MANAGED BY:
RABU
01 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 19 Agustus 2019 20:13
Panglima TNI Pastikan Kondisi Manokwari Sudah Terkendali
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan kondisi di Manokwari, Papua, sudah terkendali, Senin (19/8) (Tika Hapsari for JawaPos.com)

PROKAL.CO,  Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto terus memantau kondisi di Manokwari, Papua, melalui jajarannya. Dia memastikan sampai siang tadi kondisi di sana sudah bisa dikendalikan. Massa unjuk rasa bisa dicegah sehingga tidak melakukan aksi anarkisme.

“Sampai siang tadi, saya terus pantau mulai pagi. Semuanya masih bisa dikendalikan,” ujar Hadi Tjahjanto di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad Batu Raja, Sumatera Selatan, Senin (19/8).

Lebih lanjut, Hadi Tjahjanto menerangkan, pihaknya belum mendapat laporan ada korban jiwa maupun luka fatal akibat unjuk rasa. Namun, TNI akan tetap memantau kondisi keamanan di Manokwari untuk mencegah terjadinya kericuhan.

“Kita berusaha untuk bisa membantu pemerintah daerah meredakan situasi yang sedang terjadi. Doakan saja,” ucapnya.

Mantan KSAU itu mengatakan akan terus melakukan komunikasi dengan tokoh masyarakat setempat. “Kita tetap merekatkan persatuan di wilayah dalam rangka menjaga stabilitas keamanan. Itu sangat penting, komunikasi,” tukas Hadi Tjahjanto.

Sebelumnya, intimidasi yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Tinur berbuntut panjang. Pada Senin (19/8) pagi WIT, kerusuhan pecah di Manokwari, Papua Barat. Sejumlah elemen masyarakat menggelar demonstrasi di sejumlah titik.

Dari video yang beredar, massa mulai melakukan pengerusakan sejumlah fasilitas. Bahkan terjadi aksi pembakaran benda-benda di tengah jalan. Aksi ini dilakukan karena mereka tak terima mahasiswa Papua mendapat intimidasi.

Sebelumnya, asrama mahasiswa di Kalasan, Surabaya, digerudug sejumlah massa. Kejadian ini dilatarbelakangi beredarnya sebuah video mahasiswa Papua mematahkan tiang bendera Merah Putih lalu dibuang ke selokan. Namun, belum ada kejelasan terkait kebenaran video tersebut. (jpc)


BACA JUGA

Rabu, 01 April 2020 14:55

DPR Tolak Darurat Sipil, Pemerintah Klarifikasi Darurat Sipil Bila Kondisi Memburuk

JAKARTA– Kebijakan darurat sipil memang diumumkan untuk mendampingi kebijakan Pembatasan…

Rabu, 01 April 2020 13:11

Akibat Covid-19, Orang Miskin Bisa Bertambah 11 Juta

JAKARTA– Belum usai pulih dari ketegangan perang dagang, badai ekonomi…

Rabu, 01 April 2020 12:46

Akhirnya, WNA Dilarang Masuk Indonesia

JAKARTA– Meningkatnya jumlah penderita Covid-19 membuat pemerintah mengambil kebijakan radikal…

Rabu, 01 April 2020 11:33

Perempuan Meninggal Diduga Karena Corona di Balikpapan, Ini Penjelasan Kadinkes Kaltim

SAMARINDA - Seorang pasien perempuan diduga terinfeksi virus Corona meninggal…

Selasa, 31 Maret 2020 19:23

Pasien Positif Corona di Balikpapan Sudah 15 Orang

SAMARINDA - Jumlah pasien positif virus Corona covid-19 di kota…

Selasa, 31 Maret 2020 15:46

Jalan Poros Ditutup, Siapkan Jam Malam

Pada Kamis, 2 April nanti, Pemkot Samarinda dijadwalkan akan melakukan…

Selasa, 31 Maret 2020 15:43

Beberapa Daerah di Kaltim Matangkan Pertimbangan Karantina Wilayah

BAIK lockdown atau karantina wilayah untuk menangani pandemi Covid-19 bukanlah…

Selasa, 31 Maret 2020 15:42

Pasien Covid-19 Meninggal, Keluarga Ikhlas

PONDOK Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Quran Al Ikhsan Banjarmasin berduka. Pimpinan…

Selasa, 31 Maret 2020 15:39
Pereng Taliq, Daerah Penyangga IKN yang Masih Terbelakang (4-Habis)

Tarik Minat Anak Sekolah, Potensi dari Padi Gunung

Akses penghubung Penajam Paser Utara (PPU) ke Kutai Barat (Kubar)…

Selasa, 31 Maret 2020 14:52

PMI di Malaysia Terdampak Lock Down, Semakin Sulit Dapat Bantuan

JAKARTA- Kondisi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia semakin sulit.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers