MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 09 Agustus 2019 20:56
KPK Cek Lubang Tambang di Samarinda, Minta Polisi dan Dinas ESDM Kaltim Bertindak Tegas
Tim KPK kunjungi lokasi salah satu tambang di Palaran

PROKAL.CO, PROKAL.CO, SAMARINDA - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi sejumlah lubang tambang batubara di Samarinda. Bekas tambang galian Jl Bangeris berada belakang Kantor Bawaslu Kaltim, paling pertama kali dikunjungi KPK, pada Kamis (8/8/2019) kemarin.

Kemudian, dilanjutkan, Jumat (9/8/2019) ini ke lokasi tambang PT Nuansacipta Coal Investment (NCI) Bentuas Palaran, PT Energi Cahaya Industritama (ECI) dan CV Limbuh di Mugirejo. Dan, terakhir KPK meninjau PT Lana Harita (PKP2B).

Dari kunjungan tersebut, KPK meminta Dinas ESDM Kaltim dan Polres Samarinda bertindak tegas terhadap tambang batubara ilegal dan tak melakukan pembiaran, seperti yang terjadi galian batubara di Jl Bangeris.

Selain meminta pembayaran pajak oleh perusahaan tambang, KPK menyatakan tak setuju pemerintah menutup lubang tambang yang terbengkalai karena masih adanya sisa persoalan yang belum diselesaikan.

"Lubangnya tadi mau ditutup menggunakan dana APBN dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kami melarang keras. Karena, yang bertanggung jawab nanti tidak ada bukti kesalahannya dengan sudah ditutup lubangnya," kata Penasehat KPK, M Tsani.

M Tsani menambahkan KPK tak setiap waktu mengawasi kegiatan pertambangan di Kaltim khususnya Samarinda. Namun hanya memonitor untuk memicu kepolisian dan instansi pajak untuk bertindak tegas.

"KPK memiliki mandat mekanisme picu. Kami tidak mau mengawasi tambang Kami memicu saja yang punya kewenangan, Distamben, teman kepolisian dan teman pajak," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltim, Wahyu Widhi Heranata mengatakan kunjungan KPK ke lokasi tambang ini merupakan tindak lanjut dari konsultasi pihaknya ke KPK pada 27 Juni 2019 lalu.

"KPK ini sebagai pemacu supaya saya lebih komitmen lagi. Saya juga sudah ditekan BPK lagi. Tunggakan tunggakan PNBP di sektor tambang Kalimantan Timur kok masih besar dan terus muncul. Saya juga ditanya Kanwil BPK RI Wilayah Kaltim. Nah, apa tindakan Dinas ESDM, nah ini salah satunya," ujar Wahyu.

Wahyu menambahkan Dinas ESDM Kaltim terus menghimbau perusahaan tambang untuk membayar pajak. Ia juga akan melaporkan setiap teguran dilakukannya ke perusahaan untuk menutup lubang bekas tambang.

"Contohnya CV Limbuh saya tegur dengan surat tembusannya ke KPK. Ada bulan Maret lalu. Peringatannya segera menutup lubang tambang di dekat pemukiman warga dan melaporkan dalam 7 hari," ujar Wahyu. (mym)


BACA JUGA

Minggu, 23 Februari 2020 10:46

Dukungan Golkar-PDIP Belum Cukup, Rahmad Mas'ud Pepet Parpol Lain

Mendapatkan dukungan dari PDI Perjuangan (PDIP), bagi Rahmad Mas’ud belum…

Minggu, 23 Februari 2020 09:08

Tambang Ilegal Sudah Beraksi Tiga Minggu, Polisi Amankan Tujuh Orang

TENGGARONG- Jaringan terduga penambang ilegal yang diamankan anggota Polsek Loa…

Minggu, 23 Februari 2020 09:06

Begini Cara Kerja Penambang Ilegal, Kumpulkan 700 Metrik Ton, Angkut dengan Kontainer

SALAH satu terduga otak pelaku aktivitas penambangan ilegal berinisial MB…

Minggu, 23 Februari 2020 08:58

Lubang Maut Terus Merenggut Nyawa, Korban Tenggelam Ke-36 di Eks Kolam Tambang

Dari puluhan kasus korban tewas di lubang bekas tambang, baru…

Minggu, 23 Februari 2020 08:57

Gubernur Jadi Dewan Pengarah Badan Otorita IKN

BALIKPAPAN–Pengesahan regulasi pemindahan ibu kota negara (IKN) molor. Sebelumnya, pemerintah…

Minggu, 23 Februari 2020 08:56

Untuk IKN, Pergub Pengendalian Lahan Dinanti

SELAIN Peraturan Presiden (Perpres) Badan Otorita yang mengawal pemindahan ibu…

Minggu, 23 Februari 2020 08:55

Proyek Dikorupsi, Kualitas Jalan Mengecewakan

BONTANG–Lelang yang bermasalah sejak awal, turut memengaruhi kualitas proyek preservasi…

Sabtu, 22 Februari 2020 17:28

Lubang Tambang Makan Korban Lagi, Satu Pemancing Hilang

SAMARINDA - Lubang sisa galian tambang batubara di Samarinda kembali…

Sabtu, 22 Februari 2020 10:45

YAELLAAA...!! Desember, Kunjungan Wisatawan di Kaltim Hanya 62 Orang

SAMARINDA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat kunjungan wisatawan…

Sabtu, 22 Februari 2020 10:20

PGRI dan MPR Minta Mapel Moral Pancasila Dihidupkan Lagi

JAKARTA- Pendidikan Pancasila sudah lama hilang dalam sistem pendidikan nasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers