MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 21 Agustus 2019 10:20
Investor Harus Dibuat Nyaman
Tutuk SH Cahyono

PROKAL.CO, SAMARINDA- Kaltim sudah lama menikmati pertumbuhan ekonomi dari komoditas tidak terbarukan. Namun sengan potensi kekayaan alam tersebut, Bumi Etam memiliki banyak pekerjaan rumah. Salah satunya membuat investor mau menanamkan investasinya untuk produk-produk turunan dari berbagai komoditas yang sudah melimpah di Kaltim. Tantangan ini belum terpecahkan dan membuat Kaltim sulit bersaing.

Pada triwulan kedua 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Kaltim tumbuh 5,43 persen, sedikit melambat dibanding pertumbuhan triwulan I yang mencapai 5,46 persen. Perlambatan ini diprediksi berlanjut pada triwulan ketiga dan keempat. Hingga akhir tahun, pertumbuhan ekonomi Kaltim diprediksi hanya sebesar 2,9 persen.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Tutuk SH Cahyono mengatakan, perlambatan pertumbuhan tersebut dilihat dari struktur ekonomi yang masih berasal dari ekspor. Saat ini ekspor sedang melambat seiring pelemahan harga-harga komoditas Kaltim, seperti batu bara dan crude palm oil (CPO).

“Perilaku ekspor Kaltim yang masih sebatas mentah membuat daerah ini sulit bersaing. Padahal, Kaltim punya potensi luar biasa dalam pertumbuhan ekonominya,” katanya kepada Kaltim Post.

Bumi Etam memang sudah lama menikmati kekayaan alam, seperti kayu, minyak dan gas, batu bara, serta hasil perkebunan kelapa sawit dan lainnya. Tapi yang selalu menjadi kendala adalah investasi yang masuk Kaltim hanya mengolah sesuatu dengan nilai tambah yang rendah. “Investasi yang masuk hanya sebatas mentah, itu perlu kita pelajari,” ujarnya.

Karena negara lain yang saat ini masih berkembang seperti Vietnam, Tiongkok, dan lainnya mereka mengundang dan membuat investor nyaman untuk masuk ke negaranya. “Prospek kita banyak, semua kekayaan alam kita tidak semua orang punya. Hanya saja, Kaltim belum punya daya saing untuk hilirisasi tadi,” ungkapnya.

Contohnya minyak kelapa sawit atau CPO yang memiliki produksi mencapai 2,2 juta ton per tahun atau menempati urutan ke-6 nasional dengan kontribusi sebesar 5,85 persen. Perkembangan perkebunan Kaltim didukung oleh kondisi agroklimat dan ketersediaan lahan yang memadai. Alokasi luas areal perkebunan mencapai 3,3 juta hektare.

“Kita punya lahan yang luas, tapi belum masuk investor yang mengelola CPO menjadi produk yang bernilai tinggi,” katanya.

Dia menjelaskan, Kaltim punya banyak prospek ekonomi. Hal itu menandakan daerah ini memiliki kelebihan yang sangat baik dari sisi komoditas, tinggal bagaimana daerah ini bisa membuat investor nyaman untuk investasi di Kaltim. Itu merupakan tantangan Kaltim.

Bumi Etam juga sudah banyak membangun kawasan ekonomi, seperti Maloy, Buluminung, Kariangau dan lainnya. “Kalau investor dibuat nyaman ke sana maka akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah ini. Dengan orientasi ekspor maka daya saing daerah ini lebih kuat. Kuncinya adalah meningkatkan daya saing produk barang maupun jasa,” tutupnya. (*/ctr/ndu)


BACA JUGA

Rabu, 18 September 2019 14:17
PT Taspen Ajak ASN Berwirausaha

Gandeng Pegawai Lingkungan Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda

SAMARINDA-PT TASPEN Persero Cabang Samarinda Kaltim menyelenggarakan acara Program Wirausaha…

Rabu, 18 September 2019 13:07

Banyak Diserap Industri Rumahan, Daging Kerbau Laris di Kaltim

BALIKPAPAN- Sempat sulit diterima, permintaan daging kerbau di Kalimantan Timur…

Rabu, 18 September 2019 13:06

DPK Kaltim Capai Rp 94,45 Triliun

SAMARINDA-Jumlah penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di Kaltim mengalami peningkatan…

Rabu, 18 September 2019 13:02

Semester Pertama Kinerja Kontruksi Kaltim Melambat

SAMARINDA-Kinerja lapangan usaha konstruksi Kaltim triwulan II 2019 tumbuh positif…

Rabu, 18 September 2019 13:01

Kinerja CPO Sedikit Membaik

SAMARINDA-Meskipun harga minyak kelapa sawit terus melemah, namun industri pengolahan…

Rabu, 18 September 2019 12:59

Secara Nasional Juga Surplus

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan RI pada Agustus…

Rabu, 18 September 2019 12:18

Optimistis Okupansi Terus Terakselerasi

SAMARINDA-Pada Juli okupansi hotel di Kaltim meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.…

Selasa, 17 September 2019 16:40

Aliran Uang Kartal Kaltim Lebih Banyak Keluar

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019, nilai uang kartal yang diedarkan Bank…

Selasa, 17 September 2019 16:37

Triwulan Kedua NPF Syariah Membaik

SAMARINDA- Tingkat risiko pembiayaan syariah Kaltim lebih tinggi, jika dibandingkan…

Selasa, 17 September 2019 16:35

Fokus Tingkatkan Neraca Perdagangan

SAMARINDA-Kaltim merupakan salah satu daerah yang neraca perdagangannya selalu positif.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*