MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

HIBURAN

Jumat, 16 Agustus 2019 10:15
Petualangan Dora Remaja Memburu Harta Karun

PROKAL.CO, Dora, petualang cilik yang punya peta ajaib dan teman monyet, kini kembali. Di versi modern, Dora tampil sebagai remaja yang ramah dan lucu, namun tidak kehilangan semangat bertualang.

 

BERBEDA dengan serial animasinya, Nickelodeon menampilkan Dora remaja di versi film, Dora and the Lost City of Gold. Setelah lama tinggal di hutan pedalaman Peru, putri arkeolog dan ahli zoologi itu pindah ke kota. Dora diceritakan bakal masuk SMA. Perpindahan cewek yang berjiwa petualang itu tentu menarik perhatian lingkungan sekitarnya.

Dora pindah ke Los Angeles, menyusul sepupunya, Diego, yang tinggal di sana sejak kecil. Kehadiran Dora sempat membikin malu Diego. Sebab, petualang cilik tersebut dinilai terlalu ramah. Ransel Dora pun sering kena geledah karena berisi sekop, semprotan antinyamuk, hingga senjata tajam.

Petualangan dimulai ketika Dora, Diego, dan kawan-kawan mengunjungi museum. Mereka kemudian diculik ke Peru oleh Alejandro, yang mengaku sebagai sahabat orang tua Dora. Alejandro berdalih bahwa orang tua Dora, Elena dan Cole, hilang di Parapata, kota kuno peninggalan peradaban Inca. Padahal, di lokasi tujuan, empat sahabat itu (plus Boots, monyet Dora) dipaksa menunjukkan lokasi tambang emas Parapata.

Petualangan tersebut tidak berjalan mulus. Peta Dora sempat hilang gara-gara Swiper, musang pencuri. Mereka juga harus melalui pasir isap, memecahkan teka-teki Inca, hingga serangan penjaga hutan Parapata. Pada akhirnya, mereka berhasil memecahkannya. Misi pun berhasil. Bak kisah animasinya, Dora merayakan keberhasilan itu dengan pesta kecil.

Di luar dugaan, Dora and the Lost City of Gold sukses dikemas dengan seru. Kisah petualangan versi kartun dipertahankan. Mulai alur bertualang dan pesta setelah misi hingga dialog Dora dengan penonton. Akting Isabela Moner, pemeran Dora, mendapat pujian. ’’Penampilan Moner yang kocak namun tetap dorky mampu menghidupkan cerita,’’ ungkap Katie Walsh, kontributor Los Angeles Times.

Kate Erbland dari IndieWire juga memuji adaptasi Dora the Explorer yang segar. ’’Mereka tidak takut melakukan perubahan yang berani pada materi daur ulang,” ucapnya. Dora the Explorer pun menjadi kemenangan Nickelodeon atas Disney, pesaing di dunia hiburan anak-anak. Rating Dora and the Lost City of Gold lebih tinggi ketimbang Dumbo, Aladdin, hingga The Lion King, yang sama-sama merupakan film remake. Delicioso! (fam/c18/jan)


BACA JUGA

Kamis, 19 September 2019 10:50

Tunda Pikir Film

JEFRI Nichol tengah menjalani proses sidang terkait penggunaan ganja pada…

Kamis, 19 September 2019 10:45

Anak..? Nanti Dulu

JUNI 2018, model Kelly Tandiono melepas masa lajangnya. Model yang…

Kamis, 19 September 2019 10:37

Model Resmi Givenchy Beauty

Setelah Kai, maknae dari grup boyband EXO, terpilih sebagai brand…

Kamis, 19 September 2019 10:31

No Makanan Instan

Di usia yang kini memasuki 38 tahun, Catherine Wilson semakin…

Rabu, 18 September 2019 13:14

Momen Tak Terlupakan

Sebagai pasangan selebritas, Nana Mirdad dan Andrew White memang sudah…

Rabu, 18 September 2019 13:13

Ide Film dari Mimpi Buruk

JAKARTA–Setelah menggebrak dunia perfilman Tanah Air dengan Gundala, sutradara Joko…

Rabu, 18 September 2019 13:12

Kompak Perlu Perawatan

AKTRIS Cut Keke menyadari perawatan kecantikan penting untuk penampilannya sebagai…

Selasa, 17 September 2019 15:24

Sehalus Bayi

Bagi pedangdut dan presenter Iis Dahlia, 47, perawatan tubuh sangatlah…

Selasa, 17 September 2019 14:40

Vakum demi si Kembar

SETELAH sempat mengalami pendarahan hingga harus dirawat di rumah sakit,…

Selasa, 17 September 2019 14:20

Candu Rawat Kuku

MERAWAT diri wajib dilakukan oleh siapa saja, apalagi public figure.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*