MANAGED BY:
SABTU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 13 Agustus 2019 13:14
Neraca Perdagangan Kaltim Turun, Hilirisasi Tidak Bisa Ditunda
JANGAN DITUNDA: Kaltim harus segera menghadirkan hilirisasi kelapa sawit agar neraca perdagangan tetap surplus dalam jangka panjang.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kaltim Heni Purwaningsih mengatakan, volume ekspor-impor Kaltim memang selalu surplus. Itu terjadi karena volume ekspor lebih banyak dari impor. Penurunan neraca perdagangan disebabkan penurunan ekspor. Tapi secara keseluruhan neraca perdagangan Kaltim tetap surplus.

“Surplusnya neraca perdagangan saat ini, tidak bisa membuat kita baik-baik saja dalam jangka panjang,” ujarnya. Dia menjelaskan, secara kasat mata neraca perdagangan memang menguntungkan bagi Kaltim. Namun, dalam jangka panjang Bumi Etam harus bersiap. Penurunan ekspor yang dipengaruhi harga komoditas tentunya tidak bisa terelakkan bagi Kaltim.

Sebab, struktur ekonomi Bumi Etam 46 persen masih didominasi sumber daya alam (SDA) tidak terbarukan. Keterpurukan ekonomi sudah dirasakan oleh Kaltim pada 2015 dan 2016 saat perekonomian tumbuh minus. Ke depan sesuai perencanaan, Bumi Etam akan mengubah ketergantungan ini. Peningkatan ekspor harus dilakukan pada sektor lain, seperti perkebunan, pertanian, perikanan dan lainnya. “Kita punya potensi besar untuk ekspor. Saat ini hanya tinggal meningkatkan volume ekspornya,” katanya.

Menurutnya, untuk meningkatkan ekspor juga dibutuhkan hilirisasi, intensifikasi, dan sebagainya. Contohnya saat ini crude palm oil (CPO) hanya diekspor mentah. Ke depan bagaimana CPO bisa memiliki nilai tambah. Produk turunan itu yang didorong. Saat ini Kaltim sudah mulai mengarah pada industri hilirisasi. Sudah ada tiga komoditas yang memiliki fokus hilirisasi Kaltim yaitu CPO, karet dan kayu.

“Hilirisasi sudah tidak bisa terelakkan, itu mutlak dibutuhkan Kaltim. Agar nilai ekspor meningkat, dan neraca perdagangan Kaltim tetap surplus,” tutupnya. (*/ctr/ndu)

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers