MANAGED BY:
MINGGU
18 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 15 Agustus 2019 09:44
Gaji Guru Honorer Naik, Sarjana di Bawah 5 Tahun Terimanya Segini...

Bulan Depan Gaji Guru Honorer di PPU Naik

ilustrasi

PROKAL.CO, PENAJAM- Kabar gembira bagi guru dan tenaga tata usaha berstatus tenaga harian lepas (THL) atau honorer di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Mulai bulan depan, gaji tenaga pendidik dan tenaga kependidikan non-PNS ini bakal naik. Berkisar Rp 1,7 juta hingga Rp 2,5 juta. Meningkat dari gaji sebelumnya, yang hanya dialokasikan Rp 500 ribu hingga Rp 800 ribu. Tergantung masa kerja dan pendidikan terakhir.

 Informasi itu disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Alimuddin kepada Kaltim Post, kemarin. Menurutnya kebijakan ini, sempat tertunda untuk dilaksanakan pada awal tahun ini. Sehingga baru bisa diakomodir pada APBD perubahan tahun 2019. “Kami alokasikan untuk empat bulan. Untuk gaji guru honorer dan tenaga tata usaha sedang penyesuaian di APBD perubahan,” kata pria berkumis ini.

Untuk besaran gaji tenaga pendidik THL jenjang SD dan SMP Negeri maupun Swasta dengan masa kerja 5 tahun lebih, yakni Rp 2,3 juta bagi yang memiliki pendidikan SLTA. Sedangkan guru honorer dengan pendidikan S1 menerima gaji sebesar Rp 2,5 juta. Dan untuk masa kerja 5 tahun ke bawah, menerima Rp 2 juta bagi pendidikan SLTA dan Rp 2,3 juta bagi pendidikan S1.

Pun demikian dengan tenaga kependidikan THL jenjang SD dan SMP Negeri maupun Swasta. Untuk masa kerja 5 tahun lebih dengan pendidikan SLTA menerima Rp 2 juta dan jenjang pendidikan S1 menerima Rp 2,3 juta. Dan masa kerja 5 tahun ke bawah mendapat gaji Rp 1,7 juta     bagi pendidikan SLTA dan Rp 2 juta bagi pendidikan S1. Sementara tenaga pendidik THL jenjang PAUD secara menyeluruh tanpa melihat masa kerja maupun pendidikan mendapatkan gaji Rp 1 juta. “Diupayakan bulan ini DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) sudah ditandantangani. Karena tinggal penyesuaian-penyesuaian saja,” terang dia.

 Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan (BK) Kabupaten PPU Muhajir menambahkan  ada sekira Rp 7,11 miliar anggaran yang dialokasikan untuk tambahan gaji guru dan tenaga tata usaha honorer di Kabupaten PPU. “Rinciannya Rp 2,879 miliar untuk tambahan kenaikan gaji guru honor di sekolah negeri. Dan Rp 4,231 miliar untuk tambahan kenaikan gaji guru honor di sekolah swasta,” tandasnya.

 Sebagai informasi, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) sebelumnya mengusulkan kenaikan gaji bagi tenaga pendidik non-PNS ini bisa dilaksanakan pada pertengahan tahun ini. Untuk diakomodir pada APBD Perubahan tahun 2019. Menurut data Disdikpora saat ini jumlah tenaga Pendidik (guru) dan Tenaga Kependidikan (tenaga tata usaha di sekolah) atau biasa disebut dengan PTK sebanyak 744 orang. Tersebar mulai jenjang pendidikan TK, SD, hingga SMP di PPU. Penghasilan yang mereka terima dinilai sangat memprihatinkan. Berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 800 ribu. Menyesuaikan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) yang diterima sekolah. 

 Jumlah gaji guru maupun tenaga tata usaha THL sebelumnya di bawah gaji THL yang ditetapkan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 26 Tahun 2018 tentang Honorarium THL di Lingkungan Pemkab PPU berkisar Rp 1,3 juta hingga Rp 1,7 juta per bulan. Dengan kriteria tenaga administrasi dan petugas kebersihan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pendidikan SLTA masa kerja kurang dari lima tahun sebesar Rp 1,3 juta per bulan. Untuk masa kerja lebih dari lima tahun menerima Rp 1,5 juta per bulan. THL pendidikan D3/S1 masa kerja kurang dari lima tahun mendapat Rp 1,5 juta per bulan. Sedangkan lebih dari lima tahun menerima Rp 1,7 juta/bulan. (*/kip)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 18 Agustus 2019 00:12

Pasca Idul Adha, Harga Cabai Masih Meroket

Lela Ratu Simi/KP SANGATTA - Hampir sepekan pasca Lebaran Idul…

Minggu, 18 Agustus 2019 00:10

IDIHHH,..!! Penderita Penyakit Seksual Menular di Kutim Meningkat

SANGATTA - Ditutupnya lokalisasi Kampung Kajang di Sangatta Selatan merupakan…

Minggu, 18 Agustus 2019 00:06

Lahan Dipakai Warga, Perjelas Status Lahan Pulau Kakaban

TANJUNG REDEB - Persoalan kepemilikan lahan di Pulau Kakaban yang…

Minggu, 18 Agustus 2019 00:02

532 Warga Binaan Dapat Remisi Hari Kemerdekaan, 10 Napi Langsung Bebas

TANJUNG REDEB - Sebanyak 532 warga binaan di Rumah Tahanan…

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:54

Rutan Paser Over Kapasitas 400 Persen

Remisi menjadi hadiah yang sangat dinanti bagi setiap penghuni rumah…

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:52

Pemondokan Jamaah Paser Bebas dari Banjir

MAKKAH – Kabar yang beredar di media sosial terkait banjir…

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:39

KASIHAN..!! Warga Perbatasan Kesusahan Bahan Pangan saat Kemarau

SENDAWAR-Kemarau tengah dirasakan warga Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Sudah dua…

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:38

Sebulan Polres Kukar Sita Ribuan Liter Solar Ilegal

Praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terus dipantau.…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:52

Padamkan Karhutla, Pinjam Helikopter Skadron

TANJUNG REDEB- Puluhan hektare lahan sudah terbakar dalam dua pekan…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:51

Banyak Manfaat, Bisnis Madu Kelulut Mulai Diminati

SANGATTA - Menggiurkan, bisnis madu klanceng atau kelulut (trigona bee),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*