MANAGED BY:
SENIN
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 10 Agustus 2019 13:21
Syekh Shuhaib Mazin Qannu’, Hobi Masak dan Keliling Samarinda Pakai Motor
JALIN SILATURAHMI: Kunjungan Ulama Palestina Syekh Shuhaib Abu Yahya (peci hitam) beserta Yayasan Damai Aqsha dalam rangka menjalin silaturahmi di ruang rapat Kaltim Post, Jumat (9/8). SAIPUL ANWAR/KP

PROKAL.CO, Jumat (9/8), Kaltim Post kedatangan tamu jauh dari negeri Palestina. Syekh Shuhaib Mazin Qannu’ namanya. Pemuda asal Gaza, Palestina, itu sudah sebulan mendakwahkan Islam ke Kota Tepian.

 

NOFIYATUL CHALIMAH, Samarinda

 

DIBANTU Ahsanur Ahmad, kepala SD Al-Quds Samarinda, sebagai penerjemah, Shuhaib (28) banyak bercerita. Bahwa dia datang dengan teman-teman dari Damai Aqsha Foundation. Hobinya masak dan berkeliling Kota Tepian dengan motor.

“Soal memasak, saya bawa bumbu-bumbu dari Palestina,” kata Shuhaib dalam bahasa Arab yang diterjemahkan Ahsanur.

Shuhaib suka memasak maqluba, yaitu masakan khas Palestina yang berbahan dasar nasi dengan campuran aneka rempah, daging, dan beras dan dimasak bersama. Penyajiannya dengan membalik panci langsung di atas piring saji.

“Jadi, para pejuang Palestina ada yang masak maqluba di pintu-pintu Masjidilaksa, untuk menunjukkan kami tetap berjuang,” imbuhnya.

Rencananya, Shuhaib di Samarinda selama tiga bulan. Namun bisa lebih lama menyesuaikan kebutuhan dakwah. Meski niat awalnya meninggalkan Palestina, Shuhaib ingin melanjutkan pendidikannya di Malaysia. Namun, beberapa waktu menjelajahi Indonesia, dia merasa Indonesia lebih nyaman untuknya. Bisa jadi rencananya berubah.

Sebelum mendarat di Samarinda, Shuhaib sudah berkeliling Sumatra dan Jawa untuk berdakwah. Di Samarinda pun, dia sudah berkeliling ke berbagai pesantren.

Diakuinya, meninggalkan Gaza, Palestina, adalah buah dari konflik di sana. Perang membuat hidup rakyat sengsara. Menurut dia, dunia mesti tahu penderitaan rakyat Palestina. Maka, dia memiliki misi dakwah.

Bukan urusan materi untuk sumbangan rakyat Palestina, namun untuk mengedukasi bahwa masyarakat Palestina memang benar-benar sengsara karena perang. Pengorbanannya agar bisa keluar pun cukup berat. Sebab, dia harus meninggalkan istri yang tengah hamil dan putri kecilnya. Namun, kini istri dan anaknya sudah menyusul.

Di negeri asalnya, Shuhaib adalah khatib dan imam masjid yang berada di bawah naungan Kementerian Agama di Palestina. Agak berbeda dengan Indonesia, di Palestina, khatib dan imam harus melewati seleksi dan dinaungi pula oleh pemerintah layaknya aparatur sipil negara (ASN). Selain itu, Shuhaib pernah berdagang. Dia juga menekuni seni menulis indah. (*/dns/k8)


BACA JUGA

Minggu, 18 Agustus 2019 15:15

Ini Alasan Parawansa Maju Pilwali Samarinda

PROKAL.CO, SAMARINDA - Peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2019 digelar…

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:32

Tersendat Menunggu Kerugian Negara

Tensi kerja Korps Adhyaksa Kota Tepian membereskan kasus dugaan korupsi…

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:31

Si Kleptomania yang Tak Berdaya

SYAHRIL berjengket, masuk ke rumah yang dihuni Fatrul Fatah Riski…

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:28

Warga Mengeluh Air PDAM Keruh

SAMARINDA–Larut tengah malam, Sukarman masih berjaga. Sejak Mei lalu hingga…

Jumat, 16 Agustus 2019 22:54

KLHK Tangkap Dua Pelaku Tambang Batubara Ilegal di Kampung Muang

PROKAL.CO, SAMARINDA - Praktek tambang batubara ilegal terus berlangsung di…

Jumat, 16 Agustus 2019 22:53

Kompleks Balai Kota Baru, Jaang : Ada Hibah Lahan 25 Hektar dari Warga di Sungai Siring

PROKAL.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda serius memindahkan kompleks Balai…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:34

Penjahat Sadis (Masih) Berkeliaran

SAMARINDA pernah menduduki peringkat kedua daerah dengan kriminalitas tinggi. Belakangan,…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:33

Barkati Janji Sering Turun ke Lapangan

Samarinda kini punya wakil wali kota baru, M Barkati. Mantan…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:31

Patok Tujuh Kandidat di Pemilu

SAMARINDA – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 masih menunggu…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:31

Kenapa Lelaki Masih Enggan Berkontrasepsi..??

Menjadi pelaku kontrasepsi merupakan hal yang sangat jarang bagi laki-laki.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*