MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Senin, 19 Agustus 2019 11:12
Pesta Pernikahan Berubah Petaka

Bom Bunuh Diri Tewaskan 63 Orang

Bom bunuh diri kembali meledak di Kabul.

PROKAL.CO, KABUL–Seharusnya para tamu undangan dan kerabat di Kabul, Afganistan, ini menghabiskan malam untuk berpesta merayakan pernikahan, Sabtu (17/8). Tidak disangka, pesta tersebut dirusak oleh bom bunuh diri. Serangan itu masuk ke daftar serangan teror terparah tahun ini.

“Serangan tersebut mengubah kebahagiaan menjadi duka,” ujar Mirwais, mempelai pria dalam perayaan pernikahan itu, kepada Tolo News kemarin (18/8).

Pemuda tersebut benar-benar terpukul. Kerabat, teman, dan saudara kandungnya tewas di depan matanya. Perempuan yang baru dinikahinya berkali-kali pingsan. Senyum yang ditebar saat pesta baru dimulai sore hari itu pun lenyap.

Seharusnya, pernikahan Mirwais menjadi resepsi besar-besaran. Keluarga kedua mempelai mengundang 1.200 tamu. Mereka berencana untuk bergembira semalam suntuk. Hari kian gelap, pengunjung tidak kunjung surut.

“Tamu pernikahan sedang asyik berjoget saat ledakan terjadi. Setelah itu, teriakan dan tangisan ada di mana-mana,” ujar Munir Ahmad, tamu pesta, kepada Agence France-Presse. Pemuda 23 tahun itu kehilangan sepupunya dalam tragedi tersebut.

Menurut BBC, bom meledak pukul 22.40 waktu setempat. Ledakan itu terjadi di wilayah barat Kabul. Masyarakat dengan paham Syiah merupakan mayoritas di wilayah tersebut.

Menurut budaya lokal, perayaan pernikahan bakal berjalan berjam-jam. Tamu pria dan perempuan disediakan ruangan masing-masing. Pelaku bom bunuh diri melakukan aksinya di ruang untuk tamu pria. Karena itu, sebagian besar korban merupakan laki-laki.

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Nasrat Rahimi menyatakan, setidaknya 63 korban tewas dan 182 lainnya terluka. “Di antara korban luka, terdapat perempuan dan anak-anak,” imbuh Rahimi.

Presiden Afganistan Ashraf Ghani meminta setiap lembaga agar membantu penyembuhan korban selamat. Dia juga berencana untuk melakukan pengetatan keamanan di lokasi-lokasi rentan. “Serangan kemarin (Sabtu) sangat tidak manusiawi. Doa saya kepada korban serangan barbar itu,” ungkapnya melalui akun Twitter pribadinya.

Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Taliban yang biasanya menjadi aktor utama serangan bom bunuh diri pun mengelak. Jubir Taliban Zabihullah Mujahid justru mengutuk serangan itu. “Tak ada pembenaran dalam serangan yang menargetkan perempuan dan anak-anak,” ungkapnya melalui pesan singkat.

Serangan tersebut terjadi saat Taliban dan Amerika Serikat (AS) sedang melakukan finalisasi perjanjian perdamaian. Jumat lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa akhir perundingan semakin dekat.

Menurut CNN, kesepakatan itu bakal melibatkan penarikan 8.000–15.000 personel militer dari Afganistan. Dengan syarat tersebut, Taliban berjanji berhenti melindungi organisasi militan seperti Al Qaeda dan ISIS di Afganistan. Yang menjadi masalah, kesepakatan itu murni antara Taliban dan Pemerintah AS. Mereka tidak melibatkan pemerintahan Ashraf Ghani. (bil/c22/JPG/rom/k8)


BACA JUGA

Kamis, 19 September 2019 12:55

Pemilu Israel, Kubu Petahana Kalah Satu Kursi

Partai Likud dan Kahol Lavan bisa dipaksa membentuk pemerintahan bersama.…

Kamis, 19 September 2019 12:53

Hindari Tragedi, Selandia Baru Batasi Senjata

WELLINGTON–Pemerintah Selandia Baru memenuhi janjinya. Akhir pekan lalu, mereka mengusulkan…

Kamis, 19 September 2019 12:52

Putin Sedot Perhatian pada Pertemuan dengan Iran dan Turki

Pertemuan trilateral di Ankara, Turki, seperti menjadi panggung Vladimir Putin.…

Rabu, 18 September 2019 13:18

Kereta Tergelincir, Pemerintah Enggan Berspekulasi

Kereta penumpang tergelincir di Hong Kong, Selasa (17/9). Pada jam…

Selasa, 17 September 2019 17:12

Tatkala Tangan Menelusup

Para pegulat pehliva ini selalu sukses menarik perhatian khalayak. Lewat…

Selasa, 17 September 2019 17:04

Buntut Serangan Drone Iran, AS Siap Membalas

Amerika Serikat mengklaim ada 19 target yang terdampak serangan. Sementara…

Selasa, 17 September 2019 17:03

Derita Penduduk Jammu dan Kashmir setelah Blokade Sebulan

Sejak otonomi dan status khusus Jammu dan Kashmir dicabut 5…

Selasa, 17 September 2019 17:02

Menabrak Batu, Kapal Terbalik

NEW DELHI – Madhavilatha begitu terpukul. Dia kehilangan suami dan…

Senin, 16 September 2019 15:12

Kabut Asap Serang Malaysia, Pemerintah Liburkan 300 Sekolah

 Pemerintah Malaysia terpaksa meliburkan 300 sekolah di Negara Bagian Johor…

Senin, 16 September 2019 14:34

NGERI..!! Perang Kartel Narkoba, Puluhan Mayat Dibuang di Sumur

MEXICO CITY– Pemerintah Meksiko mengonfirmasi penemuan 44 jenazah di sumur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*