MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 20 Agustus 2019 13:18
Lebih Dekat dengan Mayor Czi Heru Aprianto, Danyonzipur 17/ Ananta Dharma

Wabah Muntaber hingga Deru Senjata OPM

Mayor Czi Heru Aprianto

PROKAL.CO, Hampir sepekan, Mayor Czi Heru Aprianto dipercaya menjadi Danyonzipur 17/Ananta Dharma. Ia bukanlah orang baru di lingkungan Kodam VI/Mulawarman. 

 

Banyak cerita tak terlupakan sejak Heru lulus Akademi Militer (Akmil) di Magelang pada 2002. Melanglang buana ke berbagai daerah. Dari perbatasan hingga akhirnya kembali menetap di Kota Minyak. Heru menggantikan Letnan Kolonel Czi Pabate yang kini dipercaya menjabat Dandim 0909/Sangatta.

 Anak kedua dari tiga bersaudara ini bercerita, lulus Akmil, ia langsung bergabung dengan Koramil 1710-03/Kuala Kencana, Timika. 

Lalu menuju Bumi Borneo. Sebab tidak hanya di Kaltim 2004-2010, ia pernah pula ditugaskan ke Kalsel pada 2010-2012. Lalu di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) 2012-2016, sebelum mengikuti pendidikan kembali Seskoad selama 11 bulan. 

Pada 2017 Heru kembali ke Balikpapan menjadi Pabandya Lid Sinteldam VI Mulawarman lalu diangkat oleh Pangdam VI/Mulawarman. Mayjen TNI Subiyanto menduduki posisinya saat ini, yakni Komandan Yonzipur 17/Ananta Dharma. 

Dari sekian kenangan, Heru sempat khawatir kondisi kedua anaknya yang mengalami muntaber saat dirinya ditugaskan ke Kupang. 

“Kurang lebih 5 bulan, kedua anak saya sempat ikut ke Kupang namun di sana diserang muntaber dan menjalani perawatan. Saking banyak pasien, oleh pemerintah setempat ditetapkan kondisi KLB (kondisi luar biasa). Karena saya tidak ingin terjadi hal buruk, saya putuskan anak dan istri kembali ke Jawa, dan terpaksa LDR (long distance relationship/ hubungan jarak jauh) sementara,” ujar pria kelahiran Madiun, 1 April 1978 ini.   

 

Ada hal lain yang tak mudah dilupakan, ketika bertugas di Timika, Papua. Seperti halnya di daerah perbatasan Kalimantan, banyak sekali permasalahan yang dihadapi para prajurit yang bertugas. Bukan hanya masalah pelanggaran, tapi rawan akan konflik senjata. Terutama konflik dengan gerombolan bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM). 

Dipastikan hampir setiap hari deru senjata terdengar dari hutan yang mengelilingi wilayah tersebut. Tapi sulit bagi prajurit TNI AD menangkap OPM, dikarenakan mereka berasal dan hidup membaur dengan masyarakat sekitar. “Mau dimanapun itu, namanya tugas mesti dihadapi,” ujar lulusan SMA 1 Caruban, Madiun ini.  

 Menceritakan masa sekolahnya, Heru lulus pada 1998. Pada tahun itu ia sempat mencoba mendaftarkan diri mengikuti Akmil, hanya sayang belum tercapai. Tak patah arang, di tahun selanjutnya, 1999 ia pun kembali mencoba dan berhasil. Heru berhasil lulus pada 2002. 

Selain termotivasi melihat para senior di sekolahnya yang diterima di Akmil dan Akpol (Akademi Polisi), dukungan orangtua, apalagi kakaknya juga seorang anggota polisi membuatnya mantap memilih sebagai prajurit TNI AD.  

Dipercaya sebagai Danyonzipur 17/Ananta Dharma, ia berharap bisa mempersembahkan prestasi terbaik. Bukan hanya dengan mengikuti berbagai perlombaan militer tapi juga mengikuti berbagai kegiatan sosial, keagamaan maupun keamanan di sekitar lingkungan masyarakat.   

“Melanjutkan kinerja komandan sebelumnya, dan meningkatkan yang ada. Apalagi Pangdam memberikan atensi terhadap Yonzipur ,” ucapnya. (lil/ms/k18)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 10:47

Sembilan Tahun Cuma Dapat Angin PDAM

APA yang dialami warga Gunung Guntur Asri terasa mengecilkan kesusahan…

Jumat, 20 September 2019 10:39

Tahapan Pilwali 2020 Dimulai, KPU Dapat Dana Hibah Rp 53,9 M

BALIKPAPAN – KPU Balikpapan, Kamis (19/9) menandatangani naskah perjanjian hibah…

Jumat, 20 September 2019 10:36

Hari Ini, Jalan Minyak Ditutup 3 Jam, Ada Apa Ya....

BALIKPAPAN– Pertamina Refinery Unit V Balikpapan, Jumat (20/9) akan melaksanakan…

Kamis, 19 September 2019 11:07

Dalam Kelas Pun Pakai Masker

BALIKPAPAN- Mengantisipasi dampak kabut asap yang akhir-akhir ini terasa mengganggu,…

Kamis, 19 September 2019 11:07

Tak Ada PDAM Air Bendali Pun Jadi

DEMI menjamin terpenuhinya kebutuhan akan air bersih, sejumlah pengembang tak…

Kamis, 19 September 2019 10:57

Produksi IPAM Tak Maksimal

Ditargetkan bisa memproduksi air bersih hingga 50 liter per detik,…

Kamis, 19 September 2019 10:54

MAKIN LENGKAP..!! Bangun Kebun Lai di KRB, Pengunjung Bisa Memetik

BALIKPAPAN- Ke depan Kebun Raya Balikpapan (KRB) akan dikembangkan menjadi…

Rabu, 18 September 2019 14:03

TERLALU..!! Sudah Mencabuli, Juga Ancam Penjarakan Orangtua Korban

BALIKPAPAN – Setelah sepekan kasusnya bergulir, Polda Kaltim akhirnya bersuara…

Rabu, 18 September 2019 13:43

Residivis Gondol 19 Motor, Incar yang Tak Berkunci Setang

BALIKPAPAN – Bukannya bertobat setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan, SA…

Rabu, 18 September 2019 13:40
Lagi-Lagi Sabu dari Malaysia

Sabu Rp 9 M Terobos Kaltim, Mau Diedarkan di Samarinda dan Sulawesi

BALIKPAPAN – Narkoba jenis sabu asal Tawau, Malaysia kembali menyerbu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*