MANAGED BY:
KAMIS
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Senin, 19 Agustus 2019 09:55
Denuklirisasi Kian Sulit, Jong-un Pantau Peluncuran Rudal
MASIH PANAS: Kim Jong-un mengawasi tes peluncuran rudal Jumat lalu, pertanda perundingan denuklirisasi akan sulit.

PROKAL.CO, Niat Korea Selatan berbicara dengan tetangganya dinilai sebuah kelancangan. Korea Utara menilai tak ada yang perlu dibicarakan.

 

Menjelang kunjungan utusan AS ke Korea Selatan pekan depan, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengawasi peluncuran rudal. Yang keenam kalinya, Jumat (16/8). Media pemerintah Korut menyatakan tindakan Kim akan mempersulit upaya denuklirisasi semenanjung Korea.

"Kerang Juche ditembakkan di hadapan pemimpin tertinggi," lapor Kantor Pusat Berita Korea (KCNA) yang dikutip Channel News Asia.

Dalam laporan tersebut, KCNA juga mengatakan hasil tes itu sempurna. Membantu memperkuat kepercayaan yang lebih besar pada sistem senjata ini.

Padahal, tepat sehari sebelumnya, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan, pihaknya bersedia melakukan dialog dengan Korut. Namun, Korut menganggap Moon telah lancang karena ingin melakukan dialog.

Menurut Departemen Luar Negeri AS, pekan depan utusan khusus AS untuk Korut bertolak ke Jepang dan Korsel untuk melakukan pembicaraan denuklirisasi. Korut pun memprediksi pembicaraan nuklir akan ketat antara Pyongyang dan Washington.

Selain itu, Korut menolak berdialog dengan Korsel. Alasannya, tak ingin ikut campur urusan Korsel dan AS. "Kami tidak memiliki apapun untuk dibicarakan dengan Korea Selatan," demikian keterangan pemerintah Korut.

Diketahui, sejak bulan lalu, Kim meluncurkan beberapa rudal sebagai peringatan serius terhadap latihan gabungan AS dan Korsel awal Agustus. Sekitar 30 ribu tentara AS ditempatkan di Korsel. Dalam latihan tersebut membuat Korut kebakaran jenggot. Mereka merasa latihan tersebut sangat provokatif. (int/dwi/k16)


BACA JUGA

Kamis, 19 September 2019 12:55

Pemilu Israel, Kubu Petahana Kalah Satu Kursi

Partai Likud dan Kahol Lavan bisa dipaksa membentuk pemerintahan bersama.…

Kamis, 19 September 2019 12:53

Hindari Tragedi, Selandia Baru Batasi Senjata

WELLINGTON–Pemerintah Selandia Baru memenuhi janjinya. Akhir pekan lalu, mereka mengusulkan…

Kamis, 19 September 2019 12:52

Putin Sedot Perhatian pada Pertemuan dengan Iran dan Turki

Pertemuan trilateral di Ankara, Turki, seperti menjadi panggung Vladimir Putin.…

Rabu, 18 September 2019 13:18

Kereta Tergelincir, Pemerintah Enggan Berspekulasi

Kereta penumpang tergelincir di Hong Kong, Selasa (17/9). Pada jam…

Selasa, 17 September 2019 17:12

Tatkala Tangan Menelusup

Para pegulat pehliva ini selalu sukses menarik perhatian khalayak. Lewat…

Selasa, 17 September 2019 17:04

Buntut Serangan Drone Iran, AS Siap Membalas

Amerika Serikat mengklaim ada 19 target yang terdampak serangan. Sementara…

Selasa, 17 September 2019 17:03

Derita Penduduk Jammu dan Kashmir setelah Blokade Sebulan

Sejak otonomi dan status khusus Jammu dan Kashmir dicabut 5…

Selasa, 17 September 2019 17:02

Menabrak Batu, Kapal Terbalik

NEW DELHI – Madhavilatha begitu terpukul. Dia kehilangan suami dan…

Senin, 16 September 2019 15:12

Kabut Asap Serang Malaysia, Pemerintah Liburkan 300 Sekolah

 Pemerintah Malaysia terpaksa meliburkan 300 sekolah di Negara Bagian Johor…

Senin, 16 September 2019 14:34

NGERI..!! Perang Kartel Narkoba, Puluhan Mayat Dibuang di Sumur

MEXICO CITY– Pemerintah Meksiko mengonfirmasi penemuan 44 jenazah di sumur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*