MANAGED BY:
MINGGU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Selasa, 13 Agustus 2019 12:34
Dari Kasus Bule Cebok di Pancoran Pura Beji Monkey Forest Ubud
Warga Siapkan Upacara Guru Piduka, Pasangan Bule Ceko Diminta Hadir
MINTA MAAF: Dua bule asal Cekoslovakia yang vidionya sempat viral mekonceng (cebokan) di Pancoran Pura Beji Monkey Forest Ubud, dan langsung meminta maaf, Senin (12/8).

PROKAL.CO, Untuk kesekian kalinya, tempat suci menjadi sasaran pelecehan. Kali ini, dua warga Ceko yang videonya viral di media sosial karena dianggap melecehkan tempat suci, akhirnya meminta maaf.

 

PUTU AGUS ADEGRANTIKA, Gianyar

 

Pada Jumat (9/8) lalu video berdurasi 10 detik viral di media sosial. Dua wisatawan mancanegara (wisman) yang kemudian diketahui berasal dari Ceko melakukan aksi tidak senonoh di Pancoran Pura Beji Monkey Forest, Desa Padangtegal, Ubud, Gianyar. Pasangan bule itu bernama Idenek Slavka dan Sabina Dolezalova.

Yang membuat netizen geram, bule cowok, Idenek, beradegan membasuh (maaf) bokong Sabina yang membuka roknya. Adegan “mekonceng” dengan tirta itu nampak dilakukan secara sengaja sebagai bahan candaan. Tak berselang lama setelah viralnya video itu, muncul video klarifikasi di akun sosial media mereka. Isinya permintaan maaf.

Meski begitu, warga setempat akan menggelar upacara Guru Piduka di beji tersebut. Bendesa Adat Padangtegal Ubud, I Made Gandra, Senin (12/8) menjelaskan, pascaviralnya video tersebut pihaknya telah menggelar paruman dengan warga setempat.

Sejak Jumat (9/8) videonya viral dan berselang dua hari, tepatnya pada Minggu (11/8) akhirnya kedua bule ini menyadari kesalahannya dan memenuhi panggilan dari Prajuru Desa Adat Padangtegal. “Kebetulan pas Minggu malam kemarin desa adat menggelar paruman. Dia datang berdua serta perwakilan konsulat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan paruman digelar di Kantor LPD setempat. Malam itu juga, dua bule ini dimintai keterangan. Hingga akhirnya mengakui kesalahannya dan memohon maaf ditandai dengan pembuatan surat pernyataan bermaterai. Dalam pertemuan tersebut kedua orang asing yang diduga telah melakukan pelecehan tempat suci dikawasan Monkey Forest Ubud.

Di hadapan seluruh Prajuru Adat Padangtegal, mereka menyampaikan permintaan maaf. Keduanya mengaku tidak ada maksud untuk melecehkan pura yang berada di Kawasan Monkey Forest Ubud tersebut. Alasannya karena dirinya tidak mengetahui dan tidak tahu bahwa tempat tersebut merupakan tempat suci. Sehingga mereka mengklarifikasi video yang sempat viral di medsos melalui perkataan permintaan maaf kepada Prajuru Adat Padangtegal dan seluruh masyarakat.

I Made Gandra mengatakan sudah memaafkan kedua bule yang telah menyadari perbuatannya itu. Permasalahan pun dianggap selesai malam tersebut. Selanjutnya untuk menetralkan secara niskala kawasan suci tersebut, Desa Adat Padangtegal berencana menggelar upacara Guru Piduka bertepatan dengan rahina Purnama, Kamis (15/8) mendatang. Begitu juga kedua bule itu juga diminta untuk hadir dalam prosesi tersebut. (ade/aim)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 Oktober 2019 11:43

Menghafalkan Alquran Hanya Setahun di Pesantren Asy-Syahadah Surabaya

Menghafalkan Alquran sering terasa berat. Namun, itu tidak berlaku bagi…

Jumat, 04 Oktober 2019 09:33

Fadil Muzakki Syah setelah Foto Bersama Tiga Istri di Gedung DPR Jadi Sorotan

Ketiga istrinya ikut jadi tim sukses yang mengantarkan Achmad Fadil…

Rabu, 02 Oktober 2019 13:44

Sepenggal Kemeriahan Menuju Pesta Perayaan HUT Ke-20 Kutim, Dari Tradisional Ingatkan Milenial

Bisa dihitung jari, bahkan sudah benar-benar tidak diketahui. Permainan tradisional…

Sabtu, 28 September 2019 11:13

Jatuh Cinta dengan Matematika, Bawa Amel Rebut Emas di Hong Kong

Matematika. Kerap punya pamor tak baik di kalangan siswa. Dianggap…

Jumat, 13 September 2019 10:01
Petualangan Warkop DKI Menyelesaikan Misi dari Agen Rahasia

Lucu meski Kurang Nendang

Warkop DKI Reborn menghadirkan cerita dan cast baru. Aliando Syarief…

Kamis, 12 September 2019 14:31

Devano Gabriel, Drummer Cilik yang Juara Kontes Drum Internasional di Singapura

Jangan pandang sebelah mata meski usianya masih belia. Kemampuannya dalam…

Rabu, 11 September 2019 11:20

Setiap Keris Punya Karakter, Salah Pakai Bisa Didenda

Setiap tahapan dalam prosesi Bisoq Keris menyimpan makna. Begitu pula…

Senin, 09 September 2019 09:09

Journalist Boarding School, Bangun Karakter “Siddiq – Amanah – Tabligh Fathanah”

Oleh: Amir Machmud Jurnalisme Kenabian (Prophetic Journalism). Berlebihankah impian ini,…

Sabtu, 07 September 2019 12:54

Cerita Tiga Guru Inisiator Perpustakaan Keliling

Di daerah pelosok, perpustakaan keliling ibarat oase bagi anak-anak. Mereka…

Sabtu, 07 September 2019 12:28

Ketika Warga Buruan Budidaya Ikan Hias di Sungai Depan Rumah

Sebanyak 800-an ikan di aliran Subak Dukuh, Banjar Bangunliman, Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*