MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 22 Agustus 2019 12:22
Kurangnya Budaya Membuat Karya Ilmiah, Guru Susah Naik Pangkat
MASIH MINIM: Sejumlah guru saat mempelajari cara membuat karya ilmiah. Lela Ratu Simi/KP

PROKAL.CO, Minat guru dalam membuat karya ilmiah di Kabupaten Kutai Timur masih tergolong sangat minim. Hal itu disebabkan belum membudayanya kebiasaan itu di daerah-daerah.

 

SANGATTA–Sebagian besar jenjang guru berakhir hanya di golongan IV B, dan belum ditemui ada guru yang sampai jenjang IV C. Jadi, 50 guru di tiga kecamatan pedalaman, diberi pelatihan karya ilmiah. 

Plt Kadisdik Kutim Roma Malau menuturkan, minimnya minat guru untuk membuat karya ilmiah disebabkan tidak adanya bimbingan dan arahan. Atas dasar itu, dia berupaya merangkul guru untuk diberi arahan. Tentunya agar mutu tenaga pengajar meningkat. Padahal, itu sudah dilakukan sejak 2017. "Saya menggandeng perusahaan yang dekat dengan Kaliorang, Kaubun, dan Karangan, yakni PT Indexim. Akhirnya, mereka memberi pelatihan ini. Karena miris, ada guru yang tidak paham membuat karya ilmiah dan 12 tahun tidak bisa naik pangkat," ungkapnya dalam workshop pendidikan, (21/8). 

Dia berharap, perusahaan lain dapat mencontoh dan memberi bantuan untuk membangun pendidikan di Kutim. Pasalnya, setelah membuat karya tulis, masih ada mekanisme lain yang menjadi kendala, yakni belum adanya jurnal dari guru. 

“Semoga tidak sekadar pelatihan, tapi juga pembangunan bantuan laboratorium untuk anak-anak di pedalaman, dan bisa terealisasi secepatnya," harap dia. 

Seperti yang diungkapkan Prof Dr Drs Tatang Herman M Ed, guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, saat menyambangi Sangatta kemarin. Menurut dia, produktivitas guru untuk menulis masih sangat rendah. 

"Permasalahan guru itu banyak kesulitan untuk naik jenjang karier karena kesusahan membuat karya tulis ilmiah," katanya. 

Karena kesibukan guru yang lebih fokus berkegiatan di dalam kelas, membuat mayoritas tenaga pengajar sekolah dasar (SD) tidak memikirkan untuk melakukan penelitian. "Apalagi guru SD, mereka sibuk mengajar. Sehingga tidak fokus mengurus karya ilmiah. Makanya susah naik golongan," katanya. 

Dia menginginkan, guru di Kutim berkembang setelah mendapatkan materi penyusunan karya ilmiah dan mampu memublikasikan jurnal. 

Kepala Departemen CSR PT Indexim Yakobus Stefanus Muda berharap, kualitas tenaga pendidik di Kutim lebih maju. "Ini tugas dan tanggung jawab perusahaan, salah satu parameternya meningkatkan kualitas guru yang ada di sekitar kami. Harapannya mampu membuat karya tulis ilmiah. Nanti kami lombakan dan mereka wajib selain peserta umum," ungkapnya. 

Penyebab lain, yang menjadi alasan sulitnya guru naik golongan, dipengaruhi belum terbiasa membuat karya ilmiah non-skripsi. Keterbatasan informasi perkembangan ilmu pengetahuan dan jaringan internet. Hal itu dilontarkan oleh Rini Susilowati, UPT Pendidikan Kaliorang.

"Susah mengurus apa-apa, untuk naik golongan itu banyak mekanismenya. Kalau terhambat internet juga tidak bisa apa-apa. Kami hanya berharap pada sistem offline. Semoga ke depannya semakin baik," tegasnya. (*/la/*/dra/k8)

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 12:03

1 Pelaku Karhutla Diungkap Polres Paser

TANA PASER - Satu tersangka pelaku pembakar hutan dan lahan…

Sabtu, 21 September 2019 12:01

Kabut Asap Belum Ganggu Aktivitas Lalu Lintas Air

Aktivitas pelayaran di Bumi Batiwakkal tidak mengalami kendala meski kabut…

Sabtu, 21 September 2019 11:58

THM Itu Bukan Milik Polisi

SANGATTA-Beberapa hari lalu, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Sabtu, 21 September 2019 11:46

DUH, MIRIS..!! Tiga Kelurahan Masih Membara

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Penajam Paser Utara…

Jumat, 20 September 2019 11:49

Sangkima Kesulitan Air Bersih, Sungai Mengering Hingga Tak Bisa Dilintasi Kapal

Musim kemarau semakin terasa dampaknya bagi warga Kutim. Tak hanya…

Kamis, 19 September 2019 13:16

Ada Kampung Narkoba yang Baru

SAMARINDA–Dalam waktu semalam, tepatnya Jumat (13/9), Polsek Samarinda Ulu berhasil…

Kamis, 19 September 2019 13:11

Kutim Siap Swasembada Pangan

Pusat pemerintahan Indonesia sudah diputuskan di Kaltim. Targetnya, sebelum 2024…

Kamis, 19 September 2019 13:10

Nestapa Atlet Berprestasi, Hampir Setahun, Bonus 14 Cabor Tak Kunjung Cair

SANGATTA-Banyak atlet yang membela Kutim mempersembahkan medali. Namun, janji bonus…

Kamis, 19 September 2019 13:10

Muharram Kembalikan Berkas ke PDIP

TANJUNG REDEB–Tahapan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati yang…

Kamis, 19 September 2019 12:57

Pilkada Kukar, Sudah Dua Perahu Terbentuk

Koalisi PAN, PKS, dan PPP dikabarkan telah membentuk satu perahu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*