MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Minggu, 18 Agustus 2019 00:10
IDIHHH,..!! Penderita Penyakit Seksual Menular di Kutim Meningkat
ilustrasi

PROKAL.CO, SANGATTA - Ditutupnya lokalisasi Kampung Kajang di Sangatta Selatan merupakan upaya untuk menekan angka Orang dengan HIV/AIDS (Odha) di Kutai Timur. Namun faktanya, penyakit tersebut masih saja meningkat. Seperti yang diberitakan sebelumnya, tempat prostitusi ini diduga aktif kembali. Sehingga pemerintah akan melakukan inventarisasi dan penertiban. 

Diketahui, angka HIV/Aids di Kutim saat ini telah mencapai 448 orang. Kasus tersebut terdata sejak 2006-2019. Ditemui, angka terbanyak di Kecamatan Muara Wahau dan Sangatta Utara. Mayoritas, dari jumlah itu penderita  didominasi usia produktif. 

"Kita harus saling mengingatkan, agar penyakit itu menurun di Kutim, karena saat saya mengurus hanya sekira 100 kasus saja, sekarang ko naik," katanya saat membuka Seminar Kesehatan Infeksi Menular Seksual (IMS) dan Kanker Serviks di Gedung Wanita Bukit Pelangi pada (16/8). 

Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Bahrani menuturkan masyarakat di Kutim sangat minim pengetahuan mengenai kanker serviks. Sehingga sosialisasi harus gencar dilakukan. Pasalnya, penyakit tersebut kerap menyerang wanita dengan temuan terbanyak kedua setelah kanker payudara. 

Di Kutim, menurut data program Pengendalian IMS kejadian kasus itu terjadi sejak tahun 2016-2018, dengan 431 kasus dan kasus kanker serviks mencapai 37 orang (data seksi PPTM Dinkes, 2018-2019). Data tersebut diperoleh melalui kegiatan deteksi dini dan iva test yang dilakukan oleh tenaga kesehatan bekerjasama dengan PKK dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Kutim, akan tetapi temuan kasus tersebut masih sangat rendah dari sasaran yang ada terutama untuk kasus IMS. 

"Ini disebabkan oleh perilaku hidup tidak benar, masyarakat harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)," bebernya. Menurutnya, PHBS merupakan langkah termudah untuk mencegah penyakit, sebab hal ini belum bisa menjadi imunisasi dasar, karena harganya masih mahal. 

"Kalau mau diimunisasi memang mahal, makanya belum bisa dijadikan dasar. Sehingga banyak yang datang berobat tapi terlambat, sudah terlanjur terinveksi dan tidak melakukan pencegahan," tandasnya. 

Di tempat yang sama, Bupati Kutim, Ismunandar meminta pada seluruh masyarakat agar menjaga pola keluarga setia. Pasalnya, hal itu merupakan kunci agar terhindar dari HIV/AIDS. Seperti yang diketahui, angka penyakit tersebut terus meningkat setiap tahunnya. 

"Kita harus cinta keluarga, jangan sampai angka HIV meningkat karena sering main-main sama perempuan di luar sana. Kemudian menularkan pada keluarga di rumah," katanya. 

Sejumlah upaya telah dilakukan pemerintah untuk menekan kanker serviks dan penyakit menular lainnya. Salah satunya menutup lokalisasi. Meski begitu, tunasusila kerap menjajakan diri diam-diam.

 "Saya sudah tutup lokalisasi, tetap saja ada yang diam-diam buka lagi. Ini bahaya, berganti-ganti pasangan, karena lelaki yang kerap mengunjungi tempat prostitusi merupakan penyebab utama penyebaran penyakit," tandasnya. (*/la)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers