MANAGED BY:
SENIN
06 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 10 Agustus 2019 12:39
Nopol Kendaraan di Paser Perlahan Ditertibkan, Pakai Nomor Bekas Kaltara
ilustrasi

PROKAL.CO,

TANA PASER - Polres Paser melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menginventarisir nomor polisi (nopol) kendaraan di wilayah hukum Kabupaten Paser. Pihak berwenang sedang berupaya membenahi kode kendaraan, termasuk di Paser. Kebijakan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 5/2005 tentang Registrasi dan Identifikasi (Regident) kendaraan bermotor. Serta Peraturan Pemerintah Nomor 66/2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Serta Peraturan Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltim Nomor 1/2018 tentang Penomoran Kendaraan Bermotor di wilayah hukum Polda Kaltim. 

Kanit Regident Satlantas Polres Paser Ipda Andi Bagus menyampaikan imbauan kepada pemilik kendaraan roda dua di Bumi Daya Taka. Dalam rangka registrasi ulang nomor polisi kendaraan, yang masih menggunakan kode tiga huruf di belakang angka seperti KT 2996 AEF, nantinya akan dikembalikan menjadi dua huruf saat melakukan registrasi kendaraan pasca 5 tahun. 

“Selama ini kan alokasi kita di Paser hanya satu kode wilayah yaitu E, EA sampai EZ. Setelah habis di EZ, kita pindah ketiga huruf. Seiring berjalannya waktu perpisahan Polda Kaltim dan Polda Kaltara, penomoran yang dulunya ada di Polda Kaltara kini sudah kembali ke Kaltim. Karena Kaltara sudah punya kode wilayah sendiri. Alokasi itulah yang akan menjadi wilayah kita,” kata Andi Bagus, kemarin (9/8). 

Selain itu Polres juga tengah menertibkan penggunaan nopol di Bumi Daya Taka. Pasalnya banyak nopol yang sudah tidak aktif lagi. Imbas mutasi ke daerah lain dan digantikan dengan kendaraan yang baru. 

" Untuk data jumlah nopol yang tidak aktif lagi belum bisa dipastikan jumlahnya," lanjut. 

Wilayah Paser khusus roda dua akan mendapat tambahan kode huruf nomor polisi kendaraan berupa J dan S. Untuk J nantinya dari JA sampai JD. Sedangkan, hanya SS dan ST. Mekanismenya ialah saat ganti pelat lima tahunan pasca kendaraan tersebut dibeli. Untuk yang sudah telanjur tiga huruf tidak masalah, ini kata dia bukan penertiban. Semakin banyak jumlah kendaraan roda dua, membuat jatah nomor kode wilayah perlu penambahan. (/jib)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers