MANAGED BY:
JUMAT
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Jumat, 16 Agustus 2019 10:51
Banyak Manfaat, Bisnis Madu Kelulut Mulai Diminati
BISNIS MENGGIURKAN: Fuad saat mengarahkan konsumen untuk panen di peternakannya. Lela Ratu Simi/KP

PROKAL.CO, SANGATTA - Menggiurkan, bisnis madu klanceng atau kelulut (trigona bee), saat ini sedang laris dilakoni sejumlah warga di Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur. 

Hal itu karena madu ini memiliki segudang manfaat dibanding madu yang berasal dari lebah sengat. Maka dari itu, semakin hari peternaknya terus meningkat. Sebab memanfaatkan lebah ini dapat menghasilkan pundi rupiah dengan nilai profit menggiurkan. 

Seorang warga asal Sangatta Selatan bernama Fuad Sirinding (29) saat ini mulai mengembangkan madu jenis trigona itama. Tahap pengembangan awal yang sudah dilakukan kini ialah dengan pembuatan kotak (toping) kelulutnya. Menurutnya, pembelajaran ternak telah ia lakukan sejak Agustus 2018 lalu, hal itu bermula dari rekan peternak yang ada di sekitar rumahnya. 

Ia menuturkan, perihal perawatan bukanlah hal yang sulit dilakukan. Sehingga dengan beternak lebah non sengat ini sangat prospek untuk usaha jangka panjang. 

“Tidak ada perawatan khusus, yang terpenting terhindar dari matahari langsung, karena bisa bikin meleleh propolis,” ujarnya saat diwawancarai di kawasan ternak miliknya pada Kamis (15/8). 

Sejumlah manfaat dari madu tersebut ia paparkan. Seperti tingginya antioksidan dan vitamin c yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Bisa juga menjadi penyembuh luka. Kemudian propolisnya dapat menjadi obat kanker, bifolennya dapat dibuat obat tetes mata dan produk kosmetik. 

Lebih dalam, menurutnya kandungan asam amino trigona itama lebih tinggi dari kandungan asam amino lain, sehingga bisa menjadi penyembuh diabetes. Bahkan kandungan air dan glukosa trigona lebih rendah dibanding jenis lebah avis. 

“Banyak yang dihasilkan dari lebah ini, bahkan tidak hanya madu, namun juga bifolen dan propolis. Itu yang membedakan dari avis, karena khasiatnya tiga kali lipat lebih besar,” bebernya. 

Memiliki 30 log, ia mencoba untuk melalukan pengembangan dengan mengajak rekanan lainnya. Mengingat daya jual tergolong tinggi, yakni Rp. 600 ribu perliter. 

“Sekarang warga mulai banyak minat beternak, karena potensi untuk peluang usaha tinggi dan bisa digunakan untuk kesehatan sendiri. Bahkan dalam waktu dua pekan sekali bisa dipanen setelah berkembang di tiga bulan,” ungkapnya. 

Penjualan madu di Indonesia kerap dianggap  palsu, melihat dari kekhawatiran itu, ia mencoba  menawarkan konsumen untuk melihat langsung proses panen ke kawasan ternak. 

“Madu yang dijual di pasaran beda sama madu ini, karena konsumen bisa melihat secara langsung. Bahkan kalau berminat, pembeli bisa panen sendiri dengan alat kami,” tuturnya. (*/la)

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers