MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:39
KASIHAN..!! Warga Perbatasan Kesusahan Bahan Pangan saat Kemarau

Kabupaten Mahakam Ulu Krisis Listrik

Karena air surut akibat kemarau, kapal tak bisa masuk lebih jauh ke Mahakam Ulu. Akibatnya pasokan sembako tak lancar.

PROKAL.CO, SENDAWAR-Kemarau tengah dirasakan warga Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Sudah dua bulan terakhir aktivitas transportasi sungai terganggu. Hal itu merembet dengan pemadaman listrik total alias blackout.

"Sudah dua hari ini listrik di sini (Ujoh Bilang) mati. Ada pemberitahuan juga dari PLN, mulai 15 Agustus ada pemadaman listrik total. Katanya sih stok solar habis karena kapal tidak bisa lewat," ujar Vino kepada harian ini kemarin (16/8).

Kosongnya stok bahan bakar minyak (BBM) untuk mesin pembangkit listrik dibenarkan Plt SPV Teknik UPTD Ujoh Bilang, Rusdi Abdul Hafid lewat selembar kertas. Karena kemarau, kapal yang jadi moda transportasi utama sulit melintas, distribusi BBM dialihkan melalui jalur darat menggunakan mobil.

Derita lainnya juga dialami warga Kampung Long Pahangai dan Long Apari. Kesulitan memperoleh bahan makanan. "Walaupun ada, harganya tinggi. Kami (DRPD, Red) sudah komunikasi dengan camat agar ada tindakan teknis menanggapi persoalan itu," ucap Novita Bulan yang terpilih menjadi ketua sementara DPRD Mahulu.

Sebelumnya, DPRD bersama pemkab telah melakukan pembahasan soal itu. Dianggarkannya subsidi ongkos angkut (SOA). "Memang debit air Sungai Mahakam terutama di daerah riam jeram nyaris tak bisa dilintasi karena dangkal. Jadi, SOA itu nantinya untuk mengatasi mahalnya harga bahan bakar minyak (BBM) dan barang-barang sembako menuju dua kecamatan di perbatasan itu,” jelas politikus Partai Gerindra tersebut.

Untuk diketahui, subsidi tersebut diperuntukkan khusus distribusi sembako menuju Kecamatan Long Apari dan Kecamatan Long Pahangai. "Sekarang mereka teriak karena mahalnya harga sembako akibat kemarau,” tuturnya. Perempuan berambut panjang itu berharap, dengan SOA, dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. (rud/*/dra/k16)

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 12:04

Dana Reboisasi Tak Bisa Dicairkan, Kapolres Minta Perusahaan Membantu Personel dan Sarpras

TANA PASER - Keseriusan stakeholder di Kabupaten Paser menangani kebakaran…

Sabtu, 21 September 2019 12:03

1 Pelaku Karhutla Diungkap Polres Paser

TANA PASER - Satu tersangka pelaku pembakar hutan dan lahan…

Sabtu, 21 September 2019 12:01

Kabut Asap Belum Ganggu Aktivitas Lalu Lintas Air

Aktivitas pelayaran di Bumi Batiwakkal tidak mengalami kendala meski kabut…

Sabtu, 21 September 2019 11:58

THM Itu Bukan Milik Polisi

SANGATTA-Beberapa hari lalu, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Sabtu, 21 September 2019 11:46

DUH, MIRIS..!! Tiga Kelurahan Masih Membara

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Penajam Paser Utara…

Jumat, 20 September 2019 11:49

Sangkima Kesulitan Air Bersih, Sungai Mengering Hingga Tak Bisa Dilintasi Kapal

Musim kemarau semakin terasa dampaknya bagi warga Kutim. Tak hanya…

Kamis, 19 September 2019 13:16

Ada Kampung Narkoba yang Baru

SAMARINDA–Dalam waktu semalam, tepatnya Jumat (13/9), Polsek Samarinda Ulu berhasil…

Kamis, 19 September 2019 13:11

Kutim Siap Swasembada Pangan

Pusat pemerintahan Indonesia sudah diputuskan di Kaltim. Targetnya, sebelum 2024…

Kamis, 19 September 2019 13:10

Nestapa Atlet Berprestasi, Hampir Setahun, Bonus 14 Cabor Tak Kunjung Cair

SANGATTA-Banyak atlet yang membela Kutim mempersembahkan medali. Namun, janji bonus…

Kamis, 19 September 2019 13:10

Muharram Kembalikan Berkas ke PDIP

TANJUNG REDEB–Tahapan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*