MANAGED BY:
SELASA
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 20 Agustus 2019 12:35
Nelayan Pun Disertifikasi

Harus Paham Aspek Keselamatan, Keamanan, dan Pencemaran

Nelayan di Manggar, Balikpapan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Bukan cuma tenaga pengajar, nelayan pun harus disertifikasi. Ini sesuai rencana Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Seiring itu Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan bersama Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar memberikan diklat dasar-dasar keselamatan kapal tradisional atau basic safety training. Khususnya untuk nelayan yang berlayar dengan jarak maksimum 60 mil laut atau setara 100 kilometer.

Diklat dasar berlangsung 19-24 Agustus di Kota Minyak. Sebanyak 200 nelayan dari Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU) tercatat sebagai peserta. Sebelumnya pada diklat angkatan pertama, melibatkan 400 nelayan. Jadi, total nelayan yang akan mendapatkan sertifikat tak kurang 600 orang.

Mereka terbagi dalam dua profesi, yakni nautika atau petugas dek kapal, dan motoris yang mengurus bagian teknisi mesin. Setelah menyelesaikan pelatihan nelayan mendapat sertifikat sebagai bukti telah mendapat ilmu seputar kepelautan.

Terutama memahami tiga aspek penting selama berlayar. Yakni keselamatan, keamanan, dan pencemaran. Sertifikasi diharapkan membuat nelayan bisa bekerja lebih profesional.

Kepala KSOP Balikpapan Jhonny Runggu Silalahi mengatakan, materi pelatihan berkait aturan yang berlaku bagi nelayan.

“Misalnya larangan mengikat kapal di rambu karena bisa rusak atau bergerak. Lalu tidak boleh mencari ikan di alur pelayaran,” ucapnya. Selanjutnya peraturan saat memancing dan pengenalan daerah tangkapan. Sementara PIP Makassar akan memberikan pelatihan untuk sisi keselamatan.

Contohnya bagaimana nelayan harus bertindak saat menghadapi keadaan darurat dan penyelamatan diri. Kegiatan ini juga sekaligus memfasilitasi nelayan untuk punya wadah komunikasi dan bertanya soal aturan tersebut. Sehingga nelayan bisa mengetahui apa saja tanggung jawab dan kewajibannya selama berlayar.

Salah satu contoh soal pencemaran, nelayan tidak boleh membuang minyak atau oli hasil mesin kapal langsung ke laut yang bisa merusak biota.

“Balikpapan termasuk minim, kemungkinan masih ada karena kita lihat di bawah air banyak biota yang rusak. Kami melakukan penanaman kembali terumbu karang,” ucapnya.

Sebagai informasi, pelatihan kepada nelayan diplot gratis. Syarat sebagai peserta hanya tidak boleh buta warna dan bisa baca tulis. “Harapannya dengan sertifikasi, nelayan mengetahui aturan bernavigasi yang baik. Hingga sadar untuk tidak berbuat kegiatan ilegal. Mereka sendiri juga memiliki nilai lebih sebagai sumber daya manusia di depan pemilik kapal,” tutupnya. (gel/ms/k15)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers