MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Senin, 19 Agustus 2019 10:05
Bangun Keluarga Sejahtera dengan Melek Pentingnya Kontrasepsi
REKOMENDASI: Dari sekian banyak jenis kontrasepsi, alat yang paling bijak dan aman adalah sprial. Sebab, tingkat kegagalannya hanya 2 persen dan durasi bertahan cukup lama. (PEXELS.COM)

PROKAL.CO, PERTUMBUHAN penduduk yang tidak terkendali bisa menjadi beban negara dalam berbagai hal. Untuk menekan laju pertumbuhan penduduk, edukasi penggunaan kontrasepsi jangka panjang merupakan cara efektif.

Ketua Bidang Keluarga Berencana, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sudibyo mengatakan, pihaknya gencar melakukan edukasi. Dia mengatakan, survei demografi kesehatan Indonesia pada 2017 menunjukkan penggunaan alat kontrasepsi modern semakin menurun pada segmen usia muda. Yaitu, 17 hingga 29 tahun.

“Akhirnya hal ini jadi berpengaruh pada tingginya kehamilan pasangan muda di Indonesia. Kalau diperkirakan mencapai 500 ribu kehamilan setiap tahunnya,” jelas dia.

Beberapa penyebab utama menurunnya penggunaan kontrasepsi, yaitu rendahnya pengetahuan anak muda terhadap kesehatan reproduksi. Juga, kurangnya akses terhadap informasi yang akurat dan tepercaya tentang kontrasepsi.

Kegiatan edukasi alat kontrasepsi dilakukan demi tercapainya keluarga sejahtera. Tak hanya itu, edukasi yang mendukung program dua anak lebih baik juga mampu meminimalkan risiko yang dihadapi ibu hamil.

“Dari segi kesehatan sang ibu, anak pertama dan kedua memang tercatat sebagai jumlah dengan proses kelahiran paling aman,” tambahnya.

Selain jumlah anak, Sudibyo menyarankan, pasutri memberi jarak antara kelahiran anak pertama dan kedua. Sekitar dua hingga empat tahun, untuk pertumbuhan anak yang lebih baik.

“Dengan jarak tersebut, anak pertama diharapkan mendapatkan pengasuhan yang lebih baik. Khususnya pada dua tahun pertama kelahiran, sebab masih dalam fase usia emas bagi pertumbuhan anak,” ungkapnya.

Sudibyo menjelaskan, jika salah satu kendala terbesar dalam mengedukasi masyarakat adalah karakter pasutri muda yang masih percaya dengan hal-hal mitos yang rancu. Misal suntik atau mengonsumsi obat KB, badan menjadi gemuk.

Padahal, semua bergantung pada reseptor tubuh masing-masing. Jika menjalani pola hidup sehat, maka tidak akan mengalami kenaikan berat badan. Kemudian, mitos lainnya yakni jika menggunakan jenis IUD atau spiral yang dipasang di rahim. Bahwa, alat tersebut dapat berpindah tempat.

IUD tidak dapat berpindah tempat, namun perlu kontrol untuk mengecek lokasinya. Sebab itu, penting untuk melakukan pemeriksaan rutin setahun sekali ke bidan atau dokter jika ada keluhan.

Pemerintah melalui BKKBN, terus berupaya mengedukasi masyarakat agar lebih sadar tentang pentingnya perencanaan keluarga dengan metode kontrasepsi yang hasilnya tentu lebih efektif dan efisien.

“Kami juga berharap, pasangan yang akan menikah nantinya lebih aktif mencari tahu mengenai informasi yang akurat seputar kontrasepsi dari sumber yang tepercaya. Sehingga tidak mudah termakan mitos tentang kontrasepsi," tandasnya. (*/nul*/rdm2/k8)


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 10:44

Dipuji Tidak Terbang, Dicaci Tidak Tumbang

Ragu melangkah keluar, menghadapi hal yang belum pasti. Semua orang…

Senin, 16 September 2019 10:43

Seimbangkan Dua Kewajiban

JABATAN general manager (GM) tidak pernah dikejar oleh Jenny Marini.…

Senin, 16 September 2019 10:41

Sarkoma Ewing, Kanker Tulang Mematikan

Merupakan momok paling menakutkan bagi masyarakat. Di antara jenis kanker,…

Senin, 16 September 2019 10:39

Sarkoma Ewing Rentan Menyerang Anak-Anak

TERBENTUK dari tumor ganas yang melekat pada tulang atau jaringan…

Senin, 16 September 2019 10:35

Panic Attack, Sering Dikira Serangan Jantung

Serangan cemas yang tiba-tiba serta ada fase puncaknya. Namun akan…

Senin, 16 September 2019 10:34

Tekanan yang Membuat Out of Control, Merasa Akan Segera Mati

TEKANAN yang begitu besar datang menjelang proses penyusunan tesis. Sehingga…

Senin, 16 September 2019 10:19

Crispy Meat Lover Pizza, Renyah Tipis Topping Melimpah

Kehadirannya begitu populer dan jadi favorit. Pernahkah Anda menemukan piza…

Senin, 16 September 2019 10:18

Tempe Gami Penuh Cinta

Oleh: Ananda Ayu Anastashia, warga Samarinda Bahan: 5 buah cabe…

Senin, 16 September 2019 10:16
Roti Gembung Barra dan Iced Chocolate Jelly

Sajian Hitam Serta Es Cokelat Nikmat

JIKA biasanya roti gembung berwarna cokelat kekuningan, di Swiss-Belhotel Borneo,…

Selasa, 10 September 2019 20:47

Si Hijau Spirulina, Turunkan Kolesterol dan Gula Darah

Warnanya khas. Hijau tua pekat. Berasal dari alga atau ganggang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*