MANAGED BY:
KAMIS
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 07 Agustus 2019 11:23
Pedasnya Harga Cabai Mereda
Harga cabai yang sempat melambung sepekan terakhir mulai mereda menjadi Rp 85 ribu per kilogram dari yang semula Rp 120 ribu per kilogram. Penurunan harga terjadi seiring mulai stabilnya stok dari daerah penghasil.

PROKAL.CO, Harga cabai yang sempat melambung sepekan terakhir mulai mereda menjadi Rp 85 ribu per kilogram dari yang semula Rp 120 ribu per kilogram. Penurunan harga terjadi seiring mulai stabilnya stok dari daerah penghasil.

 

===

 

SAMARINDA–Penurunan harga cabai ini diakui sejumlah pedagang yang ditemui media ini kemarin. Sumadi, pedagang cabai di Pasar Loa Janan, mengatakan kenaikan memang sempat meresahkan para pembeli. Sebab, harga meroket menjadi Rp 100–120 ribu per kilogramnya. Menurut dia, penurunan stok dari daerah penghasil menjadi penyebab naiknya harga cabai. Penurunan produksi terjadi karena banyak petani di Sulawesi dan Jawa yang gagal panen.  

“Tapi anehnya, saat harga cabai naik, komoditas lain malah turun jelang Iduladha,” ungkapnya, Selasa (6/8). Senada, pedagang di Pasar Segiri Samarinda, Min, mengatakan harga cabai saat ini memang sudah turun tapi belum stabil. Kalau cabai keriting normalnya Rp 30 ribu tapi sekarang Rp 60 ribu per kilogram.

Kemudian, cabai tiung yang biasanya Rp 20 ribu sekarang Rp 85 ribu per kilogram. Lalu cabai merah besar normalnya Rp 30 ribu sekarang Rp 68 ribu per kilogram.  “Sebelumnya, kami memang menerima stok cabai sangat sedikit. Biasanya sekali datang bisa 20 kilogram, ini paling banyak hanya 15 kilogram. Bahkan sebelumnya lebih sedikit, karena dari distributor memang sudah membatasi pengambilan stok pengecer cabai,” tuturnya. 

Ditemui terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kaltim Heni Purwaningsih juga membenarkan harga yang sempat tinggi disebabkan penurunan stok ke Kaltim sehingga sedikit demi sedikit harga meningkat. Namun, kenaikan harga saat ini tidak ada hubungannya dengan momen Iduladha. Itu murni berkurangnya pasokan dari daerah penghasil. “Karena jika dilihat dari awal rantai distribusi sampai ke konsumen harga sudah naik,” jelasnya, kemarin (6/8).

Dia juga menjelaskan tidak ada indikasi pedagang memainkan harga jelang Iduladha dan mengambil untung lebih banyak. Menurut dia, fluktuatifnya harga cabai seperti ini merupakan hal biasa untuk daerah yang belum swasembada pangan. Di Kaltim sering mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi karena stok yang menipis dari daerah penghasil. Apalagi jika sudah lewat musim panen atau memasuki masa kegagalan panen saat musim hujan atau kemarau di daerah pemasok, pastinya stok di Kaltim berkurang.

 “Agar terlepas dari fluktuatif harga, Kaltim harus swasembada pangan,” ujarnya. Masih kata Heni, saat ini harga sudah mulai mereda seiring mulai normalnya stok. Walaupun belum terlalu signifikan, karena normalnya harga cabai di Kaltim Rp 20–30 ribu. Namun, dipastikan pasokan akan ditambah agar harga terus menurun.

“Kami targetkan harga akan normal secepatnya. Upaya peningkatan stok, dan pengecekan harga terus dilakukan,” pungkasnya. (*/ag/*/wna/ctr/tom/k8)


BACA JUGA

Rabu, 18 September 2019 14:17
PT Taspen Ajak ASN Berwirausaha

Gandeng Pegawai Lingkungan Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda

SAMARINDA-PT TASPEN Persero Cabang Samarinda Kaltim menyelenggarakan acara Program Wirausaha…

Rabu, 18 September 2019 13:07

Banyak Diserap Industri Rumahan, Daging Kerbau Laris di Kaltim

BALIKPAPAN- Sempat sulit diterima, permintaan daging kerbau di Kalimantan Timur…

Rabu, 18 September 2019 13:06

DPK Kaltim Capai Rp 94,45 Triliun

SAMARINDA-Jumlah penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di Kaltim mengalami peningkatan…

Rabu, 18 September 2019 13:02

Semester Pertama Kinerja Kontruksi Kaltim Melambat

SAMARINDA-Kinerja lapangan usaha konstruksi Kaltim triwulan II 2019 tumbuh positif…

Rabu, 18 September 2019 13:01

Kinerja CPO Sedikit Membaik

SAMARINDA-Meskipun harga minyak kelapa sawit terus melemah, namun industri pengolahan…

Rabu, 18 September 2019 12:59

Secara Nasional Juga Surplus

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan RI pada Agustus…

Rabu, 18 September 2019 12:18

Optimistis Okupansi Terus Terakselerasi

SAMARINDA-Pada Juli okupansi hotel di Kaltim meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.…

Selasa, 17 September 2019 16:40

Aliran Uang Kartal Kaltim Lebih Banyak Keluar

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019, nilai uang kartal yang diedarkan Bank…

Selasa, 17 September 2019 16:37

Triwulan Kedua NPF Syariah Membaik

SAMARINDA- Tingkat risiko pembiayaan syariah Kaltim lebih tinggi, jika dibandingkan…

Selasa, 17 September 2019 16:35

Fokus Tingkatkan Neraca Perdagangan

SAMARINDA-Kaltim merupakan salah satu daerah yang neraca perdagangannya selalu positif.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*