MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 23 Agustus 2019 11:03
45 Tembakan Meriam di Amborawang

PROKAL.CO, BALIKPAPAN—Suara ledakan dari ujung laras meriam howitzer 105 mm terdengar hingga puluhan kilometer. Bergantian, sejak pukul 09.00-14.00 Wita, sebanyak 45 unit amunisi ditembakkan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Amborawang.

Melontarkan 3 amunisi asap sebagai penanda, serta 42 amunisi brisan. Brisan dapat mematikan/menghancurkan dengan jarak 100 meter, dan hulu ledak amunisi mencapai radius 300 meter.

Pada latihan yang dilakukan anggota Yon Artileri Medan (Armed) 18/ Komposit, Kamis (22/8), tampak 6 unit meriam 105 mm.

Latihan menembak senjata berat tersebut diungkapkan, Komandan Yon Armed 18/Komposit Kodam VI/Mulawarman Mayor Arm Ari Priyudono rutin digelar. Setiap Agustus ataupun September. Membatasi jarak tembak, amunisi hanya dilontarkan hingga jarak 8 kilometer.

“Meriam digunakan untuk melumpuhkan objek, sehingga satuan dapat mengusai sasaran yang dituju. Bukan hanya sekadar simulasi. Dengan latihan secara nyata ini maka prajurit dapat siap melaksanakannya ketika dibutuhkan. Karena Armed 18/Komposit merupakan satuan pendukung tembak yang memiliki peran penting,” ucap Ari.

Mengingat dampak dan radius tembak, ia pun meminta air navigation agar tidak ada pesawat yang melintas di sekitar area latihan.

“Pasti ada tantangan, menggunakan meriam 105 mm ini prajurit harus tepat dalam memperhitungkan jarak dan kecepatan angin maupun cuaca,” imbuhnya.

Kerap digunakan sejak Perang Dunia II, meriam 105 mm merupakan jenis meriam tarik (towed) dengan dua roda, yang ditarik menggunakan truk.

Soal kemampuan, meriam buatan Amerika ini dapat menerjang target sampai jarak 11-13 kilometer dengan kecepatan proyektil 472 meter per detik. Untuk keperluan membidik target, laras meriam ini dapat digerakkan dengan sudut elevasi mulai dari -5 sampai maksimum 66 derajat.

Meriam diawaki delapan personel. Pengoperasiannya butuh dua awak untuk mengubah arah meriam, prajurit awak penembak di kiri memutar roda untuk mengubah arah horizontal. Sementara prajurit di kanan sebagai asisten penembak memutar roda untuk mengubah elevasi vertikal moncong meriam. Satu prajurit lagi bertugas sebagai pengarah dan membidik melalui teleskop.

Ari juga menambahkan, Armed 18/Komposit sebenarnya memiliki meriam canggih buatan Korea Selatan. Howitzer 155 mm KH-179, yang punya jarak tembak efektif 30 kilometer. Bukan hanya amunisi brisan, ia mengatakan terdapat amunisi lain lebih mematikan dari brisan, yakni amunisi antitank yang mampu menembus kendaraan lapis baja, lalu meledak di dalamnya. “Sengaja tidak digunakan karena berbahaya dan jumlahnya terbatas,” tutupnya. (lil/ms/k15)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 10:47

Sembilan Tahun Cuma Dapat Angin PDAM

APA yang dialami warga Gunung Guntur Asri terasa mengecilkan kesusahan…

Jumat, 20 September 2019 10:39

Tahapan Pilwali 2020 Dimulai, KPU Dapat Dana Hibah Rp 53,9 M

BALIKPAPAN – KPU Balikpapan, Kamis (19/9) menandatangani naskah perjanjian hibah…

Jumat, 20 September 2019 10:36

Hari Ini, Jalan Minyak Ditutup 3 Jam, Ada Apa Ya....

BALIKPAPAN– Pertamina Refinery Unit V Balikpapan, Jumat (20/9) akan melaksanakan…

Kamis, 19 September 2019 11:07

Dalam Kelas Pun Pakai Masker

BALIKPAPAN- Mengantisipasi dampak kabut asap yang akhir-akhir ini terasa mengganggu,…

Kamis, 19 September 2019 11:07

Tak Ada PDAM Air Bendali Pun Jadi

DEMI menjamin terpenuhinya kebutuhan akan air bersih, sejumlah pengembang tak…

Kamis, 19 September 2019 10:57

Produksi IPAM Tak Maksimal

Ditargetkan bisa memproduksi air bersih hingga 50 liter per detik,…

Kamis, 19 September 2019 10:54

MAKIN LENGKAP..!! Bangun Kebun Lai di KRB, Pengunjung Bisa Memetik

BALIKPAPAN- Ke depan Kebun Raya Balikpapan (KRB) akan dikembangkan menjadi…

Rabu, 18 September 2019 14:03

TERLALU..!! Sudah Mencabuli, Juga Ancam Penjarakan Orangtua Korban

BALIKPAPAN – Setelah sepekan kasusnya bergulir, Polda Kaltim akhirnya bersuara…

Rabu, 18 September 2019 13:43

Residivis Gondol 19 Motor, Incar yang Tak Berkunci Setang

BALIKPAPAN – Bukannya bertobat setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan, SA…

Rabu, 18 September 2019 13:40
Lagi-Lagi Sabu dari Malaysia

Sabu Rp 9 M Terobos Kaltim, Mau Diedarkan di Samarinda dan Sulawesi

BALIKPAPAN – Narkoba jenis sabu asal Tawau, Malaysia kembali menyerbu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*