jenis pembersih wajah, sabun mandi, hingga jenis lain yang berhubungan dengan kosmetik. Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Samarinda membeberkannya, kemarin (22/8), di kantor Jalan Letjen Suprapto, Samarinda Ulu.

Diungkapkan Kepala BBPOM Samarinda Leonard Duma, ada tiga aspek yang kini dikerjakan BBPOM. Dari pencegahan, pengawasan, dan penindakan. Sebanyak 300 jenis kosmetik dan obat-obatan, yang diamankan pihaknya merupakan sinyal bagi masyarakat, khususnya perempuan. “Ratusan jenis itu tidak dilengkapi izin edar,” ungkapnya.

Nilai kerugiannya Rp 183.384.000. “Itu hanya Agustus saja,” ucapnya. Sementara Juli lalu, dari satu penjual kosmetik ilegal, petugas menghitung kerugian mencapai Rp 987 juta dari 167 item. “Itu dari dalam negeri dan luar negeri,” sambungnya.

Menyinggung barang-barang impor yang masuk ke Indonesia, khususnya Kota Tepian, Leonard menyebut, Indonesia sebagai negara maritim dengan dominasi laut. “Banyak masuk melalui jalur tikus, terkhusus dermaga yang tidak terdaftar,” ucapnya.

Setelahnya, didistribusikan ke beberapa toko. Meski diproduksi dari luar negeri, Leonard tidak menjamin kosmetik-kosmetik yang disita itu adalah dari negara yang tertera di produk. “Misalnya tulisan Thailand, belum tentu dari sana. Karena di Indonesia kan juga ada,” ungkapnya.

Dia membeberkan, dari 10 titik yang didatangi, delapan di antaranya ada di Samarinda. Sisanya di Kabupaten Mahakam Ulu. “Salah satunya di Pasar Pagi. Dan kami juga sita dari salah satu toko,” sambungnya. “Pastinya ada yang dimintai keterangan. Tiga inisial, SOS, LB, dan RI,” jelas Leonard. Kosmetik mengandung merkuri atau zat kimia berbahaya lainnya itu dijual secara bebas melalui media online.

Namun, ada satu kasus yang kegiatannya sudah berulang-ulang. “Saat 2016 sudah pernah ditindak dan kemungkinan bisa ditetapkan tersangka. Tapi harus lewat gelar perkara dulu,” ungkapnya.

Tak hanya impor atau penjualan bebas tanpa izin edar (TIE), BBPOM mendapati produk home industry. “Itu bahan-bahan yang dicampur. Kan ada unsur zat kimia yang berbahaya,” sambungnya.

Turut hadir kepolisian, Kasatreskrim Polresta Samarinda AKP Damus Asa, yang ditemui selepas beber barang bukti menjelaskan, pihaknya sebatas koordinator pengawas (koorwas) bagi penyidik pegawai negeri sipil (PPNS). “Kami sementara menunggu hasil pemeriksaan dari BBPOM,” ungkapnya.

Pihaknya masih menunggu hasil pendalaman, untuk menentukan yang harus bertanggung jawab. “Kalau untuk antisipasi pasti ada, tapi kami jelas berkoordinasi dengan stakeholder dari pemerintah,” tegasnya. (*/dra/dns/k8)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 19:26

Mobil Bawa Sabu 1 Kg Nyungsep Setelah Kejar-Kejaran dengan Polisi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Aksi kejar-kejaran sebuah mobil merk Ayla plat…

Jumat, 20 September 2019 12:09

Aktivitas di SPBU Mendadak Sepi

Bukan hanya sekali, setidaknya dalam waktu dekat ini tiga kali…

Jumat, 20 September 2019 12:07

Tak Ada Toleransi..!! Selama Proses Hukum, Hak-Hak Hakim Kayat Dicabut

SAMARINDA–Integritas pengadil di Kaltim mendapat sorotan tajam selepas Kayat. Hakim…

Jumat, 20 September 2019 12:06

BEDALAH WAL...!! Di Perumahan Ini Punya Penampungan Air Terpadu, Air Lancar dan Aman

Air bersih yang tidak mengalir di beberapa daerah, tak membuat…

Jumat, 20 September 2019 12:04

Tiga Kali Mulus Beraksi, Dua Pelaku Curanmor Diciduk Polisi

SAMARINDA–Dua pelaku curanmor, Akbar Abdullah (36) dan Alfian (35), dibekuk…

Jumat, 20 September 2019 11:14

Dijerat Pasal Suap dan Gratifikasi

JAKARTA– Imam Nahrawi harus bersiap dengan jeratan pasal berlapis. Komisi…

Kamis, 19 September 2019 14:20

Pencanangan HBDI ke 111, Para Istri Dokter Gelar Penyuluhan Stunting di Posyandu Ayu Sempaja

PROKAL.CO, SAMARINDA - Memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke…

Kamis, 19 September 2019 13:17

Polisi Amankan Empat Pengetap

Polisi berkali-kali mengamankan pelaku pengetap BBM. Namun nyatanya, kegiatan tersebut…

Kamis, 19 September 2019 13:16

PDAM Harus Ganti Pipa Sendiri

SAMARINDA–PDAM Tirta Kencana Samarinda terpaksa merugi. Pasalnya, pendalaman drainase di…

Kamis, 19 September 2019 13:14

Kasus Kebakaran Terus Meningkat

SAMARINDA–Kasus kebakaran kerap menjadi momok bagi masyarakat. Penyebabnya dari arus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*