MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 16 Agustus 2019 10:34
Penjahat Sadis (Masih) Berkeliaran

Vendra: “Korban Harus Laporan, Pelaku Lain Lekas Bertobat”---sub

TAK BAKAL KOMPROMI: Dua pelaku jambret sadis yang beraksi puluhan kali, diakui pantas mendapatkan timah panas. RESTU/KP

PROKAL.CO, SAMARINDA pernah menduduki peringkat kedua daerah dengan kriminalitas tinggi. Belakangan, kejahatan jalanan itu kembali marak terjadi.  

Sederet kasus kejahatan terjadi di ibu kota Kaltim. Aduan warga pun tak sedikit. Di media sosial (medsos), informasi kejadian berseliweran hampir setiap hari.  

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto mengecam seluruh tindakan kriminalitas. “Sekarang ini ngeri. Para pelaku itu seperti tidak ada rasa bersalah,” ucap perwira melati tiga tersebut. Lantas, bagaimana dengan penyelesaian kasusnya?

Polisi penyuka olahraga ekstrem itu tidak “lempar handuk”.“Mau itu kejadian menonjol atau kejadian biasa, semua harus ditindak,” tegasnya.

Vendra memang sudah mendapat laporan perihal pengungkapan kasus di Polsek Samarinda Seberang. “Itu pelaku sadis dan anggota saya di lapangan sudah sesuai (SOP). Daripada melukai, lebih baik ‘dilumpuhkan’,” sambungnya.

Disinggung soal dua pelaku yang kini ditahan, yakni Junaidi (25) dan Mahendra Saputra (22), perwira menengah Polri yang memiliki senyum khas itu menyebut, memerintahkan kepada anggotanya untuk terus mendalami keterangan pelaku. “Laporan yang saya terima 20 tapi bisa saja lebih dari itu,” ungkapnya.

Vendra meminta, setiap korban yang mengalami tindakan kejahatan, untuk membuat laporan. Pasalnya, ada warga yang merelakan barangnya hilang ketika jadi korban jambret atau begal. “Harusnya laporan dong. Jadi kalau kami ungkap kasus, bisa disinkronkan,” terangnya.

Perwira polisi yang menyebut fans dari Borneo FC itu mengimbau, masyarakat tidak takut. “Penjahat bisa saja ada. Makanya saya minta bertobat, jika tak ingin bernasib sama dengan yang sudah ada,” tandasnya.

Sementara itu, dari penuturan Junaidi, saat ditemui harian ini, setiap beraksi dia selalu dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras (miras). Sementara Mahendra, mengaku bertugas sebagai joki. Tak pernah pria bertubuh gempal itu “kerja sama” dengan orang selain Junaidi. “Idenya saya,” terang Junaidi.

Keduanya bersikeras, semua perbuatan sudah diakui sesuai dengan yang dijelaskan kepada polisi. “Tidak untuk narkoba, hanya keperluan sehari-hari,” ujarnya.

Kembali ditegaskan Vendra, kuat kaitannya ciri-ciri pelaku dengan yang dijelaskan korban di flyover, Yunda Safitri (47), sama dengan Junaidi dan Mahendra. “Kemungkinan pelaku lainnya itu masih ada,” tandas Vendra. (*/dra/dns/k16)


BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers