MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 09 Agustus 2019 10:35
Bekal Keterampilan setelah Bebas
MERDEKA DALAM BERKARYA: Rosmia (baju merah) menunjukkan kemampuannya kepada pengunjung pameran di Lapas Narkotika Klas III Samarinda. Nofiyatul Chalimah

PROKAL.CO, Rosmia pelan-pelan menarik rangkaian benang hitam dan merah. “Jangan sampai putus,” gumamnya. Jika putus, bakal pusing menjalin lagi benang yang kecil dan tipis tersebut. Dia sedang membuat sarung tenun khas Samarinda dengan alat tenun bukan mesin.

 

NOFIYATUL CHALIMAH, Samarinda

 

SUDAH tiga tahun, Rosmia menekuni tenun. Dia adalah satu dari dua warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Samarinda yang mampu menenun tradisional. Setelah mendapat pelatihan khusus pada 2016.

“Ada beberapa teman yang sebenarnya ikut pelatihan. Tetapi, kan harus sabar kalau menenun ini. Kini tinggal dua orang yang bisa,” kisah Rosmia, saat pameran di Lapas Narkotika Klas III Samarinda.

Sarung tenun produksi WBP jumlahnya masih terbatas. Sebulan hanya bisa memproduksi satu atau dua buah. Meski begitu, diakui Sri Wardaningsih, staf bimbingan kerja Lapas Klas IIA Samarinda yang membina Rosmia, sarung tenun ini kerap dibeli pejabat yang berkunjung. Jadi, kualitasnya tidak kalah. “Juga kami pajang di galeri kami, di depan lapas,” imbuh Sri.

Pengembangan kemampuan WBP ini disokong oleh Dirjen Pemasyarakatan RI Sri Puguh Budi Utami. Perempuan berjilbab itu menjelaskan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sudah mengadakan beberapa kerja sama dengan pihak ketiga. Diharapkan, dengan beragam pelatihan bisa membentuk WBP dengan skill mumpuni untuk persiapan mereka keluar dari lapas atau rutan.

“Sejauh ini, saya sudah mengimbau agar kalangan internal pemasyarakatan bisa menggunakan jasa dan produk yang disediakan WBP. Misal ada acara, pesannya produk WBP,” kata perempuan yang akrab disapa Utami itu.

Meski begitu, Utami mengatakan agar produk WBP bisa diterima di pasar luas, produk harus memenuhi kualitas, selera pasar, dan sustainable produk. Dengan begitu, pemasaran produk akan lebih mudah dan tidak kalah dengan produk luar. 

Saat ini, ada 4.204 orang yang mendekam di balik jeruji penjara lapas dan rumah tahanan di Samarinda. Berada di balik penjara, bukan berarti masa depan mereka suram. Mereka tetap punya kesempatan kedua untuk lebih baik. “Dengan melatih WBP membuat kerajinan dan makanan, bisa jadi opsi bagi mereka untuk mencari nafkah setelah bebas nanti,” tutupnya. (*/dns/k8)

 


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 20:49

Hampir Lukai Ibunya Pakai Palu, Remaja di Samarinda Digelandang ke Markas Polisi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Entah apa dipikiran Iwan (18), remaja lulusan…

Senin, 19 Agustus 2019 11:35

Tinjau Disdukcapil, Barkati : Wakil Walikota Bukan untuk Pencitraan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Wakil Walikota Samarinda Barkati untuk pertama kalinya…

Senin, 19 Agustus 2019 11:08
Endapkan Wacana Pemindahan Pemkot

Sungai Siring dan Makroman Jadi Opsi Pusat Pemerintahan Samarinda

Hiruk-pikuk pemindahan ibu kota masih samar. Tapi, satu yang pasti,…

Senin, 19 Agustus 2019 11:06

SiLPA Bikin “Gemuk” APBD 2019

SAMARINDA–Tubuh APBD Samarinda 2019 dipastikan bertambah berkisar Rp 412 miliar.…

Senin, 19 Agustus 2019 11:05

Amarah si Jago Merah di Dua Lokasi

SAMARINDA–Sirene bersahutan di jalan. Truk pemadam kebakaran beradu cepat dengan…

Senin, 19 Agustus 2019 11:02

WADAWWW...!!! Sebanyak 2,4 Ribu Orang Terinfeksi HIV

SAMARINDA–Angka HIV di Kota Tepian masih terus bertambah. Komisi Penanggulangan…

Senin, 19 Agustus 2019 09:35

HADEHHH..!! Ada Warga Menolak, Target Jargas Bakal Melenceng

Pemasangan jargas di Sambutan dan Sungai Kapih baru terealisasi sekira…

Senin, 19 Agustus 2019 09:33

Antisipasi Dampak Kemarau, Ini yang Dilakukan PDAM

SAMARINDA–Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kencana Samarinda telah menyiapkan…

Senin, 19 Agustus 2019 09:32

Kembali, Lahan Sengaja Dibakar

SAMARINDA–Si jago merah kembali menghanguskan lahan. Kali ini, lahan di…

Senin, 19 Agustus 2019 09:31

Tenangggg..!! Bangunan Warga SKM Akan Diganti Rugi

SAMARINDA–Normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) di segmen Gang Nibung, tepatnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*