MANAGED BY:
SENIN
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 12 Agustus 2019 11:16
Impor Kaltim Terus Melemah
SESUAI KONDISI DAERAH: Perbaikan kinerja impor Kaltim akan ditopang dari sektor nonmigas.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Secara kumulatif nilai impor Kaltim periode Januari-Juni 2019 mencapai USD 1,33 miliar, atau turun sebesar 34,75 persen dibanding periode yang sama 2018. Penurunan impor sejalan dengan peraturan pemerintah pusat untuk menurunkan difisit neraca perdagangan nasional.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Atqo Mardiyanto mengatakan, impor Kaltim pada Juni 2019 mencapai USD 0,17 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 0,59 persen dibanding dengan impor Mei 2019. Sementara bila dibanding Juni 2018 mengalami penurunan sebesar 13,99 persen. Sedangkan impor barang migas Juni 2019 mencapai USD 0,10 miliar, naik 77,80 persen dibanding Mei 2019.

“Sementara impor barang nonmigas Juni 2019 mencapai USD 0,06 miliar atau turun sebesar 40,23 persen dibanding Mei 2019,” ujarnya Minggu (11/8).

Dari seluruh impor periode Januari- Juni 2019, impor barang migas mencapai USD 0,64 miliar atau turun 55,63 persen dan barang nonmigas mencapai USD 0,69 miliar atau naik sebesar 14,90 persen.

Terpisah, Kepala Tim Advisory Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Harry Aginta mengatakan, pelemahan saat ini masih akan berlanjut. Namun kontraksi tidak separah pada periode awal tahun ini. Perbaikan kinerja impor luar negeri Kaltim triwulan berikutnya diperkirakan bersumber dari impor nonmigas, terutama impor barang modal dan bahan baku.

“Peningkatan impor barang modal dan bahan baku Kaltim, tentunya sejalan dengan kondisi ekonomi Kaltim yang diperkirakan terus melanjutkan akselerasi pertumbuhan,” tuturnya Minggu (11/8).

Menurutnya, jika dilihat per triwulan impor luar negeri Kaltim triwulan I 2019 mengalami kontraksi pertumbuhan yang signifikan, dibandingkan triwulan sebelumnya. Pertumbuhan impor luar negeri Kaltim triwulan I 2019 terkontraksi minus 20,60 persen (yoy), turun dari 8,03 persen (yoy) triwulan sebelumnya. Penurunan impor luar negeri Kaltim triwulan I 2019 disebabkan oleh penurunan impor minyak mentah, sebagai bahan baku pengolahan kilang minyak Balikpapan. Pemerintah melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 42 Tahun 2018 telah mengatur tentang prioritas pemanfaatan minyak bumi untuk keperluan dalam negeri.

“Kebijakan ini ditempuh sebagai upaya pemerintah untuk menurunkan defisit neraca perdagangan Indonesia. Sehingga penurunan impor memang terus digencarkan,” katanya.

Pada 2019, tambahnya, BUMN yang bergerak di bidang pengelolaan migas telah menyepakati kontrak jual beli dengan 11 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di berbagai wilayah Indonesia. Lebih lanjut, perawatan rutin kilang minyak Balikpapan yang terjadi pada Februari 2019, turut mendukung penurunan impor migas Kaltim triwulan I 2019.

“Perawatan rutin di kilang minyak Balikpapan pada Februari-April 2019 menjadi turut menjadi penyebab turunnya impor minyak mentah,” ungkapnya.

Menurutnya, selain penurunan impor migas, impor nonmigas Kaltim triwulan I 2019 juga tercatat mengalami perlambatan dari 68,75 persen (yoy) di triwulan IV 2018 menjadi 19,40 persen (yoy). Perlambatan tersebut bersumber dari normalisasi impor barang modal pasca pemenuhan kebutuhan alat-alat konstruksi, pada triwulan IV 2018. Tercatat impor barang modal melambat dari 141,48 persen (yoy) di triwulan IV 2018, menjadi 37,15 persen (yoy) pada triwulan I 2019. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa proyek konstruksi yang pengerjaannya mundur akibat kendala cuaca pada akhir tahun. Kondisi ini berdampak pada proses konstruksi yang baru bisa dilaksanakan pada triwulan I 2019. "Sehingga untuk memenuhi bahan baku konstruksi tersebut, impor Kaltim akan lebih baik pada periode berikutnya,” pungkasnya. (*/ctr/tom/k18)


BACA JUGA

Minggu, 18 Agustus 2019 15:16

Bogasari Siap Kembangkan Pasar UKM di Kalimantan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Potensi pasar UKM makanan berbasis tepung terigu…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:56

B30 Jadi Harapan Baru, Bantu Perbaikan Harga CPO

Berhasilnya rangkaian road test penggunaan B30 memberikan harapan baru bagi…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:55

Industri Pengolahan Punya Andil Terbesar

BALIKPAPAN - Industri pengolahan minyak menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:54

Buktikan Ketangguhan New Triton

JAKARTA – Tak ingin berpuas diri. Setelah menguasai pasar pick-up…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:52

ADUH..!! Neraca Dagang Defisit Lagi

JAKARTA– Neraca perdagangan kembali defisit. Pada Juli lalu, defisit neraca…

Kamis, 15 Agustus 2019 11:31

Presiden Hilangkan PPN Kertas Media Cetak

JAKARTA– Desakan untuk penghapusan pajak pertambahan nilai (PPN) atas pembelian…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:46

Peredaran Benih Sawit Ilegal, Dua Daerah Ini Paling Banyak

SAMARINDA- Petani kelapa sawit tampaknya harus lebih berhati-hati dalam membeli…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:44

Bulan Juni, Kunjungan Wisman ke Kaltim Naik

SAMARINDA – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kaltim…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:43

Dorong Kaltim Masuk Pengembangan Wisata Pusat

BALIKPAPAN – Meski memiliki potensi pariwisata yang besar, pemerintah pusat…

Selasa, 13 Agustus 2019 13:14

Neraca Perdagangan Kaltim Turun, Hilirisasi Tidak Bisa Ditunda

SAMARINDA- Meski masih menunjukkan tren positif, kinerja neraca perdagangan Kaltim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*