MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 13 Agustus 2019 11:37
Slank Belum Pasti Manggung di PPU

Manajemen Bantah, Panitia HUT Klaim Belum Putuskan Artis Ibu Kota

Alimuddin

PROKAL.CO, PENAJAM- Band legendaris, Slank belum dapat dipastikan manggung di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Pasalnya Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-74 Kabupaten PPU belum memutuskan artis ibu kota, yang bakal memeriahkan panggung hiburan nanti. Termasuk penyanyi dangdut kondang Via Vallen, yang direncanakan bakal berkoordinasi dengan Slank.

Ketua Panitia HUT RI ke-74 Kabupaten PPU Alimuddin mengatakan pihaknya baru melakukan pembentukan panitia khusus. Yang bertugas merampungkan panggung hiburan menyambut HUT Kemerdekaan RI tersebut. Termasuk mendatangkan artis ibu kota yang bakal diboyong untuk menghibur masyarakat Kabupaten Benuo Taka nanti. “Hari ini (kemarin) baru bentuk panitia khususnya. Dua hari lagi, kami akan merapatkan hasilnya,” kata dia kepada Kaltim Post, Senin (12/8) kemarin.

Dalam rapat pembentukan panitia khusus tersebut, sempat diusulkan beberapa nama artis ibu kota yang bakal didatangkan nanti. Mencuat nama Slank, Via Vallen termasuk Noah. Akan tetapi, kepastian siapa yang akan dipilih nanti masih menunggu hasil rapat selanjutnya. Yang akan dilaksanakan Rabu (14/8) besok. “Sekarang masih proses inventarisasi. Dan diserahkan ke masing-masing panitia. Setelah rapat kedua, baru bisa diketahui hasilnya,” ucap Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab PPU ini.

Sebagai informasi, akun twitter resmi milik grup musik Slank, @slankdotcom sempat membantah pernyataan di media social mengenai rencana penampilan mereka untuk menghibur masyarakat Kabupaten PPU pada peringatan HUT RI ke-74 mendatang. "Berita ini tidak benar. Slank tidak ada jadwal tampil di Penajam," demikian unggahan akun @slankdotcom pada Jumat (9/8) sekira pukul 21.55 Wita. Hal tersebut juga mendapat tanggapan dari Alimuddin. Dia mengatakan memang belum ada komunikasi dengan manajemen Slank mengenai rencana tersebut. “Kalau sudah ada kontrak, baru bisa kami menentukannya,” ungkap dia.

Pria berkumis ini juga enggan mengatakan terkait keputusan untuk membatalkan mengundang Slank, akibat kejadian ini. Pasalnya panitia juga belum memutuskan artis ibu kota yang akan diundang dalam panggung hiburan HUT Kemerdekan RI ke-74 di Kabupaten PPU nanti. “Belum bicara batal. Kebijakannya belum ditetapkan masa mau bicara batal,” tandasnya.

Diberitakan sebekumnya, Panitia HUT RI ke-74 Kabupaten PPU Sardi mengatakan rencana untuk mengundang Slank dan Via Vallen akan dimantapkan pada rapat kepanitian. Yang akan dibahas pada di Kantor Bupati PPU, pada Senin (12/8) kemarin. Di mana, kepanitiannya akan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Termasuk seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Benuo Taka, untuk memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun 2019. “Karena tidak sedikit pun, kami akan menggunakan APBD maupun APBN untuk mengundang dua artis ibu kota ini. Murni swadaya OPD dan perusahaan yang ada di PPU,” kata dia saat ditemui Kaltim Post di ruangannya, Jumat (9/8) lalu.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Setkab PPU ini menambahkan kedatangan Slank dan Via Vallen untuk menggebrak panggung peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Kabupaten PPU, kemungkinan tidak dilaksanakan pada 17 Agustus 2019. Namun panggung hiburan rakyat tersebut, tetap akan dilaksanakan pada bulan Agustus ini. “Agar nuansanya rangkaian peringatan kemerdekaan tetap ada. Walaupun bukan tanggal 17 Agustus,” ujar dia.

Band legendaris Slank sebelumnya juga sempat manggung di Kabupaten PPU pada 12 Maret 2014 lalu. Untuk memeriahkan HUT Kabupaten PPU ke-12. Grup music yang digawangi Kaka (vokal), Bimbim (drum), Ivan (bass), Abdee (gitar), dan Ridho (gitar) ini menghentak panggung yang ada di depan Stadion Panglima Sentik, Jalan Propinsi Km 8 Kelurahan Nipahnipah Kecamatan Penajam. (*/kip)


BACA JUGA

Kamis, 22 Agustus 2019 12:24

Lokalisasi Ini Ramai Jika Akhir Pekan dan Tanggal Gajian

SANGATTA - Aktifnya Lokalisasi Kampung Kajang Sangatta Selatan membuat Pemerintah…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:22

Diduga Bawa Kayu Hasil Pembalakan Liar, Warga Labanan Ditangkap di Tanjung

TANJUNG REDEB – Bawa kayu ulin tanpa dilengkapi surat, Risman…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:22

Kurangnya Budaya Membuat Karya Ilmiah, Guru Susah Naik Pangkat

Minat guru dalam membuat karya ilmiah di Kabupaten Kutai Timur…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:20

Baju Adat Terbaik Kedua HUT Ke-74 RI di Istana Negara

Berau harus berbangga. Sebab, tepat pada Hari Kemerdekaan ke-74 Republik…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:19

SMP 2 Kembali Mandi Debu

Kejadian tahun 2012 kembali menimpa SMP 2 Loa Kulu. DLH…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:17

Warga Perbatasan Ditangkap

SENDAWAR – Peredaran 102 poket sabu seberat 56,5 gram berhasil…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:15

Sabu 615 Gram Nyaris Beredar di Tenggarong

TENGGARONG - Anggota Satuan Reskoba Polres Kukar berhasil menggagalkan peredaran…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:14

Akses Jalan Menuju Pesisir Diprioritaskan

PENAJAM – Beberapa waktu lalu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:11

Akar Bajakah Juga Tumbuh di PPU

Siapa yang tidak tahu akar bajakah. Tanaman yang merambat dan…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:06
Bincang dengan Dandim Tenggarong Letkol Inf Charles Alling

Penulis Tiga Buku yang Keluar-Masuk Hutan Papua

Komando Distrik Militer (Kodim) 0906/Tenggarong kini punya nakhoda baru. Namanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*