MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 09 Agustus 2019 20:56
KPK Cek Lubang Tambang di Samarinda, Minta Polisi dan Dinas ESDM Kaltim Bertindak Tegas
Tim KPK kunjungi lokasi salah satu tambang di Palaran

PROKAL.CO, PROKAL.CO, SAMARINDA - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi sejumlah lubang tambang batubara di Samarinda. Bekas tambang galian Jl Bangeris berada belakang Kantor Bawaslu Kaltim, paling pertama kali dikunjungi KPK, pada Kamis (8/8/2019) kemarin.

Kemudian, dilanjutkan, Jumat (9/8/2019) ini ke lokasi tambang PT Nuansacipta Coal Investment (NCI) Bentuas Palaran, PT Energi Cahaya Industritama (ECI) dan CV Limbuh di Mugirejo. Dan, terakhir KPK meninjau PT Lana Harita (PKP2B).

Dari kunjungan tersebut, KPK meminta Dinas ESDM Kaltim dan Polres Samarinda bertindak tegas terhadap tambang batubara ilegal dan tak melakukan pembiaran, seperti yang terjadi galian batubara di Jl Bangeris.

Selain meminta pembayaran pajak oleh perusahaan tambang, KPK menyatakan tak setuju pemerintah menutup lubang tambang yang terbengkalai karena masih adanya sisa persoalan yang belum diselesaikan.

"Lubangnya tadi mau ditutup menggunakan dana APBN dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kami melarang keras. Karena, yang bertanggung jawab nanti tidak ada bukti kesalahannya dengan sudah ditutup lubangnya," kata Penasehat KPK, M Tsani.

M Tsani menambahkan KPK tak setiap waktu mengawasi kegiatan pertambangan di Kaltim khususnya Samarinda. Namun hanya memonitor untuk memicu kepolisian dan instansi pajak untuk bertindak tegas.

"KPK memiliki mandat mekanisme picu. Kami tidak mau mengawasi tambang Kami memicu saja yang punya kewenangan, Distamben, teman kepolisian dan teman pajak," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltim, Wahyu Widhi Heranata mengatakan kunjungan KPK ke lokasi tambang ini merupakan tindak lanjut dari konsultasi pihaknya ke KPK pada 27 Juni 2019 lalu.

"KPK ini sebagai pemacu supaya saya lebih komitmen lagi. Saya juga sudah ditekan BPK lagi. Tunggakan tunggakan PNBP di sektor tambang Kalimantan Timur kok masih besar dan terus muncul. Saya juga ditanya Kanwil BPK RI Wilayah Kaltim. Nah, apa tindakan Dinas ESDM, nah ini salah satunya," ujar Wahyu.

Wahyu menambahkan Dinas ESDM Kaltim terus menghimbau perusahaan tambang untuk membayar pajak. Ia juga akan melaporkan setiap teguran dilakukannya ke perusahaan untuk menutup lubang bekas tambang.

"Contohnya CV Limbuh saya tegur dengan surat tembusannya ke KPK. Ada bulan Maret lalu. Peringatannya segera menutup lubang tambang di dekat pemukiman warga dan melaporkan dalam 7 hari," ujar Wahyu. (mym)


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 13:39

Tahun Depan UMP Naik, Hotel Belum Berani Naikkan Tarif

Meski upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK)…

Senin, 21 Oktober 2019 13:38

Courtesy Call dengan Presiden dengan Negara Sahabat, Tawarkan Kereta Hingga BUMN

JAKARTA - Momen courtesy call yang dilaksanakan Presiden Joko Widodo…

Senin, 21 Oktober 2019 13:18

Ada OTT KPK, Berharap Akses ke APT Pranoto Tak Terdampak

RENCANA kegiatan peningkatan jalan menuju Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT)…

Senin, 21 Oktober 2019 13:18

OTT KPK, Bukti Abai terhadap Kualitas

BALIKPAPAN-Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah…

Senin, 21 Oktober 2019 13:17

Bakal Revisi UU yang Hambat Investasi

Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dilantik sebagai presiden dan wakil…

Senin, 21 Oktober 2019 11:10

Ketika Anak Kembar SMP Ikut Desain Ibu Kota Republik

Dua anak kembar asal Kota Solok berhasil membuat desain ibukota…

Senin, 21 Oktober 2019 11:09
Penghuni Rumah Dinas Wakil Presiden Berganti

Mufidah Kalla Bagikan Merpati Peliharaan, Ma'ruf Boyongan Bawa Sarung

Jusuf Kalla (JK) dan Kiai Ma’ruf Amin (KMA) menjalani kehidupan…

Senin, 21 Oktober 2019 11:07

Berharap Akses ke APT Pranoto Tak Terdampak

RENCANA kegiatan peningkatan jalan menuju Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT)…

Senin, 21 Oktober 2019 11:01

Portofolio Calon Menteri Beredar, Ada Said Aqil, Edhy Prabowo hingga Viktor Laiskodat

JAKARTA– Presiden Joko Widodo ingin langsung tancap gas bekerja usai…

Senin, 21 Oktober 2019 10:41

CATAT JANJI JOKOWI, Akan Revisi Puluhan Undang-Undang Yang Hambat Investasi

JAKARTA– Joko Widodo berkomitmen akan bekerja dengan cepat dan memberikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*