MANAGED BY:
KAMIS
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 07 Agustus 2019 11:11
Kejar Pertumbuhan Optimalkan Pariwisata
Pulau Maratua, destinasi andalan Kaltim.

PROKAL.CO, JAKARTA– Pemerintah siap gas pol menggenjot pertumbuhan ekonomi yang pada semester I 2019 hanya 5,06 persen. Di antaranya, dengan mendorong sektor pariwisata dan pemberian insentif untuk industri. Pemerintah telah menetapkan empat lokasi wisata prioritas yang akan dikembangkan. Yaitu, Danau Toba di Sumatera Utara, Candi Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT).

”Kita ingin ini bisa jadi destinasi wisata level internasional,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Perekonomian Ahmad Erani Yustika kemarin (6/8). Dia berharap pengembangan destinasi wisata tersebut akan memperbaiki defisit transaksi berjalan, khususnya defisit neraca jasa. Selain itu, pengembangan infrastruktur untuk lokasi-lokasi wisata tersebut akan menyerap lebih banyak tenaga kerja dan mendatangkan investasi. Di samping itu, berbagai skema insentif juga tengah digodok pemerintah.

Pemerintah sedang meninjau ulang apakah perusahaan PMA (penanaman modal asing) yang menahan labanya agar tetap stay di Indonesia dan tidak dibawa ke luar negeri perlu diberi tambahan insentif fiskal. Misalnya, dari sisi pajak, bea masuk, atau bea keluarnya. Skema insentif lain juga terbuka untuk ditinjau. Misalnya, apakah perlu insentif nonfiskal untuk perusahaan PMA tersebut dari sisi tenaga kerja atau ada perlakuan khusus dari sisi bea dan cukai ketika perusahaan PMA itu menginvestasikan mesin berteknologi baru ke Indonesia.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menambahkan, pihaknya siap meluncurkan hasil penghitungan produk domestik bruto (PDB) sektor pariwisata akhir tahun ini. PDB pariwisata dihitung karena kontribusinya terhadap perekonomian diperkirakan cukup tinggi. ”Kami sudah menghitung PDB ekonomi kreatif sejak tiga tahun lalu. Nah, PDB pariwisata juga sudah klir ruang lingkupnya karena sebetulnya pariwisata itu kan subsidi dari PDB kita kan,” ujarnya.

Wapres Jusuf Kalla mengisyaratkan realistis atas pertumbuhan ekonomi tahun ini. Dia secara tidak langsung mengakui bahwa peluang untuk mencapai pertumbuhan sesuai target awal 5,3 persen berat. ’’Kalau 5,1 atau 5,2 (persen) masih bisa,’’ terangnya di kantor Wapres kemarin. Itu sesuai dengan proyeksi teranyar Bank Indonesia yang memang menurunkan target pertumbuhan ekonomi. (rin/byu/c6/oki)


BACA JUGA

Rabu, 18 September 2019 13:07

Banyak Diserap Industri Rumahan, Daging Kerbau Laris di Kaltim

BALIKPAPAN- Sempat sulit diterima, permintaan daging kerbau di Kalimantan Timur…

Rabu, 18 September 2019 13:06

DPK Kaltim Capai Rp 94,45 Triliun

SAMARINDA-Jumlah penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di Kaltim mengalami peningkatan…

Rabu, 18 September 2019 13:02

Semester Pertama Kinerja Kontruksi Kaltim Melambat

SAMARINDA-Kinerja lapangan usaha konstruksi Kaltim triwulan II 2019 tumbuh positif…

Rabu, 18 September 2019 13:01

Kinerja CPO Sedikit Membaik

SAMARINDA-Meskipun harga minyak kelapa sawit terus melemah, namun industri pengolahan…

Rabu, 18 September 2019 12:59

Secara Nasional Juga Surplus

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan RI pada Agustus…

Rabu, 18 September 2019 12:18

Optimistis Okupansi Terus Terakselerasi

SAMARINDA-Pada Juli okupansi hotel di Kaltim meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.…

Selasa, 17 September 2019 16:40

Aliran Uang Kartal Kaltim Lebih Banyak Keluar

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019, nilai uang kartal yang diedarkan Bank…

Selasa, 17 September 2019 16:37

Triwulan Kedua NPF Syariah Membaik

SAMARINDA- Tingkat risiko pembiayaan syariah Kaltim lebih tinggi, jika dibandingkan…

Selasa, 17 September 2019 16:35

Fokus Tingkatkan Neraca Perdagangan

SAMARINDA-Kaltim merupakan salah satu daerah yang neraca perdagangannya selalu positif.…

Senin, 16 September 2019 11:38

Kenaikan Harga Jual Eceran Rokok 35 Persen Diminta Dievaluasi

JAKARTA - Keputusan pemerintah menaikkan tarif cukai rokok sebesar 23…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*