MANAGED BY:
SELASA
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Selasa, 20 Agustus 2019 13:18
Lebih Dekat dengan Mayor Czi Heru Aprianto, Danyonzipur 17/ Ananta Dharma

Wabah Muntaber hingga Deru Senjata OPM

Mayor Czi Heru Aprianto

PROKAL.CO, Hampir sepekan, Mayor Czi Heru Aprianto dipercaya menjadi Danyonzipur 17/Ananta Dharma. Ia bukanlah orang baru di lingkungan Kodam VI/Mulawarman. 

 

Banyak cerita tak terlupakan sejak Heru lulus Akademi Militer (Akmil) di Magelang pada 2002. Melanglang buana ke berbagai daerah. Dari perbatasan hingga akhirnya kembali menetap di Kota Minyak. Heru menggantikan Letnan Kolonel Czi Pabate yang kini dipercaya menjabat Dandim 0909/Sangatta.

 Anak kedua dari tiga bersaudara ini bercerita, lulus Akmil, ia langsung bergabung dengan Koramil 1710-03/Kuala Kencana, Timika. 

Lalu menuju Bumi Borneo. Sebab tidak hanya di Kaltim 2004-2010, ia pernah pula ditugaskan ke Kalsel pada 2010-2012. Lalu di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) 2012-2016, sebelum mengikuti pendidikan kembali Seskoad selama 11 bulan. 

Pada 2017 Heru kembali ke Balikpapan menjadi Pabandya Lid Sinteldam VI Mulawarman lalu diangkat oleh Pangdam VI/Mulawarman. Mayjen TNI Subiyanto menduduki posisinya saat ini, yakni Komandan Yonzipur 17/Ananta Dharma. 

Dari sekian kenangan, Heru sempat khawatir kondisi kedua anaknya yang mengalami muntaber saat dirinya ditugaskan ke Kupang. 

“Kurang lebih 5 bulan, kedua anak saya sempat ikut ke Kupang namun di sana diserang muntaber dan menjalani perawatan. Saking banyak pasien, oleh pemerintah setempat ditetapkan kondisi KLB (kondisi luar biasa). Karena saya tidak ingin terjadi hal buruk, saya putuskan anak dan istri kembali ke Jawa, dan terpaksa LDR (long distance relationship/ hubungan jarak jauh) sementara,” ujar pria kelahiran Madiun, 1 April 1978 ini.   

 

Ada hal lain yang tak mudah dilupakan, ketika bertugas di Timika, Papua. Seperti halnya di daerah perbatasan Kalimantan, banyak sekali permasalahan yang dihadapi para prajurit yang bertugas. Bukan hanya masalah pelanggaran, tapi rawan akan konflik senjata. Terutama konflik dengan gerombolan bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM). 

Dipastikan hampir setiap hari deru senjata terdengar dari hutan yang mengelilingi wilayah tersebut. Tapi sulit bagi prajurit TNI AD menangkap OPM, dikarenakan mereka berasal dan hidup membaur dengan masyarakat sekitar. “Mau dimanapun itu, namanya tugas mesti dihadapi,” ujar lulusan SMA 1 Caruban, Madiun ini.  

 Menceritakan masa sekolahnya, Heru lulus pada 1998. Pada tahun itu ia sempat mencoba mendaftarkan diri mengikuti Akmil, hanya sayang belum tercapai. Tak patah arang, di tahun selanjutnya, 1999 ia pun kembali mencoba dan berhasil. Heru berhasil lulus pada 2002. 

Selain termotivasi melihat para senior di sekolahnya yang diterima di Akmil dan Akpol (Akademi Polisi), dukungan orangtua, apalagi kakaknya juga seorang anggota polisi membuatnya mantap memilih sebagai prajurit TNI AD.  

Dipercaya sebagai Danyonzipur 17/Ananta Dharma, ia berharap bisa mempersembahkan prestasi terbaik. Bukan hanya dengan mengikuti berbagai perlombaan militer tapi juga mengikuti berbagai kegiatan sosial, keagamaan maupun keamanan di sekitar lingkungan masyarakat.   

“Melanjutkan kinerja komandan sebelumnya, dan meningkatkan yang ada. Apalagi Pangdam memberikan atensi terhadap Yonzipur ,” ucapnya. (lil/ms/k18)


BACA JUGA

Senin, 18 November 2019 12:04

Penerimaan CPNS 2019, 200 Pendaftar, Baru 7 Kirim Berkas

BALIKPAPAN—Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 di lingkungan Pemkot…

Senin, 18 November 2019 11:30
Meriahnya Festival Ayo Gerak 2019 di Lapangan Merdeka

Tak Menang Tetap Senang, Terpenting Terapkan Hidup Sehat

Beragam senam, dari SKJ Djadoel 2018, poco-poco, aerobik hingga zumba…

Senin, 18 November 2019 11:29

Hari Kerja Maupun Akhir Pekan Padat Merayap di Km 5 dan Kawasan Damai

Kemampuan masyarakat membeli kendaraan, roda dua dan empat --bahkan lebih…

Senin, 18 November 2019 11:18

97 Satwa Dilindungi Disita KLHK

BALIKPAPAN – Sedikitnya 97 satwa dilindungi yang diduga diperdagangkan disita…

Senin, 18 November 2019 09:47

Jangkau PRSE, Dissos Bidik Kube

BALIKPAPAN – Tidak hanya mengurus anak telantar dan lansia, Dinas…

Senin, 18 November 2019 09:43

Satgas AMB Lidik ke Kaltim, Juga Incar Pelaku Judi Bola

Satgas AMB berkunjung ke Balikpapan. Mereka berkoordinasi agar dapat mengawasi…

Senin, 18 November 2019 09:30

Kisah Sersan Mayor yang Menjadi Perajin, Tak Ada Latihan, Cuma Lihat-Lihat

Usia bukan tolok ukur semangat juang. Seperti Asiman, yang pantang…

Senin, 18 November 2019 09:28

Warna Baru Fashion Pria

SEJUMLAH penggiat fashion memadati Borneo Bay Park di Plaza Balikpapan…

Sabtu, 16 November 2019 11:34

BALIKPAPAN MEMANG TOP..!! Ada Ruang Terbuka Dilengkapi Wifi, Cek Nih Ada 6 Lokasi

Predikat Balikpapan sebagai kota yang nyaman untuk ditinggali makin terasa.…

Sabtu, 16 November 2019 11:32

Jual Ayam dan Telur Harus Ditimbang, Tak Boleh Lagi Per Ekor dan Per Butir

BALIKPAPAN – Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah mengimbau kepada pedagang khususnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*