MANAGED BY:
SABTU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 15 Agustus 2019 10:54
Olah TKP, Polisi Diberondong Peluru
ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA— Polri lagi-lagi terlibat baku tembak dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Papua. Insiden tersebut terjadi saat aparat Polda Papua melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus terbunuhnya Briptu Hedar.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan bahwa KKSB memberondong petugas dari seberang sungai, berdekatan dengan lokasi olah TKP. ”Petugas langsung mencari perlindungan dan memberikan tembakan balasan,'' urainya. Petugas yang sejak awal dibagi dua tim, tim olah TKP dan tim pengamanan, langsung mengejar kelompok separatis itu. Namun, mereka keburu kabur. Petugas hanya menemukan beberapa selongsong peluru. ”Gangguan ini akan segera diatasi,” paparnya.

Menurut dia, penegakan hukum akan dilakukan secara terukur dan tegas. Baik oleh Polri dan anggota TNI. ”Tim gabungan yang beroperasi,” papar mantan Wakapolda Kalimantan Tengah tersebut. Polri telah membentuk komando gabungan (Kogab) di setiap distrik. Kogab terdiri atas beberapa subkogap yang beroperasi di wilayah-wilayah jauh. ”Keamanan mendapatkan jaminan,” paparnya.

Sementara itu, Kodam XVII/Cenderawasih memastikan terus membantu Polri menindak KKSB. "Kami back-up Polda Papua," ungkap Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto saat diwawancarai Jawa Pos kemarin. Namun, urusan penindakan hukum, instansinya menyerahkan secara penuh kepada Polda Papua. Termasuk terhadap para pelaku pembunuhan Briptu Hedar.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menegaskan, langkah-langkah strategis yang selama ini dilaksanakan untuk menyelesaikan berbagai masalah di Papua tidak akan berhenti dilakukan. Baik TNI maupun Polri sudah diperintah melaksanakan tugas dan kewajiban masing-masing. "Pokoknya kami lanjutkan operasi-operasi seperti itu. Jadi, nggak akan ada habis-habisnya," terang mantan panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) tersebut. 

Wiranto menyatakan, upaya-upaya yang dilakukan oleh KKSB sebagai kelompok separatis tidak perlu dihiraukan. Apalagi terus dikomentari. "Nggak usah dikomentari," ujar dia. Yang pasti, pemerintah melalui aparat keamanan yang bertugas di Papua sudah berusaha sebaik mungkin untuk merangkul seluruh anggota KKSB untuk kembali ke pangkuan NKRI. Meski dibekali kekuatan yang cukup untuk menindak kelompok separatis itu, TNI selalu mengedepankan upaya persuasif agar mereka tidak lagi meminta lepas dari Indonesia. 

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 14 September 2020 12:10

PSBB Jakarta Lebih Longgar, Kegiatan Nonesensial Boleh Beroperasi dengan Kapasitas 25 Persen

JAKARTA– Masa transisi menuju new normal di Jakarta akhirnya selesai.…

Senin, 14 September 2020 11:46

Maju Mundur PSBB Total, Tarik-Ulur Antara Kesehatan atau Ekonomi

 Dengan rasio tes rendah, penanganan pandemic Covid-19 di Indonesia seperti…

Senin, 14 September 2020 11:11

Wakil Ketua DPR RI Kutuk Penikaman Syekh Ali Jaber

JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolkam Azis Syamsuddin mengutuk…

Sabtu, 12 September 2020 12:31

KPU Larang Paslon Iklan di Media Sosial, Hanya Boleh di Media Massa

JAKARTA - Pasangan calon Pilkada diminta untuk tidak melakukan iklan…

Kamis, 10 September 2020 13:06

Zoom, Twitter, Shopee Dkk Kena Pajak 10 Persen

JAKARTA– Pemerintah kembali menunjuk 12 perusahaan untuk memungut Pajak Pertambahan…

Kamis, 10 September 2020 01:28

Di Jakarta, Setiap Hari Rata-Rata Seribu Orang Tertular Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memutuskan mengakhiri masa Pembatasan…

Rabu, 09 September 2020 13:59
Nyatakan Masih On The Track, KPK Belum Bisa Ambil Alih Kasus Pinangki

Sangkal Jaksa Agung Terlibat Urusan Fatwa MA

JAKARTA – Ketika Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memimpin agenda di…

Rabu, 09 September 2020 12:39

WFO, ASN Kerja Berdasarkan Kategori Zonasi Risiko Wilayah

JAKARTA– Pemerintah kembali mengatur sistem kerja pada aparatur sipil negara…

Rabu, 09 September 2020 12:11

Suap Djoko Tjandra Juga Diduga Mengalir ke Adik Jaksa Pinangki

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami dugaan aliran suap ke adik…

Rabu, 09 September 2020 12:09

Menag Pastikan Penceramah Bisa Berdakwah Meski Tak Punya Sertifikat

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menjamin bahwa para penceramah tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers