MANAGED BY:
SABTU
04 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 19 Agustus 2019 10:05
Bangun Keluarga Sejahtera dengan Melek Pentingnya Kontrasepsi
REKOMENDASI: Dari sekian banyak jenis kontrasepsi, alat yang paling bijak dan aman adalah sprial. Sebab, tingkat kegagalannya hanya 2 persen dan durasi bertahan cukup lama. (PEXELS.COM)

PROKAL.CO, PERTUMBUHAN penduduk yang tidak terkendali bisa menjadi beban negara dalam berbagai hal. Untuk menekan laju pertumbuhan penduduk, edukasi penggunaan kontrasepsi jangka panjang merupakan cara efektif.

Ketua Bidang Keluarga Berencana, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sudibyo mengatakan, pihaknya gencar melakukan edukasi. Dia mengatakan, survei demografi kesehatan Indonesia pada 2017 menunjukkan penggunaan alat kontrasepsi modern semakin menurun pada segmen usia muda. Yaitu, 17 hingga 29 tahun.

“Akhirnya hal ini jadi berpengaruh pada tingginya kehamilan pasangan muda di Indonesia. Kalau diperkirakan mencapai 500 ribu kehamilan setiap tahunnya,” jelas dia.

Beberapa penyebab utama menurunnya penggunaan kontrasepsi, yaitu rendahnya pengetahuan anak muda terhadap kesehatan reproduksi. Juga, kurangnya akses terhadap informasi yang akurat dan tepercaya tentang kontrasepsi.

Kegiatan edukasi alat kontrasepsi dilakukan demi tercapainya keluarga sejahtera. Tak hanya itu, edukasi yang mendukung program dua anak lebih baik juga mampu meminimalkan risiko yang dihadapi ibu hamil.

“Dari segi kesehatan sang ibu, anak pertama dan kedua memang tercatat sebagai jumlah dengan proses kelahiran paling aman,” tambahnya.

Selain jumlah anak, Sudibyo menyarankan, pasutri memberi jarak antara kelahiran anak pertama dan kedua. Sekitar dua hingga empat tahun, untuk pertumbuhan anak yang lebih baik.

“Dengan jarak tersebut, anak pertama diharapkan mendapatkan pengasuhan yang lebih baik. Khususnya pada dua tahun pertama kelahiran, sebab masih dalam fase usia emas bagi pertumbuhan anak,” ungkapnya.

Sudibyo menjelaskan, jika salah satu kendala terbesar dalam mengedukasi masyarakat adalah karakter pasutri muda yang masih percaya dengan hal-hal mitos yang rancu. Misal suntik atau mengonsumsi obat KB, badan menjadi gemuk.

Padahal, semua bergantung pada reseptor tubuh masing-masing. Jika menjalani pola hidup sehat, maka tidak akan mengalami kenaikan berat badan. Kemudian, mitos lainnya yakni jika menggunakan jenis IUD atau spiral yang dipasang di rahim. Bahwa, alat tersebut dapat berpindah tempat.

IUD tidak dapat berpindah tempat, namun perlu kontrol untuk mengecek lokasinya. Sebab itu, penting untuk melakukan pemeriksaan rutin setahun sekali ke bidan atau dokter jika ada keluhan.

Pemerintah melalui BKKBN, terus berupaya mengedukasi masyarakat agar lebih sadar tentang pentingnya perencanaan keluarga dengan metode kontrasepsi yang hasilnya tentu lebih efektif dan efisien.

“Kami juga berharap, pasangan yang akan menikah nantinya lebih aktif mencari tahu mengenai informasi yang akurat seputar kontrasepsi dari sumber yang tepercaya. Sehingga tidak mudah termakan mitos tentang kontrasepsi," tandasnya. (*/nul*/rdm2/k8)


BACA JUGA

Minggu, 22 Maret 2020 12:58

Ini Kiat Atasi Rasa Stres dan Panik Akibat Wabah Virus Korona

Stres bisa menurunkan sistem imun seseorang. Sehingga ketika stres, berbagai…

Minggu, 22 Maret 2020 12:56

Biasakan Anak Sikat Gigi di Malam Hari, Manfaatnya Besar Lho...

Mendidik anak untuk rajin sikat gigi di malam sangat baik…

Rabu, 18 Maret 2020 01:29

Spageti Nusantara hingga Olahan Serba Kambing

Ada banyak cara mengolah makanan. Termasuk fusion food atau memadukan…

Rabu, 18 Maret 2020 01:24

Nongkrong Asyik dengan Kudapan Enak

KONGKO di cafe yang berada di lantai delapan bangunan sambil…

Senin, 16 Maret 2020 14:56

17 Mitos Tangkal Virus Corona Dibantah WHO

WHO mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi dari…

Sabtu, 14 Maret 2020 20:52

Jus Pakcoy Segar hingga Wangi Kopi Hainan

USAI menikmati hidangan yang dikenal dengan gudang lemak, ada baiknya…

Sabtu, 14 Maret 2020 20:50

Olahan Buntut, Kenyangkan Perut

Tak hanya bagian dagingnya saja, beberapa orang juga terbius dengan…

Minggu, 08 Maret 2020 10:27

Bijaklah, karena Orang Bisa Berubah, Tapi Jejak Digital Tidak

BELAKANGAN jagad media sosial, terutama Twitter sempat dihebohkan dengan munculnya cuitan…

Kamis, 05 Maret 2020 17:36

Nikmat Aren dan Regal jadi Satu

SEJAK beberapa tahun belakang, minuman yang identik dengan rasa pahit…

Kamis, 05 Maret 2020 17:27

Nasgor Bubuhan, Spesial dengan Bumbu Kluwek

Informasi umum jika nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers