MANAGED BY:
SENIN
14 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Kamis, 15 Agustus 2019 10:59
Ingebrigtsen Bersaudara Jadi Pacer Kipchoge
Henrik (28 tahun), Filip (26) dan Jakob

PROKAL.CO, PARIS- Keluarga pelari berprestasi dari Norwegia, Ingebrigtsen bersedia menjadi pacer buat Eliud Kipchoge dalam gelaran race maraton di Wina, Austria, 12 Oktober mendatang. Ketiga putra keluarga Ingebrigtsen, yaitu Henrik (28 tahun), Filip (26) dan Jakob (18) akan turun mendampingi pelari Kenya tersebut.

Ketiganya punya misi menjadi pengawal Kipchoge untuk mempertajam rekor dunia marathon yang hingga kini tercatat atas namanya sendiri. Catatan waktu 2 jam, 1 menit, 39 detik dibukukan Kipchoge saat berlari di Berlin Marathon 2018 silam.

Sebenarnya, Kipchoge sempat mencetak waktu terbaik maraton dunia dalam upaya mencetak waktu sub-2 jam di sirkuit Monza Italia, 6 Mei 2017 silam, yakni 2 jam, 25 detik. Sayangnya, catatan tersebut tidak diakui IAAF (Federasi atletik internasional) karena runners 34 tahun itu mendapatkan bantuan kendaraan untuk memecahkan embusan angin yang ada di depannya.

Sebagaimana diketahui, Henrik adalah juara eropa 2012 nomor 1500 meter. Sedangkan, Filip berkesempatan menjadi juara Eropa nomor 1500 meter pada 2016. Dia juga menjadi juara Eropa nomor cross country pada 2018 lalu. Adapun Jakob yang termuda, merupakan peraih emas nomor 1500 meter dan 5000 meter edisi 2018.

Sederet prestasi itu menjadi salah satu kunci penting buat mereka menjadi pacer Kipchoge. "Ini tidak akan menjadi kompetisi bagi kami, kami hanya bertugas sebagai asisten," kata Filip kepada NRK sebagaimana dikutip Sport24. Henrik, Filip dan Jakob merupakan pelari jarak menengah yang diperhitungkan di daratan Eropa.

Upaya Kipchoge untuk memecahkan rekor dunia dan mencetak waktu di bawah 2 jam untuk race maraton sangat terbuka lebar. Rute relatif flat dan cepat yang berada di pusat kota Wina. Selain itu, pohon-pohon di kota Wina diharapkan mendukung upaya Kipchoge tersebut.

Menurut prediksi cuaca, pada Oktober mendatang kota Wina bakal cukup sejuk, rata-rata di kisaran 11 derajat celcius. "Jalurnya nanti berada di jantung kota yang indah, di mana memungkinkan ada banyak penonton yang ambil bagian dalam event bersejarah itu," kata Kipchoge sebagaimana dikutip Independent. (nap)


BACA JUGA

Minggu, 13 Oktober 2019 13:27

Janji Tampil Lebih Baik di Kandang Bulgaria

LONDON-Timnas Inggris berjanji tampil lebih baik saat mereka lakoni laga…

Minggu, 13 Oktober 2019 13:25

Inggris Tunduk oleh Ceko

Tim nasional Inggris menelan kekalahan pertama mereka di Grup A…

Sabtu, 12 Oktober 2019 13:48

Kemenangan Terbesar Tsitsipas

SHANGHAI-Di set pertama, Stefanos Tsitsipas seperti akan mudah saja dilewati…

Sabtu, 12 Oktober 2019 13:46

Zarco Gabung LCR Hingga Akhir Musim

MOTEGI – Mantan rider KTM, Johann Zarco tidak butuh waktu…

Sabtu, 12 Oktober 2019 13:42

Stevie G Menuju Turki

Besiktas bersiap memasuki era baru bulan ini. Itu merupakan efek…

Sabtu, 12 Oktober 2019 13:16
0 Persebaya vs Borneo FC 0

Bonek Kecewa, Borneo FC Bersuka

SURABAYA – Akhir laga di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya,…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:20

Rifan Paling Subur

Lini serang Mitra Kukar musim ini tidak begitu menjanjikan. Duo…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:20

Habiskan Libur di Pengungsian

MOMEN libur seharusnya bisa dinikmati dengan bersantai. Hal itu pula…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:19

Janji Lebih Maksimal

RIZKY Ramadhan menjadi satu-satunya pemain muda lokal yang berhasil mendapatkan…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:17

Menang Besar Tapi Minim Kreativitas

Jika kebanyakan tim memanfaatkan jeda kompetisi yang cukup panjang dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*