MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 19 Agustus 2019 11:01
Tiga Partai Bentuk Koalisi, Akui Bukan Oposisi
KOALISI BARU: Perwakilan tokoh dari tiga parpol saat konferensi pers. Lela Ratu Simi/KP

PROKAL.CO, Empat hari setelah pelantikan anggota DPRD Kutai Timur, sejumlah partai sepakat berkoalisi.

 

SANGATTA–Fraksi gabungan itu bernama Amanat Keadilan Berkarya (AKB). Dibentuk dari tiga partai, yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Berkarya, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua DPD PAN Kutim Bakrie Hadi mengatakan, tujuan pembentukan fraksi AKB, selain untuk menghimpun tujuh kursi yang tergabung, juga dapat lebih mementingkan kebutuhan masyarakat Kutim.

Susunan fraksi itu terdiri dari ketua Asmawardi (PAN), wakil ketua Apansyah (Berkarya), dan sekretaris Jimmy (PKS). Sedangkan anggotanya terdiri dari Yosef Udau (PAN), Basti Sangga Langi (PAN), Agusriansyah Ridwan (PKS), dan Masdari Kidang (Berkarya).

 "Kami ingin memberi kontribusi daerah. Adanya gabungan fraksi ini tercetus sekira dua bulan lalu, tepatnya sebelum Ramadan. Kami tidak oposisi tidak juga keberpihakan pada pemerintah. Jika ada yang baik kami lakukan, kalau tidak kami kontrol," katanya dalam konferensi pers di Hotel Royal Victoria Sangatta, Minggu (18/8).

Untuk membangun komunikasi yang baik, pihaknya akan berkoordinasi dengan fraksi lain. Dia memilih berkoalisi dengan dua partai lainnya dengan alasan memiliki kesamaan mimpi dan pemikiran.

"Kami ingin memberi kontribusi untuk daerah, seperti budgeting, controlling, dan undang-undang. Dinamika yang ada di AKB ini bisa jadi peringatan dini kepada pemerintah. Untuk masyarakat juga bisa mengajukan aspirasinya kepada kami," terang dia.

Di tempat yang sama, ketua AKB bertekad ingin memajukan budaya daerah, terlebih di Kutim sendiri ciri khas semakin terkikis. Sehingga sejumlah pola pikir akan ia tuangkan dalam rapat dewan ke depan.

"Kami ingin membangun museum dan lamin adat Kutai. Saya miris, daerah kita sendiri tidak dikenal. Kami ingin membangun, nanti dengan komunikasi bersama kepala adat. Saya juga berharap pelantikan ke depannya menggunakan pakaian adat," jelasnya. (*/la/ypl/k8)

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 12:03

1 Pelaku Karhutla Diungkap Polres Paser

TANA PASER - Satu tersangka pelaku pembakar hutan dan lahan…

Sabtu, 21 September 2019 12:01

Kabut Asap Belum Ganggu Aktivitas Lalu Lintas Air

Aktivitas pelayaran di Bumi Batiwakkal tidak mengalami kendala meski kabut…

Sabtu, 21 September 2019 11:58

THM Itu Bukan Milik Polisi

SANGATTA-Beberapa hari lalu, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Sabtu, 21 September 2019 11:46

DUH, MIRIS..!! Tiga Kelurahan Masih Membara

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Penajam Paser Utara…

Jumat, 20 September 2019 11:49

Sangkima Kesulitan Air Bersih, Sungai Mengering Hingga Tak Bisa Dilintasi Kapal

Musim kemarau semakin terasa dampaknya bagi warga Kutim. Tak hanya…

Kamis, 19 September 2019 13:16

Ada Kampung Narkoba yang Baru

SAMARINDA–Dalam waktu semalam, tepatnya Jumat (13/9), Polsek Samarinda Ulu berhasil…

Kamis, 19 September 2019 13:11

Kutim Siap Swasembada Pangan

Pusat pemerintahan Indonesia sudah diputuskan di Kaltim. Targetnya, sebelum 2024…

Kamis, 19 September 2019 13:10

Nestapa Atlet Berprestasi, Hampir Setahun, Bonus 14 Cabor Tak Kunjung Cair

SANGATTA-Banyak atlet yang membela Kutim mempersembahkan medali. Namun, janji bonus…

Kamis, 19 September 2019 13:10

Muharram Kembalikan Berkas ke PDIP

TANJUNG REDEB–Tahapan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati yang…

Kamis, 19 September 2019 12:57

Pilkada Kukar, Sudah Dua Perahu Terbentuk

Koalisi PAN, PKS, dan PPP dikabarkan telah membentuk satu perahu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*