MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 20 Agustus 2019 11:03
Akses Jalan Jembatan Pulau Balang, Pemkab Harap Pemprov Segera Membangun

Tidak Mesti Lebar 50 Meter

Jembatan Pulau Balang. Pemprov diminta segera bangun akses jalan pendekat.

PROKAL.CO, PENAJAM – Peningkatan badan jalan akses menuju Jembatan Pulau Balang menyisakan 20 kilometer. Sehingga, memerlukan Rp 150 miliar menyelesaikan jalan yang rencananya dibangun dengan lebar 50 meter oleh Pemprov Kaltim. Rute tersebut meliputi Sungai Kecamatan Riko, Buli Minang dan Kostarud. Sehingga, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pun akan bersurat kepada provinsi agar segera menyelesaikan.

Ini disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Pemkab PPU Nicko Herlambang. Jalan tersebut, lanjut dia, merupakan jalan akses Jembatan Pulang Balang sesuai dengan perencananaan Pemprov Kaltim. “Kami akan usulkan kepada pemprov agar segera ditangani. Entah melalui APBD atau bankeu (bantuan keuangan),” ujarnya.

Dia berharap, pemprov segera membangun jalan fungsional dengan lebar 10 meter. Tidak mesti mengikuti perencanaan provinsi yang biayanya sangat besar. Sehingga tahap awal ini dikerjakan tanpa ada pembebasan lahan. “Kalau lebarnya 10 meter, sudah ada badan jalannya. Tidak perlu pembebasan lahan. Jika memaksa 50 meter (lebarnya), harus mengurus pembebasan lahan yang cukup banyak. Prosesnya akan lama,” kata dia.

Jika sudah terbanguna, dia memastikan jalan tersebut akan terkoneksi dengan Jembatan Tol Teluk Balikpapan. Di mana, rute yang dimaksud sudah sesuai dengan rencana pemprov. “Setidaknya ada peningkatan mutu jalan. Sekarang kan permukaan jalan masih tanah,” bebernya.

Sejauh ini, Pemkab PPU sudah mengeluarkan Rp 350 miliar melalui APBD 2016-2018. Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan badan jalan, yang meliputi Jalan Riko Gersik, Pantai Lango Satu dan Pantai Lango Dua. Lebarnya sudah 50 meter. “Yang jelas, kami harap pemprov membangun setidaknya lebarnya 10 meter. Kalau mau dilebarkan sesuai perencanaan, silakan saja. Tapi, diutamakan lebih dulu (10 meter), kan tidak perlu pembebasan lahan,” pungkasnya. (dq)

 


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 14:47

Sultan Sudah Ingatkan Belimbur dengan Baik

TRADISI belimbur atau siram-siraman yang terpusat di Keraton Kesultanan Kutai…

Senin, 16 September 2019 14:46

Jarak Pandang Terbatas, Transportasi di Sungai Jadi Bahaya

SENDAWAR–Kabut asap karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya…

Senin, 16 September 2019 12:33

Kutai Timur Dikepung Asap Tebal

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) marak terjadi. Dua peristiwa kebakaran…

Senin, 16 September 2019 12:32

Asap Makin Pekat, Sekolah Libur Tiga Hari

TANJUNG REDEB-Kabut asap yang semakin pekat, membuat Wakil Bupati Berau…

Senin, 16 September 2019 12:32

Lokalisasi Ilegal Tumbuh Liar, Akui Sulit Diawasi

SANGATTA-Penutupan lokalisasi Kampung Kajang, Sangatta Selatan, dilakukan sejak beberapa tahun…

Senin, 16 September 2019 12:30

Cagar Alam Menghambat Pengembangan Pelabuhan Laut Pondong

TANA PASER - Sejak isu calon ibu kota negara (IKN)…

Senin, 16 September 2019 12:28

2 Pekan, 1.030 Kendaraan Terjaring

TANA PASER - Pelanggaran selama Operasi Patuh Mahakam 2019 di…

Sabtu, 14 September 2019 23:25

Asap Ganggu Penerbangan, Jarak Pandang Membahayakan

Asap tebal menyelimuti Sendawar, Kutai Barat (Kubar). Beberapa penerbangan terpaksa…

Sabtu, 14 September 2019 23:23

Pencurian Mobil Terungkap, Pelaku Bekas Tetangga, Beraksi saat Kunci Tertinggal

AKSI pencurian mobil yang membuat geger warga Desa Kota Bangun…

Sabtu, 14 September 2019 23:21

Jembatan Keliran Hampir Rampung, Jalur Tabang Tersambung

TENGGARONG-Menjelang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Kukar di Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*