MANAGED BY:
SABTU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:39
KASIHAN..!! Warga Perbatasan Kesusahan Bahan Pangan saat Kemarau

Kabupaten Mahakam Ulu Krisis Listrik

Karena air surut akibat kemarau, kapal tak bisa masuk lebih jauh ke Mahakam Ulu. Akibatnya pasokan sembako tak lancar.

PROKAL.CO,

SENDAWAR-Kemarau tengah dirasakan warga Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Sudah dua bulan terakhir aktivitas transportasi sungai terganggu. Hal itu merembet dengan pemadaman listrik total alias blackout.

"Sudah dua hari ini listrik di sini (Ujoh Bilang) mati. Ada pemberitahuan juga dari PLN, mulai 15 Agustus ada pemadaman listrik total. Katanya sih stok solar habis karena kapal tidak bisa lewat," ujar Vino kepada harian ini kemarin (16/8).

Kosongnya stok bahan bakar minyak (BBM) untuk mesin pembangkit listrik dibenarkan Plt SPV Teknik UPTD Ujoh Bilang, Rusdi Abdul Hafid lewat selembar kertas. Karena kemarau, kapal yang jadi moda transportasi utama sulit melintas, distribusi BBM dialihkan melalui jalur darat menggunakan mobil.

Derita lainnya juga dialami warga Kampung Long Pahangai dan Long Apari. Kesulitan memperoleh bahan makanan. "Walaupun ada, harganya tinggi. Kami (DRPD, Red) sudah komunikasi dengan camat agar ada tindakan teknis menanggapi persoalan itu," ucap Novita Bulan yang terpilih menjadi ketua sementara DPRD Mahulu.

Sebelumnya, DPRD bersama pemkab telah melakukan pembahasan soal itu. Dianggarkannya subsidi ongkos angkut (SOA). "Memang debit air Sungai Mahakam terutama di daerah riam jeram nyaris tak bisa dilintasi karena dangkal. Jadi, SOA itu nantinya untuk mengatasi mahalnya harga bahan bakar minyak (BBM) dan barang-barang sembako menuju dua kecamatan di perbatasan itu,” jelas politikus Partai Gerindra tersebut.

Untuk diketahui, subsidi tersebut diperuntukkan khusus distribusi sembako menuju Kecamatan Long Apari dan Kecamatan Long Pahangai. "Sekarang mereka teriak karena mahalnya harga sembako akibat kemarau,” tuturnya. Perempuan berambut panjang itu berharap, dengan SOA, dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. (rud/*/dra/k16)

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers