MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 10 Agustus 2019 12:30
Defisit Minyak Membengkak
JAGA PASOKAN: Pertamina mengantisipasi kenaikan konsumsi gas pada momen Iduladha yang diprediksi empat persen.

PROKAL.CO, JAKARTA– SKK Migas perlu bekerja keras untuk meningkatkan produksi minyak yang dipatok 1 juta barel per hari (bph). Betapa tidak, sampai semester I 2019, produksi minyak siap jual (lifting) baru mencapai 752 ribu bph.

Deputi Operasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Fatar Yani Abdurrahman menyatakan, kenaikan produksi minyak menjadi hal yang penting lantaran konsumsinya terus meningkat. ’’Faktanya, sampai hari ini produksi likuid BBM separo dari produksi minyak. Lalu, pertanyaannya, bisa tidak kurangi konsumsi? Pada 2025, saya khawatir konsumsi (minyak) bisa lebih dari 2 juta barel per hari,’’ katanya.

Produksi minyak pada 2017 hanya tinggal 949 ribu barel per hari, sedangkan konsumsi meningkat menjadi 1,65 juta barel per hari. Artinya, terjadi defisit 702 ribu barel per hari. Memang itulah tantangan bagi KKKS (kontraktor kontrak kerja sama) di Indonesia untuk meningkatkan produksi migas. ’’Filling the gap. Caranya, percepat onstream (operasi) produksi, EOR (enhanced oil recovery), dan work over sumur,’’ tuturnya.

EOR adalah metode yang digunakan untuk meningkatkan cadangan minyak pada suatu sumur dengan cara mengangkat volume minyak yang sebelumnya tidak dapat diproduksi. Menurut dia, jika EOR bisa diterapkan di beberapa sumur migas, pada 2032 atau 2033 produksi minyak bumi bisa tembus 1 juta barel. Dengan kondisi lapangan yang sudah tua, pada 2025 produksi minyak bumi akan menurun sehingga mencapai 508 ribu barel per hari. Produksi blok migas existing hanya 400 ribu barel per hari. Karena itulah, eksplorasi untuk penemuan cadangan minyak bumi juga perlu dilakukan guna mengejar laju produksi.

Selain itu, pola konsumsi energi masyarakat harus diubah agar tidak terjadi pemborosan pemakaian minyak. Misalnya, peralihan penggunaan kendaraan berbahan bakar bensin menjadi kendaraan listrik dan kendaraan pribadi ke transportasi masal. Menurut Fatar, jika upaya itu dilakukan, defisit neraca migas akan berkurang drastis. ’’Di hulu setengah mati carinya (migas). Makanya, kalau lihat jalanan macet, miris juga di jalanan gampang aja dibakar, disubsidi lagi,’’ ujarnya.

Salah satu yang menjadi faktor utama minat investor bertahan adalah kepastian regulasi. ’’Investor selama 30 tahun ingin dapatkan kepastian karena mengeluarkan dana yang luar biasa besar. Dalam jangka waktu itu (investasinya) bisa kembali, bahkan bisa profit. Regulatory certainty sesuatu yang sangat ditunggu,’’ ungkap Direktur Pertamina EP Nanang Abdul Manaf. Pertamina EP telah mempunyai lima proyek EOR di lapangan migas perseroan guna meningkatkan produksi. (vir/ken/rin/c14/oki/jpg/tom)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 10:33

10 BUMN Bantu Merpati Terbang Lagi

JAKARTA– Sepuluh badan usaha milik negara (BUMN) bersinergi untuk membangkitkan…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:18

Tanpa IKN, Investasi Hilirisasi Harus Masuk

SAMARINDA – Tumbuhnya sektor lain selain pertambangan batu bara diharapkan…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:17

Apindo Berencana Bangun Kawasan Ekonomi, Lirik Lahan 10 Hektare di Kawasan IKN

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim bertekad untuk berkontribusi dalam pembangunan…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:14

Ikuti Tren untuk Menangkan Persaingan Pasar

DI mana ada kemauan di situ ada jalan. Pernyataan ini…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:13

Realisasi Baru Capai 67,97 Persen , DJP Kaltimra Kejar Target Pajak

BALIKPAPAN – Target Direktorat Jenderal Pajak (DJP) wilayah Kalimantan Timur…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:50

2020, Bankaltimtara Siap Bertransformasi ke Digital

SAMARINDA- Tak hanya hadir di seluruh kecamatan di Bumi Etam,…

Senin, 14 Oktober 2019 12:44

Jalan Terjal Pemenuhan Daging Sapi

Upaya Pemprov Kaltim mendorong pemenuhan konsumsi daging sapi melalui penggemukan…

Senin, 14 Oktober 2019 12:43

Jaga Kualitas Uang Layak Edar

SAMARINDA- Bank Indonesia (BI) terus berusaha menjaga kondisi uang yang…

Senin, 14 Oktober 2019 12:23

Bankaltimtara Berkontribusi Nyata Bagi Kaltim

SAMARINDA- PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim dan Kaltara atau…

Senin, 14 Oktober 2019 11:35

HUT Bankaltimtara ke 54, Gubernur Isran Singgung Calon Dirut

PROKAL.CO, SAMARINDA - PT BPD Kaltim Kaltara atau lebih dikenal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*