MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 10 Agustus 2019 13:07
Lagi, Megawati Istimewakan Prabowo
Megawati tersenyum melihat fotonya bersama Prabowo Subianto di Kongres V PDIP. (Gunawan Wibisono/JawaPos.com)

PROKAL.CO, DENPASAR–Hubungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto sedang hangat-hangatnya. Saat Prabowo tidak lagi berada di arena kongres PDI Perjuangan pun, Megawati masih bisa mengekspresikan hubungan harmonisnya dengan ketua umum Partai Gerindra tersebut. Itu terlihat saat tadi malam (9/8), Megawati meninjau pameran foto di lobi Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, tempat berlangsungnya Kongres V PDI Perjuangan.

Sebanyak 25 foto yang dipamerkan tidak luput dari pandangannya. Setelah puas melirik foto satu demi satu, wartawan bertanya foto favorit Megawati. Mantan presiden RI kelima itu langsung menunjuk sebuah foto yang dipajang di bagian bawah. Cukup lama dia menunjuk foto tersebut sambil mengembangkan senyum ceria. Rupanya itulah foto dirinya bersama Prabowo. Momen itu diambil ketika Megawati menjamu Prabowo makan siang di kediamannya di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, 24 Juli lalu.

Dalam foto itu, keduanya tersenyum lepas. Prabowo tampak memegang perutnya menandakan dia sudah kenyang dan sangat menikmati hasil masakan Megawati. Sementara itu, Megawati tertawa lepas melihat ke arah Prabowo. “Ini foto favorit saya,” kata Megawati sambil menunjuk foto berukuran 45 cm x 60 cm itu.

“Kenapa pilih foto itu, Bu?” tanya wartawan. “Karena Pak Prabowo menunjukkan perutnya. Kan katanya kenyang,” jawab Megawati. “Nasi goreng buatan Ibu enak ya?” tanya wartawan lagi. “Ya tidak tahu saya,” jawab Megawati. “Ibu keliatan lepas banget ekspresinya di foto itu?” tanya wartawan. “Yang mana? Yang di foto itu? Soalnya ya saya senang saja,” jawabnya lalu tersenyum lepas.

Pameran foto bertema Kepemimpinan dan Kerakyatan Bersama PDI Perjuangan itu adalah hasil karya pewarta foto. Sebanyak 25 foto dipamerkan setelah sebelumnya diseleksi dari 300 foto yang terkumpul.

Pengamat politik dari Indo Barometer M Qodari menyampaikan itu adalah sinyal kuat kedekatan Prabowo-Megawati. Tidak hanya akrab secara personal, namun bisa juga diterjemahkan dalam hubungan politik yang saling mendukung satu sama lain. “Bukan tidak mungkin nanti Prabowo akan menjalin koalisi dengan calon yang diusung PDI Perjuangan,” kata Qodari saat ditemui di lokasi kongres PDI Perjuangan di Bali.

Dukungan itu, jelas dia, bentuknya macam-macam. Bisa berbentuk kerja sama di parlemen, kerja sama di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 hingga koalisi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Saat ini, Megawati dinilai sebagai god mother bidang politik. “Sehingga wajar kalau kemudian Prabowo merapat ke Megawati,” ujarnya.

Di sisi lain, tambah dia, kini sosok yang paling potensial untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2024 adalah Prabowo Subianto. Nah, itu bisa melenggang, Gerindra harus menjalin hubungan harmonis dengan PDI Perjuangan sebagai pemenang Pemilu 2019.

Sinyal itu juga disampaikan Megawati langsung saat menyampaikan pidato politiknya Kamis lalu (8/8). “Kalau nanti (ingin maju capres 2024) enggak tahu kapan. Tolong deketi saya ya Mas Bowo (Prabowo Subianto),” seloroh Megawati yang disambut tepuk tangan para peserta kongres.

Menurut Qodari, nasib Prabowo sebagai capres sangat bergantung pada 2022 atau 2023. Biasanya dua atau satu tahun menjelang pilpres, akan muncul sosok alternatif. Pola ini mirip seperti saat kemunculan Jokowi dalam Pilpres 2014 yang bersaing dengan Prabowo. “Jangan lupa, saat ini Prabowo adalah capres terkuat kedua setelah Jokowi. Apakah nanti ada yang muncul selain Prabowo kita tunggu saja,” imbuhnya.

Sementara itu, agenda Kongres V PDIP akan memasuki hari terakhir, hari ini (10/8). Megawati sebagai ketua umum yang terpilih secara aklamasi, hari ini, akan mengumumkan dan melantik struktur kepengurusan DPP PDI Perjuangan periode 2019–2024.

Megawati pun menyusun sendiri daftar personalia kepengurusan DPP. Sebab, oleh kongres dia didapuk sebagai formatur tunggal dalam kongres. “Ibu ketua umum terpilih sedang menyusun personalia struktur DPP. Besok (hari ini) akan dilantik,” kata Ketua Sidang Kongres V PDIP I Wayan Koster.

Dia bilang, siapa yang akan duduk dalam kepengurusan DPP lima tahun mendatang, sangat bergantung keputusan Megawati. Struktur DPP 2019–2024 pun tidak akan berubah. Tetap dibikin ramping tanpa ada penambahan bidang. Yaitu terdiri dari 27 personalia. Terdiri dari ketua umum, sekjen, dan tiga wakil sekjen, bendahara umum yang dibantu dua wakil bendahara, serta 19 kepala bidang.

Muncul spekulasi pengisi jabatan sekretaris jenderal (sekjen) bergeser. Di arena kongres kemarin, berseliweran informasi bahwa ada dua sosok yang paling berpeluang menduduki jabatan sekjen. Yaitu, Hasto Kristiyanto yang mantan sekjen periode 2014–2019 dan mantan Wakil Sekjen Ahmad Basarah. Keduanya digadang-gadang menduduki jabatan tersebut.

Dikonfirmasi terkait kabar itu, Hasto sangat irit bicara. Dia mengaku tidak akan mengomentari rumor tersebut. “Mulut saya ini dikunci untuk ngomong itu. Saya serahkan ke Bu Ketua Umum,” ujarnya lalu berlalu.

Pernyataan serupa juga disampaikan Ahmad Basarah. Wakil ketua MPR itu mengaku tidak akan berkomentar terkait kabar itu. Dia bilang tidak memiliki kapasitas untuk menanggapi hal tersebut. “Jabatan di DPP itu sama rahasianya dengan daftar menteri Pak Jokowi. Jadi bergantung ketua umum saja,” ucap Basarah. (mar/JPG/rom/k8)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 10:30

Harga Gas Rumah Tangga Segera Naik

PROBOLINGGO  – Pemerintah berencana menyesuaikan harga gas untuk rumah tangga.…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:19

Dibayangi Ketidakpastian Global, Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Terancam

SAMARINDA – Pertumbuhan ekonomi Kaltim terancam tidak maksimal. Salah satu…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:03

WADUH..!! Ada Temuan Retakan di Pesawat Boeing 737NG

JAKARTA, Jawa Pos - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud)…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:58

Jangan Takut Turun ke Jalan, Perppu KPK Masih Ditunggu

JAKARTA – Larangan demonstrasi menjelang pelantikan presiden dikeluarkan aparat. Meski…

Rabu, 16 Oktober 2019 18:09

Ruangan PPK Kementerian PUPR Disegel KPK

PROKAL.CO, SAMARINDA - Salah satu ruangan yang ditempati Pejabat Pembuat…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:54

OTT di Kaltim, KPK Amankan Delapan Orang

Kepala BPJN Ikut Diperiksa--sub     JAKARTA-Untuk kali kedua tahun…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:34

Suami Bakar Istri di Depan Anak, Juga Bawa Kabur Motor Penjaga Kos

SURABAYA– Teriakan minta tolong terdengar di kamar kos yang beralamat…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:33

TNI AD Sanksi Tujuh Anggota, Pastikan Tidak Matikan Karir Prajurit

JAKARTA– Unggahan bernada sumbang atas insiden penusukan terhadap Menteri Koordinator…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:32

KPK Habis, Presiden Tak Kunjung Terbitkan Perppu

JAKARTA– Revisi UU nomor 30 Tahun 2002 Tentang KPK akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:30

OTT KPK di Kaltim, Castro : Pemerintah Masih Abai Dalam Pengawasan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Pusat Studi Anti Korupsi (SAKSI) Fakultas Hukum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*