MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 19 Agustus 2019 11:01
Tiga Partai Bentuk Koalisi, Akui Bukan Oposisi
KOALISI BARU: Perwakilan tokoh dari tiga parpol saat konferensi pers. Lela Ratu Simi/KP

PROKAL.CO, Empat hari setelah pelantikan anggota DPRD Kutai Timur, sejumlah partai sepakat berkoalisi.

 

SANGATTA–Fraksi gabungan itu bernama Amanat Keadilan Berkarya (AKB). Dibentuk dari tiga partai, yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Berkarya, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua DPD PAN Kutim Bakrie Hadi mengatakan, tujuan pembentukan fraksi AKB, selain untuk menghimpun tujuh kursi yang tergabung, juga dapat lebih mementingkan kebutuhan masyarakat Kutim.

Susunan fraksi itu terdiri dari ketua Asmawardi (PAN), wakil ketua Apansyah (Berkarya), dan sekretaris Jimmy (PKS). Sedangkan anggotanya terdiri dari Yosef Udau (PAN), Basti Sangga Langi (PAN), Agusriansyah Ridwan (PKS), dan Masdari Kidang (Berkarya).

 "Kami ingin memberi kontribusi daerah. Adanya gabungan fraksi ini tercetus sekira dua bulan lalu, tepatnya sebelum Ramadan. Kami tidak oposisi tidak juga keberpihakan pada pemerintah. Jika ada yang baik kami lakukan, kalau tidak kami kontrol," katanya dalam konferensi pers di Hotel Royal Victoria Sangatta, Minggu (18/8).

Untuk membangun komunikasi yang baik, pihaknya akan berkoordinasi dengan fraksi lain. Dia memilih berkoalisi dengan dua partai lainnya dengan alasan memiliki kesamaan mimpi dan pemikiran.

"Kami ingin memberi kontribusi untuk daerah, seperti budgeting, controlling, dan undang-undang. Dinamika yang ada di AKB ini bisa jadi peringatan dini kepada pemerintah. Untuk masyarakat juga bisa mengajukan aspirasinya kepada kami," terang dia.

Di tempat yang sama, ketua AKB bertekad ingin memajukan budaya daerah, terlebih di Kutim sendiri ciri khas semakin terkikis. Sehingga sejumlah pola pikir akan ia tuangkan dalam rapat dewan ke depan.

"Kami ingin membangun museum dan lamin adat Kutai. Saya miris, daerah kita sendiri tidak dikenal. Kami ingin membangun, nanti dengan komunikasi bersama kepala adat. Saya juga berharap pelantikan ke depannya menggunakan pakaian adat," jelasnya. (*/la/ypl/k8)

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers