MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Kamis, 15 Agustus 2019 10:59
Ingebrigtsen Bersaudara Jadi Pacer Kipchoge
Henrik (28 tahun), Filip (26) dan Jakob

PROKAL.CO, PARIS- Keluarga pelari berprestasi dari Norwegia, Ingebrigtsen bersedia menjadi pacer buat Eliud Kipchoge dalam gelaran race maraton di Wina, Austria, 12 Oktober mendatang. Ketiga putra keluarga Ingebrigtsen, yaitu Henrik (28 tahun), Filip (26) dan Jakob (18) akan turun mendampingi pelari Kenya tersebut.

Ketiganya punya misi menjadi pengawal Kipchoge untuk mempertajam rekor dunia marathon yang hingga kini tercatat atas namanya sendiri. Catatan waktu 2 jam, 1 menit, 39 detik dibukukan Kipchoge saat berlari di Berlin Marathon 2018 silam.

Sebenarnya, Kipchoge sempat mencetak waktu terbaik maraton dunia dalam upaya mencetak waktu sub-2 jam di sirkuit Monza Italia, 6 Mei 2017 silam, yakni 2 jam, 25 detik. Sayangnya, catatan tersebut tidak diakui IAAF (Federasi atletik internasional) karena runners 34 tahun itu mendapatkan bantuan kendaraan untuk memecahkan embusan angin yang ada di depannya.

Sebagaimana diketahui, Henrik adalah juara eropa 2012 nomor 1500 meter. Sedangkan, Filip berkesempatan menjadi juara Eropa nomor 1500 meter pada 2016. Dia juga menjadi juara Eropa nomor cross country pada 2018 lalu. Adapun Jakob yang termuda, merupakan peraih emas nomor 1500 meter dan 5000 meter edisi 2018.

Sederet prestasi itu menjadi salah satu kunci penting buat mereka menjadi pacer Kipchoge. "Ini tidak akan menjadi kompetisi bagi kami, kami hanya bertugas sebagai asisten," kata Filip kepada NRK sebagaimana dikutip Sport24. Henrik, Filip dan Jakob merupakan pelari jarak menengah yang diperhitungkan di daratan Eropa.

Upaya Kipchoge untuk memecahkan rekor dunia dan mencetak waktu di bawah 2 jam untuk race maraton sangat terbuka lebar. Rute relatif flat dan cepat yang berada di pusat kota Wina. Selain itu, pohon-pohon di kota Wina diharapkan mendukung upaya Kipchoge tersebut.

Menurut prediksi cuaca, pada Oktober mendatang kota Wina bakal cukup sejuk, rata-rata di kisaran 11 derajat celcius. "Jalurnya nanti berada di jantung kota yang indah, di mana memungkinkan ada banyak penonton yang ambil bagian dalam event bersejarah itu," kata Kipchoge sebagaimana dikutip Independent. (nap)


BACA JUGA

Senin, 16 Desember 2019 12:06

Trio DHR Melawan Laukaku

TURIN– Keinginan Cristiano Ronaldo bertandem dengan Paulo Dybala dan Gonzalo…

Senin, 16 Desember 2019 12:03

Persaingan Empat Besar, Mourinho Salip United

MANCHESTER– Kekalahan mengejutkan 0-1 Chelsea oleh Bournemouth pada Sabtu malam…

Senin, 16 Desember 2019 11:58

Dua Nama Dikaitkan Pelatih Persiba, Siapa Saja?

BALIKPAPAN – Bursa calon pelatih Persiba musim depan terus memanas.…

Senin, 16 Desember 2019 11:57

Persiba Berharap Bantuan APBD

BALIKPAPAN – Tak dapat dimungkiri, anggaran jadi salah satu kendala…

Senin, 16 Desember 2019 11:45

Doncic Absen Lawan Bucks

Pertandingan antara tuan rumah Dallas Mavericks dan Miami Heat di…

Senin, 16 Desember 2019 11:37

Megahnya..!! Ini Stadion Utama Olimpiade 2020

TOKYO- Salah satu proyek infrastruktur terbesar untuk gelaran Olimpiade Tokyo…

Senin, 16 Desember 2019 11:34

Pionir Dua Digit Gol dan Assist

MANCHESTER City jadi pihak yang paling kesal jika melihat performa…

Senin, 16 Desember 2019 11:27

Piala Dunia Antarklub, Gini Dibawa, Lovren Ditinggal

LIVERPOOL– Setelah memenangi Piala UEFA Super Agustus lalu, Liverpool mengejar…

Minggu, 15 Desember 2019 10:22

Dua Gol Salah Bikin Liverpool Mantap di Puncak

Liverpool makin kokoh di puncak klasemen sementara Liga Inggris usai…

Minggu, 15 Desember 2019 10:20

Debut Mengecewakan Gattuso

Gennaro Gattuso menandai debutnya sebagai pelatih Napoli dengan hasil mengecewakan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.