MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 16 Agustus 2019 10:14
Masih Ada 168 ASN Eks Koruptor yang Belum Dipecat

PROKAL.CO, JAKARTA– Pemecatan terhadap aparatur sipil negara yang terbukti tersangkut kasus korupsi diakui Kemendagri tidak mudah. Hingga 5 Agustus lalu, tercatat masih ada 168 ASN korup yang belum dipecat. Mereka bagian dari 2.357 ASN di berbagai instansi yang seharusnya dipecat karena terlibat tindak pidana korupsi.

Hal itu disampaikan Plt Dirjen Otonomi Daerah kemendagri Akmal Malik dalam pertemuan di Grand Mercure Harmoni Jakarta kemarin (15/8). Dia menjelaskan, sebagian besar dari 2.357 ASN itu memang sudah dipecat dan tinggal menyisakan 168. Ke-168 ASN tersebut berposisi di daerah. 10 di Provinsi, 139 di Kabupaten, dan 19 di Kota.

’’Angka ini sudah progres yang cukup bagus, dan memang kami memahami tidak mudah melakukan ini (pemecatan),’’ tuturnya. Ada beberapa ASN yang kejadian tindak pidananya sudah cukup lama. Ada pula yang sudah pensiun atau bahkan meninggal.

Menurut Akmal, seharusnya pemecatan itu dilakukan oleh masing-masing pejabat Pembina kepegawaian. Dalam hal ini tentu kepala daerah. Namun yang terjadi, tidak mudah untuk memaksa para kepala daerah memecat mereka. Meskipun sudah jelas-jelas pengadilan menyatakan para ASN itu bersalah dan kasusnya inkracht atau berkekuatan hukum tetap.

Saat ini pihaknya masih terus berkomunikasi dengan KemenPAN-RB dan Badan Kepegawaian Nasional untuk mengupayakan pemecatan. Tindakan pemberhentian tidak dengan hormat itu sekaligus menjadi pelajaran bagi para ASN lainnya untuk tidak main-main dengan posisi mereka sebagai abdi negara.

Kebijakan pemecatan terhadap ASN korup merupakan amanat UU 5/2014 tentang ASN. Dalam pasal 87 ayat (4) huruf b, ASN dipecat bila dipenjara karena kejahatan jabatan atau yang ada hubungannya dengan jabatan. Korupsi termasuk salah satu tindak pidana yang berhubungan dnegan jabatan.

Aturan tersebut juga dipertegas dengan putusan Mahkamah Konstitusi tahun lalu. MK menyatakan regulasi dalam pasal itu berlaku sepanjang mantan terpidana korupsi tersebut masih berstatus PNS aktif. Tidak ada kaitannyadengan waktu penerbitan UU ASN tersebut. (byu)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 Februari 2020 17:13

Cuma Sehari, Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Mobil Dinas Ketua KPU Samarinda

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satuan Reserse Kriminal Polres Samarinda…

Selasa, 25 Februari 2020 15:25

Mahathir Jadi Pelaksana Tugas sampai PM Baru Terpilih

KUALA LUMPUR– Politik Malaysia meledak dalam 24 jam terakhir. Perdana…

Selasa, 25 Februari 2020 13:18

Tanpa Corona Batu Bara Sudah Susah

Pada awal 2020, Tiongkok yang menjadi tujuan utama ekspor Kaltim…

Selasa, 25 Februari 2020 11:47

PPU Banjir, Apakah Lokasi IKN Rawan Banjir Juga..?

JAKARTA- Salah satu kawasan yang hendak dijadikan lokasi ibu kota negara…

Selasa, 25 Februari 2020 11:41

WOW..!! Pembangunan Tol dan Mal Menjadi Incaran Swasta di Ibu Kota Baru

JAKARTA- Ibu Kota baru di Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi incaran…

Senin, 24 Februari 2020 17:27

Dicalonkan Ketua Golkar Kaltim, Isran Tersenyum dan Enggan Jawab Pertanyaan Wartawan

SAMARINDA - Isran Noor kembali enggan menjawab pertanyaan wartawan. Kali…

Senin, 24 Februari 2020 15:10

Panik Corona, Korea Tetapkan Status Darurat

Korea Selatan (Korsel) makin panik dengan persebaran virus corona. Terakhir,…

Senin, 24 Februari 2020 14:45

Gara-gara Virus Korona, Bali Bisa Kehilangan Sejuta Wisatawan Tiongkok, Pantai Kuta Kini Didominasi Turis India

Keputusan pemerintah menghentikan penerbangan dari dan ke Tiongkok membuat pariwisata…

Senin, 24 Februari 2020 14:14

Seluruh Siswa Berhasil Ditemukan, Korban Meninggal Susur Sungai Jadi 10 Orang

JAKARTA--  Tim SAR Gabungan dibawah koordinasi BPBD Yogyakarta berhasil menemukan…

Senin, 24 Februari 2020 14:10

KPK Minta Parpol Usung Calon Tanpa Mahar

JAKARTA- KPK memberikan perhatian serius terhadap proses pencalonan kepala daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers