MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Senin, 19 Agustus 2019 10:06
Plus-Minus Alat Kontrasepsi, Tidak Berisiko, Sesuaikan Kebutuhan
PELUANG KECIL: Metode kontrasepsi non-hormonal merupakan cara yang paling aman di antara metode lainnya. Kendati demikian, dr Anggit mengatakan, persentase keberhasilan tidak sebesar kontrasepsi hormonal. (ISTOCKPHOTO.COM)

PROKAL.CO, Ada beberapa pasangan yang menunda kehamilan. Alasannya beragam, mulai pendidikan, karier, hingga keadaan ekonomi keluarga. Dalam kondisi tersebut, keberadaan alat kontrasepsi diharapkan dapat membantu. Kendati demikian, sebelum menggunakan ada baiknya mengenalinya terlebih dahulu.

 

ALAT kontrasepsi dibagi menjadi dua sesuai cara kerja. Hormonal dan non-hormonal. Hal itu dijelaskan dr Muhammad Anggit Nugroho SpOg. Kontrasepsi hormonal umumnya mengandung kombinasi progestin dan estrogen, atau progesteron saja. Sementara itu, non-hormonal merupakan prosedur tanpa metode hormon atau dengan cara alami. Seperti metode kalender dan amenore laktasi.

Jika seorang ibu menggunakan metode hormon, dia bisa mengalami menstruasi. Sedangkan bila menggunakan non-hormonal, tidak akan menstruasi. Metode hormonal pun berdampak pada produksi ASI (air susu ibu), jadi tidak disarankan untuk ibu menyusui.

“Kebalikan dari kontrasepsi hormonal, jenis non-hormonal aman dan bisa digunakan meski menyusui. Hanya saja, persentase ketepatan dan keberhasilannya masih minim, jadi masih berisiko hamil,” jelas Anggit.

Kontrasepsi hormonal terbagi menjadi tiga jenis, yakni kontrasepsi temporer, permanen, dan penghalang fisik. Umumnya yang diketahui yakni pil KB yang mengandung hormon progesteron dan pil kombinasi.

Ada pula suntik KB, Anda dapat memilih suntikan per tiga bulan, suntikan progesteron. Atau, suntikan kombinasi antara hormon progesteron dan estrogen yang disuntik setiap bulan.

Ada juga jenis implan, alat kontrasepsi berbentuk strip yang ditanam di bawah kulit. Juga, intra uterine device (IUD) atau yang sering disebut spiral. Alat kontrasepsi ini sejenis tembaga, tetapi dilapisi hormon progesteron. Anggit mengatakan, kontrasepsi yang paling “bijaksana dan aman” yakni spiral.

“Dari setiap alat kontrasepsi temporer itu bagus semua. Dengan tingkat kegagalan kurang dari 2 persen. Namun, saya menyarankan menggunakan IUD. Sebab, jangka waktunya cukup panjang, lima tahun. Jika sewaktu-waktu Anda ingin hamil, tinggal diambil saja,” paparnya.

Nah, masyarakat lebih awam dengan jenis kontrasepsi penghalang fisik. Di antaranya kondom, spermisida, dan diafragma. Ketiga jenis ini disederhanakan sebagai alat pengaman yang digunakan sebelum berhubungan seksual.

Untuk jenis kontrasepsi permanen ada tubektomi, ligasi tuba, implan tuba, dan elektrokoagulasi tuba. Sedangkan pada pria dapat melakukan prosedur vasektomi.

“Pasangan yang ingin melakukan kontrasepsi permanen itu sedikit. Bahkan bisa dihitung jari, sebab mayoritas hanya ingin menunda. Bukan enggak bisa hamil lagi,” bebernya.

Anggit memberi contoh dampak kontrasepsi hormonal yang sering terjadi, umumnya abnormal uterus bleeding (AUB, atau pendarahan abnormal uterus), obesitas, melasma, dan acne vulgaris (jerawat). “Risiko sebenarnya tidak ada, yang ada hanya kekurangan dari masing-masing alat kontrasepsi,” jelasnya.

Semua kembali pada masing-masing pasangan, ingin menggunakan kontrasepsi jenis apa. Menyesuaikan kebutuhan. (*/nul*/tam/ljkp*/rdm2/k8)


BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 09:34

Eksim pada Anak, Pakai Handuk Jangan Digosok

Kebanyakan anak atau bayi memiliki kulit sensitif. Banyak faktornya. Orangtua…

Senin, 23 September 2019 09:32

Tubuh Lembap, Jamur Mudah Datang

TAK hanya eksim yang mengganggu kondisi dalam beraktivitas. Dikenal pula…

Senin, 16 September 2019 10:44

Dipuji Tidak Terbang, Dicaci Tidak Tumbang

Ragu melangkah keluar, menghadapi hal yang belum pasti. Semua orang…

Senin, 16 September 2019 10:43

Seimbangkan Dua Kewajiban

JABATAN general manager (GM) tidak pernah dikejar oleh Jenny Marini.…

Senin, 16 September 2019 10:41

Sarkoma Ewing, Kanker Tulang Mematikan

Merupakan momok paling menakutkan bagi masyarakat. Di antara jenis kanker,…

Senin, 16 September 2019 10:39

Sarkoma Ewing Rentan Menyerang Anak-Anak

TERBENTUK dari tumor ganas yang melekat pada tulang atau jaringan…

Senin, 16 September 2019 10:35

Panic Attack, Sering Dikira Serangan Jantung

Serangan cemas yang tiba-tiba serta ada fase puncaknya. Namun akan…

Senin, 16 September 2019 10:34

Tekanan yang Membuat Out of Control, Merasa Akan Segera Mati

TEKANAN yang begitu besar datang menjelang proses penyusunan tesis. Sehingga…

Senin, 16 September 2019 10:19

Crispy Meat Lover Pizza, Renyah Tipis Topping Melimpah

Kehadirannya begitu populer dan jadi favorit. Pernahkah Anda menemukan piza…

Senin, 16 September 2019 10:18

Tempe Gami Penuh Cinta

Oleh: Ananda Ayu Anastashia, warga Samarinda Bahan: 5 buah cabe…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*