MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Selasa, 13 Agustus 2019 12:34
Dari Kasus Bule Cebok di Pancoran Pura Beji Monkey Forest Ubud
Warga Siapkan Upacara Guru Piduka, Pasangan Bule Ceko Diminta Hadir
MINTA MAAF: Dua bule asal Cekoslovakia yang vidionya sempat viral mekonceng (cebokan) di Pancoran Pura Beji Monkey Forest Ubud, dan langsung meminta maaf, Senin (12/8).

PROKAL.CO, Untuk kesekian kalinya, tempat suci menjadi sasaran pelecehan. Kali ini, dua warga Ceko yang videonya viral di media sosial karena dianggap melecehkan tempat suci, akhirnya meminta maaf.

 

PUTU AGUS ADEGRANTIKA, Gianyar

 

Pada Jumat (9/8) lalu video berdurasi 10 detik viral di media sosial. Dua wisatawan mancanegara (wisman) yang kemudian diketahui berasal dari Ceko melakukan aksi tidak senonoh di Pancoran Pura Beji Monkey Forest, Desa Padangtegal, Ubud, Gianyar. Pasangan bule itu bernama Idenek Slavka dan Sabina Dolezalova.

Yang membuat netizen geram, bule cowok, Idenek, beradegan membasuh (maaf) bokong Sabina yang membuka roknya. Adegan “mekonceng” dengan tirta itu nampak dilakukan secara sengaja sebagai bahan candaan. Tak berselang lama setelah viralnya video itu, muncul video klarifikasi di akun sosial media mereka. Isinya permintaan maaf.

Meski begitu, warga setempat akan menggelar upacara Guru Piduka di beji tersebut. Bendesa Adat Padangtegal Ubud, I Made Gandra, Senin (12/8) menjelaskan, pascaviralnya video tersebut pihaknya telah menggelar paruman dengan warga setempat.

Sejak Jumat (9/8) videonya viral dan berselang dua hari, tepatnya pada Minggu (11/8) akhirnya kedua bule ini menyadari kesalahannya dan memenuhi panggilan dari Prajuru Desa Adat Padangtegal. “Kebetulan pas Minggu malam kemarin desa adat menggelar paruman. Dia datang berdua serta perwakilan konsulat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan paruman digelar di Kantor LPD setempat. Malam itu juga, dua bule ini dimintai keterangan. Hingga akhirnya mengakui kesalahannya dan memohon maaf ditandai dengan pembuatan surat pernyataan bermaterai. Dalam pertemuan tersebut kedua orang asing yang diduga telah melakukan pelecehan tempat suci dikawasan Monkey Forest Ubud.

Di hadapan seluruh Prajuru Adat Padangtegal, mereka menyampaikan permintaan maaf. Keduanya mengaku tidak ada maksud untuk melecehkan pura yang berada di Kawasan Monkey Forest Ubud tersebut. Alasannya karena dirinya tidak mengetahui dan tidak tahu bahwa tempat tersebut merupakan tempat suci. Sehingga mereka mengklarifikasi video yang sempat viral di medsos melalui perkataan permintaan maaf kepada Prajuru Adat Padangtegal dan seluruh masyarakat.

I Made Gandra mengatakan sudah memaafkan kedua bule yang telah menyadari perbuatannya itu. Permasalahan pun dianggap selesai malam tersebut. Selanjutnya untuk menetralkan secara niskala kawasan suci tersebut, Desa Adat Padangtegal berencana menggelar upacara Guru Piduka bertepatan dengan rahina Purnama, Kamis (15/8) mendatang. Begitu juga kedua bule itu juga diminta untuk hadir dalam prosesi tersebut. (ade/aim)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 26 Januari 2020 11:05

Lebih Dekat dengan Aktivis Lingkungan Muda Aeshina Azzahra Aqilani

Terlahir dari orang tua yang merupakan pejuang lingkungan memunculkan kepedulian…

Senin, 20 Januari 2020 14:19
Menikmati Family Fun Rally Sambut Kejuaraan Provinsi Kaltim 2020

Memperkuat Pariwisata, Ingin Lebih Banyak Orang Datang ke Balikpapan

Family Fun Rally 2020 gelaran Kaltim Post berakhir meriah, Ahad…

Kamis, 16 Januari 2020 16:10

Cerita Mengharukan, Kembar Identik yang Terpisah 16 Tahun Akhirnya Bertemu

Kisah hidup dua remaja kembar ini begitu mengharukan. Enam belas…

Rabu, 15 Januari 2020 13:45
Keraton Baru ”Calon Pemersatu Dunia”, Nasibmu Kini...

Nasib Keraton Agung Sejagat, "Keraton" Disegel Pemkab, Sang Raja dan Ratu Ditangkap Polisi

Keraton Agung Sejagat boleh menyebut diri sebagai pendamai bumi, pemulih…

Selasa, 14 Januari 2020 14:39

Inovator Semen Geo Fast Sotya Astuningsih, Pakai Limbah Smelter, 5 Jam Sudah Kuat

Semen biasa butuh waktu 28 hari untuk bisa kuat optimal.…

Jumat, 27 Desember 2019 00:24
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (4-habis)

Warisan Tiongkok-Thailand hingga Surga Belanja Tepi Sungai

Sungai Chao Phraya adalah nadi kehidupan dan transportasi di Bangkok.…

Jumat, 27 Desember 2019 00:21
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (3)

Berpose di Puncak Tertinggi, Selfie dengan 75 Tokoh Sedunia

PIngin berjalan di atas kaca dari tinggi 314 meter? Menyaksikan…

Jumat, 27 Desember 2019 00:19
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (2)

Balet Atas Air dan Habiskan Malam bersama Waria

Informasi umum jika Thailand populer dengan waria atau lady boys…

Jumat, 27 Desember 2019 00:16
Wisata Baru Negeri Gajah Putih (1)

Taman Terluas Se-Asia Tenggara hingga Lukisan Bergerak

Pattaya dikenal sebagai kota wisata dengan hiburan malam tiada henti.…

Kamis, 26 Desember 2019 11:34

Kiprah Bripka Riko Rizki Masri dan FKPM Teman Hati

Membantu sesama tak perlu menunggu punya jabatan tinggi atau uang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers