MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:28
Warga Mengeluh Air PDAM Keruh

PROKAL.CO, SAMARINDA–Larut tengah malam, Sukarman masih berjaga. Sejak Mei lalu hingga sekarang suplai air tidak menentu. Kadang ada, terkadang tidak. Ironisnya lagi, tatkala mengalir, warnanya bukan bening tapi cokelat. Menanggang mata dari kantuk jadi pilihan utama jika ingin tandon air penuh. “Kalau siang enggak mengalir Mas. Dua hari sekali pasti begadang,” kata ketua RT 24, Kelurahan Sidodadi, Samarinda Ulu, itu.

Pria 65 tahun itu kembali berkisah, air yang keruh tadi itu harus didiamkan selama empat hari bila ingin digunakan. Misal mau cuci beras, tentu tak bisa gunakan air cokelat. “Ujungnya pasti menguras bak mandi empat hari sekali karena kotoran yang mengendap itu,” keluhnya.

Terpisah, Humas PDAM Tirta Kencana M Lukman tak menampik bila warna air agak keruh. Hal tersebut karena perusahaan penyuplai air bersih warga itu masih tahap normalisasi atau proses pembersihan dari serbuan air bangai. Tirta itu datang, karena temperaturnya alami perubahan suhu jadi panas. Akhirnya tumbuhan di atasnya tenggelam lalu mati. “Untuk proses pengelolaan air normal saja kok,” ujarnya pada Kaltim Post.

Dia menjelaskan, proses penjernihan air bangai memang membutuhkan waktu sedikit lebih lama. “Tapi sudah berjalan kok,” katanya. Dia berharap, warga bersabar agar petugas PDAM bekerja maksimal dan memberikan yang terbaik.

 Mengenai air yang tersendat-sendat itu disebabkan kapasitas produksi yang kurang dan area tinggi sehingga bikin air perlu dipompa. “Kawasan Samarinda kan perbukitan, kemungkinan cuma malam aja  ngalirnya,” jelasnya.

Dia memaparkan, sejauh ini, PDAM memiliki 158.901 pelanggan, ditopang kapasitas produksi berkisar 2.400 liter per detik. Setiap liter per detiknya, mampu mendistribusikan air ke 60 permukiman warga. Sehingga 2.400 liter per detik yang siap disebar idealnya hanya untuk 144.000 sambungan. “Maka dari itu kami harus membagi-bagi aliran tersebut. Itu artinya tidak semua dapat dialiri selama 24 jam,” tandasnya. (*/zaa/ljkp/ypl/k8)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 12:09

Aktivitas di SPBU Mendadak Sepi

Bukan hanya sekali, setidaknya dalam waktu dekat ini tiga kali…

Jumat, 20 September 2019 12:07

Tak Ada Toleransi..!! Selama Proses Hukum, Hak-Hak Hakim Kayat Dicabut

SAMARINDA–Integritas pengadil di Kaltim mendapat sorotan tajam selepas Kayat. Hakim…

Jumat, 20 September 2019 12:06

BEDALAH WAL...!! Di Perumahan Ini Punya Penampungan Air Terpadu, Air Lancar dan Aman

Air bersih yang tidak mengalir di beberapa daerah, tak membuat…

Jumat, 20 September 2019 12:04

Tiga Kali Mulus Beraksi, Dua Pelaku Curanmor Diciduk Polisi

SAMARINDA–Dua pelaku curanmor, Akbar Abdullah (36) dan Alfian (35), dibekuk…

Jumat, 20 September 2019 11:14

Dijerat Pasal Suap dan Gratifikasi

JAKARTA– Imam Nahrawi harus bersiap dengan jeratan pasal berlapis. Komisi…

Kamis, 19 September 2019 14:20

Pencanangan HBDI ke 111, Para Istri Dokter Gelar Penyuluhan Stunting di Posyandu Ayu Sempaja

PROKAL.CO, SAMARINDA - Memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke…

Kamis, 19 September 2019 13:17

Polisi Amankan Empat Pengetap

Polisi berkali-kali mengamankan pelaku pengetap BBM. Namun nyatanya, kegiatan tersebut…

Kamis, 19 September 2019 13:16

PDAM Harus Ganti Pipa Sendiri

SAMARINDA–PDAM Tirta Kencana Samarinda terpaksa merugi. Pasalnya, pendalaman drainase di…

Kamis, 19 September 2019 13:14

Kasus Kebakaran Terus Meningkat

SAMARINDA–Kasus kebakaran kerap menjadi momok bagi masyarakat. Penyebabnya dari arus…

Rabu, 18 September 2019 13:36

IPA Bengkuring Terpantau Aman, Tetap Tidak Bisa Bantu Warga Sempaja Selatan

Meski berdekatan, warga Bengkuring dan warga Sempaja Selatan beda nasib.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*