MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:28
Warga Mengeluh Air PDAM Keruh

PROKAL.CO, SAMARINDA–Larut tengah malam, Sukarman masih berjaga. Sejak Mei lalu hingga sekarang suplai air tidak menentu. Kadang ada, terkadang tidak. Ironisnya lagi, tatkala mengalir, warnanya bukan bening tapi cokelat. Menanggang mata dari kantuk jadi pilihan utama jika ingin tandon air penuh. “Kalau siang enggak mengalir Mas. Dua hari sekali pasti begadang,” kata ketua RT 24, Kelurahan Sidodadi, Samarinda Ulu, itu.

Pria 65 tahun itu kembali berkisah, air yang keruh tadi itu harus didiamkan selama empat hari bila ingin digunakan. Misal mau cuci beras, tentu tak bisa gunakan air cokelat. “Ujungnya pasti menguras bak mandi empat hari sekali karena kotoran yang mengendap itu,” keluhnya.

Terpisah, Humas PDAM Tirta Kencana M Lukman tak menampik bila warna air agak keruh. Hal tersebut karena perusahaan penyuplai air bersih warga itu masih tahap normalisasi atau proses pembersihan dari serbuan air bangai. Tirta itu datang, karena temperaturnya alami perubahan suhu jadi panas. Akhirnya tumbuhan di atasnya tenggelam lalu mati. “Untuk proses pengelolaan air normal saja kok,” ujarnya pada Kaltim Post.

Dia menjelaskan, proses penjernihan air bangai memang membutuhkan waktu sedikit lebih lama. “Tapi sudah berjalan kok,” katanya. Dia berharap, warga bersabar agar petugas PDAM bekerja maksimal dan memberikan yang terbaik.

 Mengenai air yang tersendat-sendat itu disebabkan kapasitas produksi yang kurang dan area tinggi sehingga bikin air perlu dipompa. “Kawasan Samarinda kan perbukitan, kemungkinan cuma malam aja  ngalirnya,” jelasnya.

Dia memaparkan, sejauh ini, PDAM memiliki 158.901 pelanggan, ditopang kapasitas produksi berkisar 2.400 liter per detik. Setiap liter per detiknya, mampu mendistribusikan air ke 60 permukiman warga. Sehingga 2.400 liter per detik yang siap disebar idealnya hanya untuk 144.000 sambungan. “Maka dari itu kami harus membagi-bagi aliran tersebut. Itu artinya tidak semua dapat dialiri selama 24 jam,” tandasnya. (*/zaa/ljkp/ypl/k8)


BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers